Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 19


__ADS_3

Tak terasa malam sudah berlalu,dari subuh sekali ,Milka sudah di bangun kan,meski mata nya sangat mengantuk dia terpaksa bangun karna tak mau membuat para pelayan kesusahan karna diri nya.


Sudah 2 jam berlalu,dan sekarang sudah pukul tujuh lewat tiga puluh,sebentar lagi acara ijab qobul akan segera di laksanakan,itu membuat Milka gugup sampai tangan nya terasa dingin.


Sedangkan di ruangan lain,tidak jauh berbeda dengan Milka,Arion juga gugup hanya di tutupi dengan wajah dingin nya.


"hey,apa kau tidak merasa gugup?."tanya Yuda,dengan senyum jail nya.


"kau ini,bagaimana bisa orang berwajah datar ini merasa gugup."ucap Rey jail.


"kau benar juga.. hahaha"ucap Yuda tertawa.


"ish,kalian ini bisakah kalian diam."bentak Arion.Sambul meremas jari tangan nya.


Sedang Yuda dan Rey yang melihat itu hanya tersenyum jail.


"kau kenapa Ar?."tanya Yuda.


"iya,kau seperti tegang begitu."ucap Rey.


"a,,aku ti,,dak apa apa"ucap Arion gugup,dan itu malah membuat kedua sahabat nya tertawa keras.


"sudah lah akui saja,kau ini sedang gugup."ucap Rey dengan tawa ledek nya.

__ADS_1


Sedangkan Arion hanya mendengus kasar.


Sedangkan diluar,tepat nya di halaman mansion,sepasang suami istri baru sampai ke mansion Arion.


Mereka menatap dekorasi yang sangat megah.


"pah sebenar nya ini ada acara apa,kenapa seperti acara akan menikah.?"tanya Sinta heran,sambil mendorong kursi roda suami nya.


"aku juga tidak tau mah,kemarin tuan Rey tidak mengatakan acara nya tepat nya."ucap rendra sama heran nya.


Setelah sampai di pintu utama,Rey menyambut ke dua nya dengan ramah,"selamat datang tuan , nyonya."sambut Rey ramah.


"terima kasih tuan."ucap Rendra tak kalah ramah.


"nanti tuan akan tau sendiri."ucap rey.di belakang suami istri tersebut.


Lalu,Rey menunjukan tempat untuk Rendra duduk,dan itu malah mengejutkan nya,karna ia duduk di depan meja,untuk melakukan ijab qobul.


Walaupun penasaran tapi Rendra tidak bisa melontarkan pertanyaan,karna Rey sudah melangkah pergi menaiki tangga.


"sebenarnya siapa yang akan menikah,kenapa aku duduk di sini."gumam Rendra dalam hati denagan mata melirik ke Sinta istri nya,sedangkan Sinta hanya mengedikkan bahu nya.


Sedangkan di kamar Milka,Milka hanya melamun,memikirkan bagaimana nanti sikap nya bila bertemu dengan orang yang selama ini ia rindukan.

__ADS_1


Ceklek


"apa yang sedang kau pikirkan?."tanya Fika.


Milka yang mendengar itu hanya menarik nafas saking terkejut nya.


"tidak,aku hanya memikir kan siapa wali yang akan menikah kan ku.?."tanya Milka bohong.


Fika yang mendengar itu hanya tersenyum sambil menggenggam tangan Milka lembut.


"kamu tenang saja,itu semua sudah di urus kakak ku.,,sekarang kau bersiap siap lah,karna sebentar lagi acara akan di mulai."ucap Fika tersenyum,dengan mata berkaca-kaca.


"hmm,baiklah,tapi kamu temenin aku ya."pinta Milka.fika hanya mengangguk.


Sedangkan di bawah sana,terjadi kegaduhan,karna Rendra yang terkejut dengan apa yang di katakan Arion.


Arion sudah menceritakan semua nya,dengan siapa dia menikah.


Dan itu membuat Rendra terkejut sambil menitikkan air mata nya.Di dampingi Sinta di samping nya.


"ma,anak kita akan menikah,dan aku tidak ada di samping nya,bagaimana reaksi nya jika dia melihat kita,aku tidak akan sanggup melihat nya."ucap Rendra menangis di pelukan Sinta.


"tenang pah,papa harus tenang harus nya papah bahagia karena bisa bertemu dengan anak papa."ucap Sinta dengan suara parau karna menahan tangis nya.

__ADS_1


__ADS_2