
Setelah selesai bercerita,ia melihat ke arah Arion,ia melihat Arion mata nya memerah dan tangan nya mengepal.
Bahkan Milka di samping nya,mencoba menenangkan nya.
"lalu bagaimana paman bisa sembuh dari lumpuh total itu?"tanya Milka mengalihkan perhatian suami nya.
"waktu itu,setelah kecelakaan,Rey dan ibu nya membawa paman ke rumah nya,bahkan paman tak sadarkan diri....Namun setelah sadar 2 hari setelah nya,..paman mulai bisa menggerak kan kaki paman walau masih sedikit sakit...semakin ke sini keadaan paman sudah mulai membaik,dan sembuh sampai sekarang"ucap Dimas panjang lebar.
Arion dan Milka mendengar itu mengangguk mengerti.Sedangkan Rey hanya biasa saja karna ia sudah tau,bahkan ia sibuk dengan camilan nya.
"kak Rey,kenapa kau memakan puding ku?"tanya Milka sendu.
Arion mendengar suara istri nya melihat,dan terkejut melihat mata nya berkaca-kaca.
"dasar kutu kupret,kau sudah berani membuat istri ku bersedih,apa kau mau ku hukum?"ucap Arion sontak membuat Rey tersedak.
Uhuk
Uhuk
Uhuk
"maaf kan aku,aku akan mengambil nya kembali"ucap Rey dengan wajah bersalah nya segera berdiri,namun di cegah oleh Milka.
"tidak usah kak,biarkan suami ku saja yang membuat nya"ucapan Milka membuat Rey dan Arion melongo,sedangkan Dimas hanya tertawa kecil.
"tapi sayang kenapa harus aku,kan dia yang memakan nya"protes Arion,namun malah membuat Milka menangis,membuat Arion gelagapan.
"baiklah,aku akan mengambil nya"ucap Arion.
"bukan mengambil,tapi membuat"tegas Milka tak ingin di bantah.
"baiklah"ucap Arion pasrah.
__ADS_1
Sedangkan Dimas sudah tertawa terbahak-bahak.
"hahaha,,ternyata orang sekejam dirimu takut pada istri kecil nya itu"ucap Dimas malah semakin mengejek Arion,bahkan Rey tak puas-puas nya tertawa.
Arion menatap tajam Rey,namun Rey seakan acuh tak peduli.
"cepatlah"ketus Milka,membuat Arion tersadar.
"cepatlah nak,sebelum istri mu tambah merajuk"ucap Dimas,dengan senyum kecil nya.
"kau benar paman,karna kalau tidak,aku pastikan,aku tidak akan dapat jatah"ucap Arion tanpa malu,sambil melenggang pergi ke dapur.
Membuat Milka mendengar itu,tersipu malu,bahkan pipi nya merona,sambil menundukkan wajah nya.
Setelah Arion pergi,Dimas mendekat ke arah Milka,ia duduk di samping Milka dengan tersenyum lembut.
"nak"panggil Dimas pada Milka.
"kau sangat cantik,seperti ibu mu,tapi kau lebih mirip dengan ayah mu"ucap Dimas,tersenyum kecil.
Sambil tersenyum malu,Milka bertanya.."apa paman mengenal ibu ku?"tanya Milka menatap Dimas.
"tentu saja,karna ibu mu adalah sahabat dari majikan ku,sekaligus orang yang aku cintai"ucap Dimas sambil tersenyum,namun di akhir kata berubah sendu.
"benarkah,tapi kenapa ibu tidak pernah bercerita pada ku?"tanya Milka dengan wajah polos nya.
membuat Dimas tersenyum ke arah nya.
"mungkin,ibu mu tidak ingin bersedih"ucap Dimas ambigu.
"maksud paman?"tanya Milka penasaran,walau pun sudah tau.
Sebelum menjawab nya,Dimas menarik nafas panjang.
__ADS_1
"kau tau nak,dulu ibu mu dan wanita yang aku cintai,begitu dekat,bahkan ibu mu sering menginap di tempat dia....bahkan kami jadi sahabat"kata Dimas sambil mengenang masa lalu.
Milka masih diam mendengarkan perkataan Dimas.
"dan kau tau,ibu mu begitu baik,bahkan saat mendengar dia hamil,ibu mu orang pertama yang tau,bahkan ia menangis,karna ia merasa bersalah pada dia,karna waktu kejadian dia dan ibu mu pergi berdua ke tempat yang tak seharus nya mereka masuki.karna ibu mu merasa patah hati setelah di putuskan oleh pacar nya."ucap Dimas panjang lebar.
"maksud paman,club' malam"ucap Milka menganggukan kepala nya.
"iya,,dan pada saat itu,tanpa di ketahui oleh ibu mu ada seseorang yang mencampurkan sesuatu ke minuman dia,,hingga beberapa menit,ibu mu izin pergi ke toilet.namun saat kembali ibu mu tak menemukan dia"ucap Dimas,berubah sendu.
Milka diam dengan pikiran nya.."berarti semua info itu benar"gumam Milka dalam hati.
"hmm,aku mengerti"ucap Milka tak bertanya apa pun lagi.
"oh ya,paman dengar kau sedang hami,,benar?"tanya Dimas.
"iya,,dan paman tau,,anak ku itu triple"ucap Milka senang.
Sedangkan Dimas dan Rey melongo,bahkan Rey sempat tersedak.
"woah,ini berita bagus,,pasti mereka akan menggemas kan dan lucu.....selamat nak,,semoga sehat sampai lahiran nanti"ucap Dimas bahagia.
"terima kasih paman"ucap Milka tulus.
Setelah beberapa saat keheningan terjadi.
"oh ya,kak Rey sekarang mau kemana?"tanya Milka serius.
"tidak kemana-mana,"ucap Rey cuek,membuat Milka menggembungkan pipi nya.
"kenapa tidak pergi saja,aku bosan melihat kakak"ucap Milka ketus.
Membuat Dimas tertawa sambil menggelengkan kepala nya,berbeda dengan Rey,ia melongo tak percaya...
__ADS_1