Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Mempertemukan


__ADS_3

Brak


Rey membuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu,sehingga yang berada di dalam ruangan tersebut terlonjak kaget.


"apa kau tidak bisa mengetuk pintu dulu sebelum masuk,"bentak Arion


Rey hanya nyengir tanpa dosa "tapi aku ada hal penting,"ucap Rey


"apa,"tanya Arion


"Menurut mata mata kita,anak nya akan datang ke mansion mu nanti malam"ucap Rey dengan nada santai.


"halangi,jangan sampai dia masuk ke mansion ku,walau hanya di perkarangan saja.!"titah nya tegas


"itu urusan gampang"ucap Rey


"lalu bagai mana dengan ayah gadis itu,apa ada kendala?"tanya Arion


"tidak,hanya saja dia sangat merindukan gadis itu,bahkan mata-mata kita bilang,beliau sering melamun."ucap Rey


"hmm,seperti nya kita harus mempertemukan mereka,karna bagaimana pun ini semua karna kesalah pahaman."ucap Rey kembali


"hmm,kita pikirkan itu lagi"ucap Arion


"kau tau bukan,gadis itu mungkin tau nya ayah nya yang selingkuh,tapi kenyataan nya berbeda."ucap Arion lagi..


Rey hanya menganggukkan kepala nya tanda mengerti.Tapi kemudian senyum jail nya terbit seketika.

__ADS_1


"ekhmm,,,ekhmm."dehem Rey


"kenapa kamu?"tanya Arion sambil memicingkan mata nya curiga.


Sebelum berkata Rey membenar kan posisi duduk nya terlebih dahulu.."apa pendapat mu jika aku mengejar nya,untuk jadi kekasih ku,,karna kalau di lihat lihat dia sangat manis,cantik pula."ucap Rey dengan tatapan serius nya.


Sedangkan Arion menahan amarah nya mendengar perkataan sahabat nya.


"coba saja kalau kau berani."ucap Arion dengan wajah menahan amarah.


"kenapa tidak berani,aku hanya mengejar gadis jomblo,bukan gadis yang punya kekasih atau suami."ucap Rey dengan senyum smirk nya.


"kau.."geram Arion.


"huhu,tenang lah aku hanya bercanda,tapi kalau dia mau kenapa tidak,"ucap Rey tertawa terbahak bahak,yang di balas pelototan oleh Arion.


"oh,ok,oke aku diam..makanya kalau suka segera ungkap kan bukan di pendam saja,keburu di tikung orang lain,termasuk aku."ucap Rey sambil berlari keluar ruangan,sebelum singa itu mengamuk.


Di rumah sakit tempat Milka di rawat,terjadi perdebatan..


"ayolah Fik,aku mau pulang aku gk nyaman disini."ucap Milka


"tidak bisa,kau harus di rawat dulu sampai besok."ucap Fika


"ayolah,please.."ucap Milka dengan tatapan puppy eyes nya.


Membuat Fika jadi tidak tega.

__ADS_1


"ish,kau ini baik lah aku akan menghubungi kakak ku dulu."ucap Fika sambil meraih ponsel nya.


Dan itu membuat Milka bingung."apa hubungan nya dengan kakak nya itu?"gumam Milka


"baiklah tunggu sebentar aku akan panggilkan dokter nya dulu."ucap Fika


"Yeay,terima kasih beb."ucap Milka dengan senyum lebarnya.


Beberapa jam kemudian Milka sudah sampai di rumah nya.


"terimakasih karna kau sudah mengantarku pulang."ucap Milka


"hmm,sama sama,tapi maaf aku tidak bisa menemanimu karna aku masih ada tugas yang belum aku kerjakan."ucap Fika dengan tatapan menyesal nya.


"ya tidak apa apa,sudah sana pergilah,aku juga akan istirahat.'ucap Milka


"baiklah,kalau ada apa apa hubungi aku ya."ucap Fika


"ya."jawab Milka


Beberapa menit setelah Fika pergi,ada seseorang mengetuk pintu.


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


Ceklek


"masuklah"..


__ADS_2