Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 32


__ADS_3

Keesokan hari nya,Milka meminta izin pada suami nya Arion,untuk pergi ke makam ibu nya.


Dan Arion mengizinkan.


Setelah mendapat izin ia bergegas keluar mansion dengan di antar oleh sopir,bahkan saking senang nya ia melupakan apa yang di kata kan Arion.


"pergilah,tapi harus dengan pengawal."ucap Arion sebelum pergi ke kantor.


Bahkan ia tak menyadari ada orang yang sedang mengintai nya.


45 menit kemudian ia sudah sampai di depan makam ibu nya.


Ia berjongkok dengan mata berkaca-kaca.


"ma,maafkan aku karna baru mengunjungi mu."ucapan nya tertahan karna merasa kan sesak di dada nya.


Bagaimana tidak ia ingat waktu ibu nya akan meninggal,ibu nya kesulitan bernafas dan dari mulut nya mengeluarkan darah.


Flashback on


Meski sudah di rawat di rumah sakit beberapa hari,tapi bukan semakin membaik yang ada malah semakin memburuk.


"Ika,jaga diri baik-baik,dan segera temui ayah mu,meminta maaf lah pada nya jangan sampai kamu menyesal."ucap ibu Milka sambil menarik nafas berat.


"ma,Ika akan lakukan apapun asal mama sembuh."ucap Milka dengan air mata mengalir.Sambil menggenggam tangan ibu nya erat.


"Ika,dengar mama,maaf kan lah Tante Sinta,walau bagaimana pun dia tidak bersalah,mereka sama-sama di jebak,dan mama mohon jangan sampai kamu lengah karna orang itu pasti akan menghancurkan keluarga kita.Dan berjanjilah kamu harus menikah dengan anak nya sahabat mama."ucap ibu nya Milka dengan nafas yang semakin berat.


"Ika janji akan melakukan semua nya bila itu yang membuat mama bahagia."ucap Milka dengan terisak-isak.


Namun ibu nya Milka melepaskan genggaman tangan Milka dan di layar monitor pun berbunyi.


Seketika dokter dan beberapa perawat datang.membawa Milka ke luar dari ruangan tersebut.


Milka yang tidak menyangka hanya bisa manatap kosong,ke arah ibu nya dengan air mata yang terus mengalir.

__ADS_1


Bruk


Karna tak kuat berdiri lagi Milka menjatuhkan tubuh nya di depan ruangan ibu nya.


Flashback off


Setelah beberapa lama Milka akhir nya berniat pulang.


"ma,aku pulang dulu kapan-kapan aku ke sini lagi.sama suami Ika."ucap Milka.


Selama ada ibu nya Milka selalu di panggil Ika,berbeda bila dengan teman-teman nya.


Baru beberapa langkah ada yang yang membekap mulut nya,dan kemudian pingsan dan di bawa ke dalam mobil yang terparkir tidak jauh dari sana.


Sedangkan sopir yang menunggu mulai cemas karna nyonya nya tidak kembali juga.


Karna takut terjadi apa-apa dengan nyonya nya sopir itu pun menelpon Rey .Mengatakan kalau nyonya nya menghilang.


Arion yang sedang rapat pun terpaksa menghentikan nya setelah Rey membisikan sesuatu yang membuat Arion mendadak mukanya merah padam.


Arion yang sudah di liputi ke khawatiran langsung keluar dari ruangan rapat tanpa memperdulikan keadaan.


"besok kita lanjutkan"ucap Rey datar.


Rey pun segera berlari menyusul tuan nya,sambil menelpon anak buah nya untuk mencari nyonya nya.


Sedangkan di tempat lain,Milka di bawa ke sebuah bangunan terbengkalai,ia di ikat di kursi dan mulut nya di lakban.


Brak


Seseorang membuka pintu dengan kasar,dan melihat dengan tatapan sinis.


"siram.."perintah nya kepada anak buah nya.


Byur

__ADS_1


Milka yang terkejut pun terbangun,walau kepalanya masih pusing karna pengaruh obat bius.


Ia mengerejap kan mata nya karna silau dengan cahaya yang masuk.


Setelah sudah jelas penglihatan nya ia pun terkejut melihat tangan dan kaki nya terikat.


"Jenny."gumam nya dalam hati


Namun ia mencoba bersikap tenang agar tidak menimbulkan ke curigaan.


"bagaimana apa kau senang berada di tempat ini.?"tanya Jenny dengan menatap tajam ke arah Milka.


Milka yang mendengar dan melihat itu pun hanya tenang.Bahkan tidak menjawab ucapan nya karna mulut nya di lakban.


"oops,maaf aku lupa kalau kau tidak bisa bicara."ejek nya dengan sinis.


"buka lakban nya."titah nya pada anak buah nya.


"bagaimana apa kau se.."belum selesai mengucap kan kata nya,ada yang membuka pintu lagi.


Namun orang ini sengaja memakai masker,agar tidak ada yang melihat wajah nya.


Ia berjalan mendekat ke arah Jenny.


"bagaimana kak,apa kau senang.?"tanya orang itu.


"tentu saja,kau memang bisa di andalkan."ucap Jenny.


Namun Milka hanya diam mendengarkan pembicaraan itu.


Hingga orang memakai topeng pun melangkah mendekati Milka.


Setelah dekat ia membungkukkan badan nya agar lebih dekat melihat wajah Milka.


Deg

__ADS_1


Seketika orang itu,mematung melihat tatapan Milka yang begitu tajam,ia baru pertama kali melihat tatapan seorang wanita yang begitu tajam.Sehingga membuat bulu kuduk merinding.


__ADS_2