
Di taman belakang, milka sedang mengobrol santai dengan keluarga Mita, dan sebenar nya, Mita dan Dimas sudah menikah 1 minggu lalu.
Namun itu hanya keluarga saja yang tau, Karna mereka tak ingin, para musuh mereka mengetahui nya.
Kembali ke sekarang.
Milka begitu santai mengobrol bersama mereka, dan terlihat, milka sesekali tertawa Karna tingkah konyol Dani.
Sedangkan Arion, berada tak jauh dari tempat itu, mengobrol dengan sahabat serta para pria lain nya, namun arion membelakangi istri nya.
Di saat sedang asyik berbincang, milka tak sengaja melirik ke arah pintu, terlihat di sana seseorang yang dia tunggu.
"Daddy.. " teriak milka, segera berlari menghampiri orang yang di panggil Daddy, dan segera memeluk nya.
"aku merindukan Daddy" ucap milka terisak di pelukan orang itu, sedangkan yang di peluk hanya tersenyum manis dan membalas pelukan milka.
Semua orang mendengar teriakan itu menoleh ke sumber suara, namun yang di lihat sudah berada di pelukan pria asing.
Melihat itu, semua orang tercengang, bagaimana bisa wanita sebaik dan sepolos milka berani memeluk pria lain di hadapan keluarga besar.
Dan yang lebih mengejut kan lagi, melihat pria itu membalas pelukan milka.
Mereka tak bisa melihat dengan jelas wajah orang tersebut, karena orang itu diam menyamping, dan wajah nya tak terlihat jelas.
Tanpa mereka sadari, satu orang di antara mereka, mengepalkan tangan erat, bahkan wajah nya memerah menahan amarah, tentu saja siapa lagi kalau bukan Arion, si manusia dingin dan datar, bahkan posesif, dan cemburuan.
__ADS_1
Seketika hawa dingin menguar di tempat itu, membuat beberapa orang mengusap tengkuk nya Karna merasa merinding.
Baru satu langkah maju, mertua wanita nya sudah berteriak dengan air mata mengalir.
"kakak" panggil nya berlari dan menghampiri orang tersebut.
"Sinta" panggil orang itu Lirih.
Semua orang merasa bingung, dengan situasi di sana, bahkan tak ada yang dapat melihat seperti apa wajah orang asing itu.
"lepaskan pelukan mu dari istriku," teriak Rendra tak terima.
Dengan segera Rendra menghampiri ke tiga nya, namun baru beberapa langkah ia mendengar tangisan istri nya.
Orang itu tidak bicara, hanya berusaha menahan air mata nya agar tidak jatuh, namun tetap memeluk Sinta erat.
"tuan.. " ucapan Pak kus terpotong karena orang itu mengangkat tangan nya, pertanda supaya tidak bersuara.
"Pak kus, kenapa kau membawa orang asing ini ke tempat Ku, apa kau sudah bosan bekerja di sini? " tanya Arion dengan dingin, tak lupa wajah yang merah padam karena emosi.
Pak kus tak berani menjawab, hanya bisa menundukkan wajah nya.
Sedangkan orang yang di bicarakan merasa tersentil, karena ia si sebut orang asing oleh Arion.
Mendengar perkataan suami nya, Milka melihat ke arah arion dengan tatapan dingin nya, bahkan semua orang merasakan hawa yang begitu menusuk, meski bukan pada mereka tatapan itu di rujukan.
__ADS_1
"berani-berani nya kau, berbicara seperti itu pada Daddy Ku, awas saja kau" geram Milka, karena tak suka dengan omongan suami nya.
Glek
Arion hanya bisa menelan saliva nya kasar, entah kenapa ia merasa kalah dengan ancaman istri nya, namun tatapan nya masih tajam.
"maksud kamu apa nak, Daddy, apa maksud mu,? " tanya Rendra yang sejak tadi pemasaran karena putri nya memanggil orang itu dengan sebutan "Daddy".
Seketika pandangan Milka berubah hangat seperti biasa, dan ia segera menghampiri suami nya yang sejak tadi menatap nya tajam.
Sedangkan semua orang termasuk pelayan hanya bisa melihat kejadian selanjut nya, bahkan Pak kus sudah siap dengan segala risiko nya.
Berbeda dengan Mita, ia merasa mengenal pria asing itu, bahkan sedari tadi ia melihat tanpa mengalihkan pandangan nya, membuat suami yang di samping nya merasa cemburu.
" sayang, jangan menatap nya seperti itu, aku tidak suka"ucap Dimas merajuk, bahkan ia menarik kuat pinggang Mita, supaya menempel pada nya.
"ssst, diamlah" bisik Mita.
Setelah puas berpelukan, Sinta dan orang asing itu melepaskan pelukan nya.
Melihat Arion menatap tajam Milka, membuat orang itu membuka suara nya.
. "jangan menatap anakku seperti itu, atau kau akan tau akibat nya".. ucap orang asing itu menggelegar.
Deg.
__ADS_1