
Di perusahaan Hilmawan group,Rey terlihat tidak fokus dengan berkas-berkas nya.
Ia mengacak rambut nya frustasi,entah apa yang terjadi pada nya.
"akh sial.."umpat nya frustasi.
Setelah beberapa detik ia kembali mencoba fokus pada pekerjaan nya,namun tidak pernah fokus,hingga akhir nya ia berdiri,memakai jas nya dan pergi dari ruangan nya.
Setelah sampai di lantai dasar ia segera menuju mobil nya,dan melajukan nya sedang,ia akan menuju ke rumah Arion sahabat sekaligus atasan nya.
45 menit kemudian ia sampai di tempat yang di tuju.Kebetulan Fika baru saja datang,namun ada yang berbeda dengan nya.
"hey bocah,kenapa kau senyum-senyum sendiri.seperti orang gila aja"ucap Rey dengan ketus.
"kepo"ucap Fika sambil berlari ke dalam mansion.
"bocah itu.."umpat Rey kesal.
Di ruang tamu terlihat Arion dan Milka sedang duduk,Arion mengusap-usap perut Milka lembut.
"sudah geli.."ucap Milka kesal,sambil mencubit tangan Arion.
"awws,kenapa mencubit ku,,ini sakit tau.."kesal Arion karna kesenangan nya di ganggu.
"habis nya kamu,dari tadi apa tidak bosan?,,,bahkan aku saja sudah bosan dan pegal terlalu lama duduk."ucap Milka dengan ketus.
__ADS_1
"kenapa kau tidak bilang dari tadi,sayang?""ucap Arion merasa bersalah.
"kenapa kau menyalahkan ku,harus nya kamu paham,kamu yang salah tapi kenapa menyalah kan ku"sebal Milka.
"bukan begitu sayang..aku kan hanya.."ucapan Arion terpotong.
"hanya apa,?kau selalu saja membela diri...Sudah lah lebih baik aku tidur."gerutu Milka sebal pada suami nya itu.
"eeh sayang,nanti saja aku masih betah duduk di sini."cegah Arion lembut.
Belum sempat menjawab ucapan Arion,suara seseorang yang mereka kenal berteriak.
"kakak,kakak ipar.."teriak Fika heboh.
Berbeda dengan Milka,ia merasa senang akan kedatangan adik ipar nya.
"ya ampun,kak kenapa wajah mu di tekuk begitu?"tanya Fika pada kakak nya Arion.
Arion tidak menjawab,hanya saja bibir nya mengerucut.
"huft,,aku lelah sekali."ucap Rey sambil duduk di sebelah Arion.
"kenapa kau sudah pulang,ini belum waktu nya jam pulang?"tanya Arion.
"ya ampun,mengertilah,aku sedang lelah"ucap Rey lemah,dengan menutup mata nya.
__ADS_1
"ck,menyebalkan"decak Arion,tapi ia merasa kasihan dengan Rey,ketika melihat wajah Rey terlihat lelah.
Sedangkan Milka dan Fika sedang asyik berbincang,mereka tidak ingin mendengarkan.
"kakak ipar,?"panggil Rey pada Milka,sambil mendekat ke arah Milka dan berjongkok di hadapan Milka.
Arion melihat itu,tak terima.."hey,,menjauh dari istriku,apa yang kau lakukan?"ucap Arion marah.
"ish,sebentar saja,aku ingin curhat."ucap Rey dengan wajah memelas.
"kakak ipar?"panggil Rey dengan wajah melas nya.
"kak Rey,ada apa dengan mu,kenapa kau sangat menggelikan?"tanya Fika bergidik ngeri.
"diam kau bocah,ini urusan orang dewasa"ketus Rey pada Fika.
Milka melihat perdebatan itu,hanya menggelengkan kepala nya.
Di luar mansion,sebuah mobil sedang mengintai kediaman Arion.
Bahkan tatapan nya sangat tajam,bahkan ia tak menyadari ada seseorang yang mengikuti nya.
Orang tersebut,menyeringai devil"kau tidak akan bisa menghancurkan keluarga nya,bahkan sekarang kau sedang mengantarkan nyawa mu pada nya."ucap orang misterius tersebut.
Karna tak melihat ada hal yang penting,pria yang mengintai mansion Arion pergi dari tempat tersebut.
__ADS_1