Cinta Nathan

Cinta Nathan
Rencana Kencan


__ADS_3

Clara sedang berkutat dengan beberapa pakaiannya .Dia tak berhenti tersenyum. Sibuk memilah baju yang akan dipakai untuk kencan sore nanti. Hampir separuh isi pakaian dilemarinya sudah berserakan di kasur.


" ternyata aku gak ada baju buat nanti sore , gimana nih " batinnya. Clara


duduk didepan cermin sambil termenung.


"sebaiknya beli baju dulu deh sekalian nyalon biar maximal" gumamnya meninggalkan meja riasnya. clara mengambil tas dan ponselnya lalu pergi. Tak lupa ia menghubungi taxi online yang akan ia tumpangi. setelah mengggu beberapa menit taxi pun tiba di depan rumah clara dan membunyikan klakson . clara bergegas keluar lalu menaiki taxi tersebut .


" jalan pak ke blok A ya " ucap clara sambil menepuk pundak supir taxi di depannya .


" iya non , " pak supir melajukan mobilnya menuju alamat yang disebut clara.


_____


Nathan sedang menikmati waktu senggangnya dengan mebaca buku dibalkon rumahnya sambil menikmati secangkir kopi . Nathan melihat sebuah taxi berhenti di depan rumah clara . tak berapa lama clara keluar menaiki taxi tersebut.


" mau kemana dia " batin nathan yang mulai gusar. ia mondar mandir sambil mengacak rambutnya . Beberapa kali nathan mengetik sesuatu di hp nya namun ia hapus lagi . Nathan bertambah gelisah saat ia terpikirkan lagi chat dari roy.


Nathan pun semakin gusar dan uring -uringan. akhirnya ia menghubungi clara dengan menelponnya.


" hallo nathan ada apa ? " suara clara disebrang sana.


" dimana? " tanya nathan .


" aku sedang diluar ada urusan sebentar, kenapa ? " jawab clara.


" urusan apa ? " tanya nathan lagi.


" adalah ,, bukan hal penting juga " jawab clara


" ngapain ngurusin hal gak penting gak ada gunanya, cepet balik lagi ! " titah nathan


" ish aku udah hamir nyampe ngapain balik lagi " ucap clara sedikit kesal.


" pulang ! " ucap nathan agak keras .


" kenapa sih kamu aneh banget n ,, udah dulu mau nyampe nih , bye " ucap clara lalu memutuskan teleponnya.

__ADS_1


Nathan kesal karena telponnya diputus clara. " cih, sial " . Nathan gusar semakin moodnya buruk . Kemudian ia memutuskan untuk menyusul clara. Karena Nathan tidak tahu kemana tujuan clara ia mencoba menghubungi clara lagi .


tuttt,, tuutt..


" ini apalagi sih nathan , mending gak usah diangkat deh " batin clara melihat ponselnya berdering . Clara masuk kesebuah salon kecantikan , kemudian memulai treatment yang sudah ia pilih.


Nathan berulang kali menghubungi clara namun tidak di angkat. Ia memutuskan mengirim chat pada clara karena telponnya tidak kunjung diangkat juga.


Selang satu jam lamanya Nathan mendapat balasan dari clara. Dengan segera ia kekamar mengambil dompet dan kunci mobilnya. Setengah berlari ia pergi ketempat parkirnya mengambil mobil lalu segera pergi dengan kecepatan tinggi. beberapa pengendara mengumpat nathan yang mengemudikan mobil dengan sembrono. Nathan tidak peduli dengan pengendara lain ia hanya ingin cepat sampai ketempat clara. Dia bahkan tidak menyadari bahwa kini tingkahnya sangat bebeda tidak seperti dia yang biasanya. Nathan yang biasanya tenang dan dingin dan jarang menunjukan emosinya. Berbeda sekarang yang terlihat jelas diwajahnya bahwa ia sedang kesal, gelisah dan terancam. Pikiran buruk berseleliweran di pikiran Nathan.


" Bagaimana kalau ia bertemu roy dan mereka balikan "


" kenapa aku tidak langsung menerima pernyataan cintanya saja, cih dasar bodoh "


" atau aku langsung mengikatnya saja agar dia tidak kemana - mana " batin nathan.


" arrggghh " nathan memukul setir mobil sambil berteriak karena merasa frustasi. lima belas menit kemudian ia sampai di tempat clara berada. Dia mencari kafe tepat clara berada.


tok.. tok..


" kenapa cepat sekali ? " tanya clara.


" habis bertemu siapa kau berdandan seperti itu ? " tanya nathan melihat clara yang tampak berbeda. Ia mengacuhkan pertanyaan clara sebelumnya.


" bertemu dengan mu " ucap clara enteng sambil tersenyum.


" maksudku sebelum bertemu dengan ku kau menemui siapa ?" tanya nathan lagi.


" tidak ada , aku kan tidak ada janji dengan siapapun hari ini kecuali denganmu " ucap clara polos.


" kau bilang ada urusan penting dengan seseorang siapa ? urusan apa ? " nathan terus mencecar clara dengan pertanyaan.


" ohh itu , dengan pemilik salon dan pemilik butik di sebrang sana " jawab clara sambil menunjuk ke sebrang kafe dimana mereka berada sekarang. Nathan menengok mengikuti arah tangan clara .


" kenapa dengan mereka ? " tanya nathan lagi yang belum puas dengan jawaban clara.


" yah aku habis nyalon dan beli baju lah urusan apalagi karena.. " jawab clara berhenti melanjutkan perkataannya . Nathan menatap clara sambil mengangkat dagunya meminta clara meneruskan perkataannya.

__ADS_1


" karena aku tidak punya baju untuk kencan kita nanti" sambung clara.


Nathan tersenyum mendengar jawaban clara. Dia merasa sungguh bodoh karena telah berpikiran sempit dan cemburu tidak jelas. sedangkan clara yang melihat nathan tersenyum sangat manis menurutnya. Ia semakin terpesona oleh Nathan.


" bagaimana menurutmu penampilanku ?" tanya clara .


" lumayan " jawab nathan singkat


" aku sudah bersusah payah dia cuma bilang lumayan , cih " gerutu clara pelan. Natha yang mendengar ucapan clara tersenyum karena merasa tingkahnya imut.


" kalau begitu ayo pergi " nathan berdiri dan mengulurkan tangannya pada clara.


" kemana ? " tanya clara polos.


" tentu saja kencan " jawab nathan .


Mendengar jawaban nathan tersenyum girang , ia meraih tangan nathan menggenggamnya . Nathan dan clara pergi meninggalkan kafe .


" kita mau kemana ? bukannya kita akan nonton " tanya clara penasaran karena nathan melewati mall begitu saja dan terus mengemudi .


" siapa bilang kita akan nonton " ucap nathan .


" kalau begitu kita akan kemana ? " tanya clara sambil cemberut.


" nanti juga kau akan tahu " jawabnya datar.


"tapi aku sudah pesan meja di restaurant yang tadi kita lewati " ucap clara kesal. Sedari tadi clara sudah membayangkan kencannya dengan nathan . Bahwa mereka akan pergi menonton film romantis fifty shades of *** hingga nathan terbawa suasana lalu menciumnya. Kemudian melanjutkannya dengan makan malam romantis. Bahkan ia sudah membeli tiket dan memesan meja . Tapi nathan malah menggagal kan rencananya sontak saja clara merasa kecewa. Nathan memperhatikan clara yang tengah cemberut , ia tersenyum karena menurutnya tingkahnya itu imut.


_______


hai readers 😊


perkenalkan saya amelia , karena ini karya pertamaku jadi mohon maaf ya jika ceritanya agak berantakan .


kedepannya saya akan berusaha lebih baik lagi .


untuk itu jangan lupa like dan komennya ya ! 😊

__ADS_1


__ADS_2