Cinta Nathan

Cinta Nathan
Perasaan Nathan


__ADS_3

Nathan menghentikan mobilnya lalu keluar membukakan pintu untuk clara .


" keluarlah kita sudah sampai " Nathan menyuruh clara untuk segera keluar namun clara masih terdiam di dalam mobil.


" tidak mau " jawab clara enggan turun dari mobil.


" ada apa ? " tanya nathan heran.


" lihatlah tempat ini , kau ingin membunuhku lalu membuangku ke hutan ya ? " ucap clara yang masih berada dalam mobil sambil menatap nathan penuh curiga.


"untuk apa aku membunuhmu , cepat keluar " sanggah nathan .


" siapa tahu saja , aku kan sering mengganggumu " ucap clara sambil keluar .


" baguslah kau sadar bahwa kau sering mengggangguku " ucap nathan lalu mendekat dan meraih tangan clara. Clara memundurkan dirinya menjauhi nathan ia merasa sedikit takut. Pasalnya sekarang nathan mengajaknya ke pinggir kota yang tak jauh dari tempat tinggal mereka. Dan mereka berada di tepi hutan .


Menurut clara hutan itu terlihat angker dan seperti sarang para pembunuh yang sering ia lihat difilm .


" jangan - jangan kau ingin melakukan mmm itu ya padaku " ucap clara.


" melakukan apa maksudmu ? " tanya nathan yang tidak mengerti maksud clara.


" itu loh yang sering dilakukan sepasang kekasih, kalau kau ingin melakukan itu sebaiknya kita ke hotel saja aku takut disini " jawab clara. Nathan menyentil kening clara saat paham apa yang di maksud clara.


" aww,, sakit tau " ucap clara sambil mengusap keningnya.


" dasar gadis mesum " .


" siapa tahu saja kau ingin melakukan itu padaku " gumam clara pelan.


" berhentilah berpikiran mesum " ucap nathan. Nathan membuka pintu belakang mobil lalu mengambil sebuah kotak. Kemudian memberikannya pada clara.


" apa ini ? " tanya clara.


" bukalah " jawab nathan .


Clara membukanya dan melihat sepasang sepatu olahraga. Ia menatap nathan tidak mengerti mengapa nathan memberinya sepatu.


" kamu mau menyuruhku lari mengelilingi hutan ya " tuduh clara.


" tidak , tapi kalau kau mau terserah " jawab nathan.


" kenapa sikapmu aneh sekali hari ini " ucap clara


" sudahlah cepat pakai saja jangan banyak tanya " jawab nathan.


" tidak mau " tolak clara.


" aku akan mengajakmu melihat sunset dan jalannya sedikit sulit hillsmu ini akan menjadi pengganggu " jelas nathan kemudian berjongkok melepas hills clara lalu melemparnya dan menggantinya dengan sepatu yang dibawa nathan.

__ADS_1


" iya tapi jangan dilempar juga kali , itu baru saja tadi kubeli " gerutu clara.


" nanti beli lagi yang baru " jawab nathan datar.


" ish tapi .."


" berisik , ayo pergi " ucap nathan memotong perkataan clara. Nathan menuntun clara menyusuri pinggiran hutan. sepanjang perjalanan clara tak henti - hentinya mengeluh.


sreettt suara robekan dress clara yang tersangkut pada ranting pohon.


" lihat ini bajuku robek " sambil menunjukan robekan diujung bajunya.


" sudahlah gapapa " jawab nathan datar.


" apanya yang gapapa baju ku robek tau " ucap clara kesal.


" iya nanti aku ganti yang baru, siapa suruh pake baju seperti itu " jawab nathan dingin .


" mana aku tahu kalau kita akan jalan- jalan dipinggir hutan, aku kan berencana nonton film dan makan malam romantis denganmu bukan memberi makan para nyamuk disini" ucap clara sambil menggembungkan kedua pipinya menahan kesal .Nathan menahan tawa mendengar pernyataan dan tingkah clara .


" hilang sudah kencan romantisku " batin clara.


setelah satu jam berjalan akhirnya mereka sampai ditempat yang dituju.


"lihatlah kita sudah sampai " ucap nathan.


Clara melihat sekeliling kemudian tersenyum melihat keindahan yang terpampang nyata dihadapannya. Mereka sekarang tengah berada diatas air terjun yang menghadap ke hutan yang nampak indah dari kejauhan. Aliran air terun yang mengalir ke danau ditepi hutan menambah keindahannya.


" kenapa kau mengajakku kesini ? " tanya clara .


" kau tidak suka ? " nathan menjawab dengan pertanyaan.


" aku suka sih " jawab clara sambil menyandarkan kepalanya dipundak nathan. Clara tersenyum menikmati hembusan angin yang terasa segar. Ia merasa senang dengan suasana saat ini. Melihat matahari mulai tenggelam .Suara gemuruh air terjun disamping mereka membuatnya terasa nyaman. Walaupun clara dan nathan hanya diam namun hati mereka merasa hangat.


" Nathan aku menyukaimu " ucap Clara pelan yang masih bersandar di bahu nathan.


" kenapa ? " jawab nathan lembut.


" jika kau tanya alasannya aku tidak tahu, aku hanya ingin bersamamu dan.." ucap clara terpotong .


" dan apa ? " tanya nathan , ia mengangkat kepala clara melihat clara dengan tatapan yang lembut. Clara yang diperlakukan lembut oleh nathan membuatnya merasa malu wajahnya berubah merah.


" dan aku hanya ingin kamu jadi milikku hanya untukku " jawab clara sambil memalingkan wajahnya sebab tak ingin nathan melihat dirinya yang sekarang merona karena malu. Nathan tersenyum mendengar jawaban clara.


" kenapa mengatakannya sambil melalingkan wajah apa kau sedang berbohong " ucap nathan berpura -pura tidak tahu bahwa clara saat ini sedang malu setengah mati mengatakan hal menggelikan barusan.


" tidak , aku tidak berbohong " jawab clara tanpa melihat nathan.


" kalau begitu ucapkan sekali lagi sambil menatapku " pinta nathan.

__ADS_1


" tidak mau , aku lupa apa yang baru saja kukatakan " jawab clara.


" kau bilang ingin berasamaku dan aku hanya jadi milikmu , itu yang tadi kau katakan cepat ulangi sambil melihat kearahku " ucap nathan yang sengaja menggoda clara ingin membuatnya malu. Clara berbalik lalu memukul pundak nathan.


"aww , kenapa memukulku " ucap nathan.


" dasar nathan bodoh, tidak peka " clara merajuk kemudian duduk membelakangi nathan sambil cemberut. Nathan pun merasa senang menggoda clara karena tingkahnya saat marah membuatnya gemas.


" aku malu tahu mengatakan hal barusan " ucap clara yang masih memunggungi nathan sambil menutup wajah dengan kedua telapak tangannya.


" kenapa malu ? " ucap nathan.


" sudahlah, aku membencimu " rajuk clara.


" bukannya kau bilang menyukaiku " nathan masih terus menggoda clara yang merajuk.


" Nathan diamlah " teriak clara yang kesal karena nathan sengaja mengerjainya .


Nathan pun mendekat dan memeluk clara dari belakang. Sontak clara terkejut dibuatnya namun dalam hatinya ia merasa senang bahkan membuat debaran didadanya semakin kencang .


" aku juga menyukai mu lara " bisik nathan ditelinga clara yang membuat sekujur tubuhnya meremang karena hembusan nafas nathan. Clara berusaha melepaskan pelukan nathan tapi nathan semakin erat memeluk clara. Tentu saja nathan sengaja karena ia tidak mau clara melihat dirinya yang juga tengah bersemu merah .clara pun pasrah dan membiarkan nathan terus memeluknya. setelah beberapa menit mereka berpelukan akhirnya nathan melepasakn pelukannya. kemudian clara berbalik dan menatap nathan dengan lembut.


" benarkah kau juga menyukaiku " tanya clara memastikan.


" iya " jawab nathan datar ia sengaja menutupi perasaannya karena gengsi.


" aku tidak yakin ekspresi mu bahkan biasa saja saat mengatakannya " ucap clara sambil cemberut lalu memalingkan wajah.


" baiklah akan ku buktikan " kemudian menarik clara hingga terduduk di pangkuannya .Menatap clara sambil tersenyum mengelus pipi clara, kemudian mendekatkan wajahnya dan mengecup bibirnya dengan lembut. Walaupun clara kaget tapi ia menikmati kecupan nathan yang kini berubah menjadi ciuman yang liar. Saling ******* , menggigit dan memainkan lidah . Seolah mereka merasa lapar satu sama lainnya. Merekapun berhenti setelah beberapa lamanya.


" kau percaya ? " ucap nathan sambil menyeringai. Clara hanya menganggukan kepalanya sambil mengatur nafasnya. Nathan tersenyum dan mengusap kepala clara dengan lembut kemudian memeluk clara yang masih duduk di pangkuannya.


Clara pun mengalungkan tanganya di leher nathan .


" lara kita pulang matahari sudah tenggelam " ucap nathan melepaskan pelukannya melihat sekitarnya yang sudah mulai gelap.


" ia ayo " ucap clara lalu berdiri. merekapun pergi meninggalkan tempat itu. Clara menoleh lalu tersenyum melihat pohon yang jadi saksi cinta mereka.


" nathan aku cape " ucap clara berhenti berjalan.


" Naiklah "ucap nathan sambil jongkok didepan clara.


" ok " jawab clara lalu naik dipunggung nathan. sepanjang perjalanan tak hentinya clara tersenyum. Ia merasa bahagia hari ini sebab nathan memiliki perasaan yang sama dengannya. Bahkan menurutnya ini lebih romantis daripada bayangannya.


_______


hai readers 😊


perkenalkan saya amelia , karena ini karya pertamaku jadi mohon maaf ya jika ceritanya agak berantakan .

__ADS_1


kedepannya saya akan berusaha lebih baik lagi .


untuk itu jangan lupa like dan komennya ya ! 😊


__ADS_2