
" hoaamm " clara meregangkan tubuhnya sambil menguap .
cklek
Clara menengok kearah pintu saat mendengar suara pintu dibuka. Lalu masuklah wanita paruh baya .
" oh bi inah rupanya saya kira siapa , kapan datangnya bi ? " tanya clara
" tadi pagi non jam tujuh bibi sampai disini "
" oh , " ucap clara sambil bangkit dari tempat tidurnya. Kemudian bi inah membereskan tempat tidur clara.
" oh iya non den nathan menunggu non dibawah " ucap bi inah lagi.
" sejak kapan bi ? "
" sejam yang lalu non " jawab bi inah.
" hmm " jawab clara sambil berlalu pergi kekamar mandi.
____
Nathan sedang duduk di ruang tamu menunggu clara. Dia tampak sibuk memainlan ponselnya. Wajahnya sangat serius saat ini. Natal" lara sudah bangun bi ? " tanya nathan saat melihat bi inah .
" sudah den " jawab bi inah. Nathan hanya menatap ke arah kamar clara .
" itu den sekarang non clara sedang mandi dulu nanti juga turun kalau sudah selesai " ucap bi inah lagi .
" hemm baiklah " jawab nathan.
Beberapa menit kemudian clara pun turun.
" pagi " sapa clara.
Nathan menengok ke arah clara yang menyapanya kemudian tersenyum. Kemudian menghampiri clara dan mengecup keningnya.
" pagi " jawab nathan.
" hey kau ini " ucap clara sambil mendorong nathan .
" kenapa ? " tanya nathan pura - pura tidak mengerti.
" tau ah " jawab clara pergi meninggalkan nathan.
" mau kemana ? " tanya nathan
" kedapur , mau sarapan bareng ? "
" heemmm " jawab nathan mengikuti clara . Clara mengambil piring untuk dirinya dan nathan . Meletakan piring didepan nathan layaknya seorang istri melayani suami. kemudian clara duduk dikursinya. Nathan menahan tangan clara yang hendak menuangkan nasi dipiringnya.
" kenapa ? " tanya clara .
" aku sudah sarapan " jawab nathan.
" hmm baiklah "
Sudah menjadi hal yang lumrah nathan menemani clara sarapan . Namun biasanya nathan menemani clara sambil sibuk dengan buku atau ponselnya. Kali ini nathan sibuk dengan terus menatap clara . Clara melanjutkan sarapannya dengan diawasi nathan. Clara merasa risih dengan tatapan nathan sehingga menyudahi sarapannya.
" habiskan " titah nathan melihat piring clara yang masih penuh.
" sudah kenyang " jawab clara berbohong.
__ADS_1
Nathan menatap clara dengan seolah mengatakan aku tahu kau bohong. Dia menyadari bahwa sikap clara kini tidak seperti biasanya. Seolah ada yang mengganggu pikirannya. Clara lebih diam daripada sebelumnya . Nathan juga merasakan bahwa tingkahnya saat ini begitu berubah.
" ish, kau ini " jawab clara yang mengerti maksud tatapan nathan. Kemudian ia melanjutkan sarapannya sampai benar - benar habis. Nathan tersenyum puas.
"minumlah " ucap nathan menyodorkan air minum untuk clara. Clara mengambil gelas dari tangan nathan dan meminumnya. Nathan berdiri mengulurkan tangannya kearah clara.
" kemarilah " ucap nathan lalu Clara meraih tangan nathan dan mengikutinya.
" kita mau kemana ? " tanya clara.
" kerumahku " jawab nathan singkat.
" ngapain ? "
" kau berhutang penjelasan padaku soal kemarin malam "
" kenapa harus kerumahmu disini saja " jawab clara.
" tidak mau " jawab nathan. Clara hanya pasrah dan menuruti keinginan nathan. Saat mereka sampai di depan rumah nathan clara heran sebab nathan tidak membawanya kedalam rumah nathan tapi ke gerasi samping rumahnya.
" katanya mau kerumahmu " tanya clara.
" ini juga bagian dari rumah ku , cepat masuk " jawab nathan yang sudah berdiri disamping mobilnya.
" memangnya kita mau kemana ? " tanya clara sambil masuk kedalam mobil nathan. Diikuti nathan yang masuk ke dalan mobil tanpa menjawab pertanyaan clara.
" kita mau kemana ? " tanya clara lagi .
" bicara " jawab nathan singkat.
" maksudmu ? " tanya clara heran dengan sikap nathan.
" tunggu dulu , kamu memaksaku kerumah mu hanya untuk bicara dengan ku didalam mobilmu begitu ?" tanya clara yang agak kesal dengan tingkah nathan .
" iya , kenapa ? "
" aish padahalkan dirumahku juga sama saja, dan kenapa juga harus di dalam mobil seperti ini " jawab clara.
" kau tidak suka ? padahal kemarin malam kau sendiri asik mengobrol berduaan didalam mobil " jawab nathan. Clara menatap nathan kesal mendengar alasan nathan yang menurutnya sangat kekanakan.
" cih, jadi kau bersikap kekanakan begini karena cemburu " batin clara.
" cepat katakan apa yang kau bicarakan dengannya kemarin malam ? " tanya nathan tidak sabar.
" dia cuman minta maaf " jawab clara.
" lalu ? " tanya nathan lagi.
" yah roy bilang dia dijebak jadi dia memintaku memberinya kesempatan kedua dan.." Clara ragu saat akan memnceritakan bahwa roy menuduh nathan yang menjebaknya.
" dan apa ? " tanya nathan penasaran.
" dan dia bilang dia masih mencintaiku jadi dia ingin balikan lagi " jawab clara yang memilih tidak mengatakan tuduhan roy.
" hanya itu ? "
clara hanya mengangguk menjawab pertanyaan nathan.
" lalu kau bilang apa padanya ? " tanya nathan lagi.
" aku bilang akan memikirkannya " jawab clara.
__ADS_1
" apa maksudmu kau akan memikirkannya " tanya nathan dengan ekspresi marah.
" ah maksudku aku akan memikirkan permintaan maafnya " jelas Clara yang menyadari perubahan ekspresi nathan.
" lalu ? " tanya nathan mulai sedikit lega mendengar penjelasaan clara.
" tentu saja aku menolak ajakannya untuk balikan " jawab clara jujur. Mendengar itu nathan merasa lega. Dia kemudian memeluk clara. Sesaat Clara melupakan keraguannya terhadap nathan dan membalas pelukannya.
" tadi mamih menghubungiku " ucap nathan setelah melepas pelukannya. Yang di maksud mamih ia adalah ibunya clara . Nathan sudah terbiasa memanggilnya seperti itu. Begitupun clara selalu memanggil orang tua nathan fengan sebutan papah dan mamah.
" hemm ? mamih jadi pulangkan lusa nanti " jawab clara antusias.
" tidak, mereka pulang minggu depan "
" kenapa ? apa terjadi sesuatu ? "
" entahlah " jawab nathan singkat.
" memangnya mamih gak bilang ? " tanya clara.
" tidak " jawab Nathan singkat.
drtt,, 🎶 🎶drrtt ,, 🎶 🎶
Obrolan mereka terhenti tatkala ponsel nathan berbunyi . Nathan melihat nama diponselnya lalu mematikan telponnya.
" kenapa dimatikan ? " tanya Clara yang melihat sekilas siapa yang menghubungi nathan.
" tidak penting " jawab nathan.
" darimana dia tahu itu tidak penting padahalkan belum mengakatnya sama sekali " gerutu clara pelan.
" aku mendengarnya " jawab nathan.
clara hanya tersenyum pada nathan.
" sebaiknya aku pulang " ucap clara .
" baiklah " jawab nathan sambil keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk clara. Nathan menemani clara pulang kerumahnya. Saat clara hendak masuk nathan memeluk clara dari belakang.
" aku menyukaimu " bisik nathan.
" apapun yang kulakukan sekarang maupun dimasa lalu itu karena aku menyukaimu " ucap nathan lagi. clara merasa nathan tahu apa yang menjadi keresahannya . Tentang bagaimana ia curiga dan ragu pada nathan .
" apa maksudmu berkata seperti itu ? " tanya clara.
" tidak ada, aku hanya ingin kau percaya padaku dan tidak memperdulikan perkataan orang lain " jawab nathan .
Clara menyadari bahwa nathan tahu apa yang dikatakan roy padanya semalam.
" masuklah , aku akan pergi menjemput natalie " ucap nathan melepaskan pelukannya kemudian ia pergi setelah mengecup kening clara . Clara hanya memandangi sosok nathan yang mulai menjauh.
_______
hai readers 😊
perkenalkan saya amelia , karena ini karya pertamaku jadi mohon maaf ya jika ceritanya agak berantakan .
kedepannya saya akan berusaha lebih baik lagi .
untuk itu jangan lupa like dan komennya ya ! 😊
__ADS_1