Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
kesempatan


__ADS_3

"ehem ehemmm" aldy kembali berdehem berusaha menetralkan otak nya saat melihat adegan itu dan juga menyadarkan tiga pasang manusia somplak di depan nya.


ketika mendengar deheman, 3 pasangan itu langsung melepaskan tautan bibirnya.


mereka semua menatap ke arah suara.


"aldy?!" teriaknya bersamaan.


mata aldy melirik ke arah dilla yang membuat semua orang menatap dilla.


"dilla?!" teriaknya lagi bersamaan.


wajah dilla sudah semerah tomat ketika ia ingat adegan ciuman tadi.


dilla langsung menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya.


"maaf kami tidak mengingat kalau kamu juga ada disini dil" ucap momy rina yang wajah nya juga sudah semerah tomat.


"tidak apa tante"


....


rifqi menatap intens wajah ara.


"jadi kau benar benar memaafkanku dan memberiku kesempatan ar?" tanya rifqi antusias.


"iyha mas, aku memberimu kesempatan" ucap ara tak kalah antusias.


rifqi langsung memeluk ara erat.


"terima kasih ar, kau sudah memberiku kesempatan. aku janji akan mulai memperbaiki segala nya"


janji rifqi pada ara.


"ehemmm" deheman berasal dari dad bayu.


"sudah mesra mesraan nya. buruan sarapan dulu, keburu siang" ucap dad bayu.

__ADS_1


rifqi pun sarapan dengan di suapi ara.


1 minggu berlalu..


luka tusuk rifqi sudah kering..


3 hari yang lalu, ia sudah diperbolehkan pulang. dan mulai kemarin lusa, ia langsung berangkat bekerja.


sebenarnya ara melarang rifqi untuk bekerja dahulu. namun, sudah banyak meeting yang tertunda karna rifqi di rumah sakit.


selain itu, dad bayu juga tak bisa menggantikan rifqi karna ia sudah mengurus perusahaan cabang terbesar di yulandres grup, sedangkan rifqi mengurus pusat nya.


pukul 11 siang


handphone rifqi berbunyi.


drtt


drtt


rifqi melirik ke ponsel nya yang tertera nama "my wife"


"hallo assalamu'alaikum mas" suara di seberang.


"wa'alaikumsalam, ada apa ar?"


"aku mau ke kantor nganter makanan, mau di masakin apa?"


"terserah kamu ar, asalkan masakan kamu aku pasti makan"


"oke mas, assalamu'alaikum"


"wa'alaikumsalam"


tutt


panggilan terputus.

__ADS_1


sejenak rifqi termenung.


tiba tiba ia memiliki ide yang bagus.


ia menelpon asisten baru nya yang bernama adit.


"hallo dit, siapkan jet pribadi menuju ke jepang 1 jam lagi dan..........." rifqi menyebutkan barang yang di inginkan nya.


"baik tuan" jawab adit.


tutt


panggilan terputus.


45 menit kemudian, ara datang ke kantor rifqi dengan supir pribadi nya. ara memasuki lobi dengan menggendong qian dan juga membawa rantang makanan.


para karyawan melihat ke arah ara. mereka begitu kagum dengan istri direktur tempat mereka bekerja itu. cantik, ramah dan juga tidak sombong.


ara segera menaiki lift yang langsung menuju ke ruangan rifqi.


ia menyapa shinta dan juga adit yang meja nya berada di depan ruangan rifqi.


"selamat siang mbak shinta, siang asisten adit"


sapa ara ramah.


" selamat siang juga nyonya" jawab mereka kompak.


adit membukakan pintu untuk istri tuan nya karna ia melihat tangan ara sedang menggendong qian dan juga membawa rantang makanan.


"makasih asisten adit" ucap ara ramah.


...


ara meletakkan rantang makanan nya di meja depan sofa ruangan itu.


"duduklah di situ dulu, sebentar lagi ini akan selesai" ucap rifqi yang dibalas anggukan oleh ara.

__ADS_1


ara lalu membuka gendongan kain qian. ia menaruh gendongan itu di sofa.


__ADS_2