Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
pecundang


__ADS_3

tiba tiba


bugh


bugh


bugh


tiba tiba preman itu jatuh tersungkur.


tubuh ara masih gemetar ketakutan. ia sudah tak mendengar suara kegaduhan lagi. ada seseorang yang merangkul pundaknya


"ar, ayho kubantu berdiri" ucap seseorang


ara yang mengenal suara itu pun membuka matanya dan menatap orang yang di depannya.


" al alex?" ucap ara lirih. ara pun langsung memeluk alex erat sambil menangis dengan tubuh gemetar. beberapa detik kemudian, alex merasa bahwa tubuh ara diam. ia memegang pundak ara untuk melihat wajah ara dan ternyata ara pingsan. alex langsung membopong ara menuju mobilnya dan mengantarkannya ke mansion rifqi.


saat sudah sampai,


alex keluar lebih dulu dan memencet bel. ada seorang pelayan yang membukakan pintu untuk nya.


" dimana bos mu" tanya alex pada sang pelayan itu.

__ADS_1


" ada perlu apa yah? apa perlu saya panggilkan?"


" iyha.. panggilkan dia.. katakan bahwa ini sangat penting"


tak lama kemudian, rifqi muncul dengan wajah datarnya.


" ada apa kau mencariku?" tanya rifqi dingin.


bughh


satu pukulan dari alex mendarat ke pipi rifqi hingga sudut bibirnya mengeluarkan darah.


" dasar lelaki pengecut, kemana saja kau saat istrimu sedang susah?!" teriak alex


" apa maksudmu?!" bentak rifqi


deg


'apa?!hampir diperkosa? bagaimana bisa? apa dia tak menaiki taksi?' gumam rifqi dalam hatinya.


" lalu dimana dia sekarang?"


" dia di dalam mobilku, dia masih pingsan mungkin karna dia syok.. ingat yha jika sampai terjadi apa apa padanya, akan ku buat kau menyesal se umur hidupmu"

__ADS_1


" silahkan jika kau bisa" jawab rifqi angkuh sambil menyunggingkan senyum miring.


alex pun kembali ke mobilnya untuk membopong ara. tanpa seijin rifqi pun ia langsung masuk begitu saja ke dalam mansion mewah rifqi dan meminta para maid untuk menunjukan kamar terdekat.


alex pun membaringkan ara di kamar tamu. ia pun mengelus rambut ara dan menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajahnya.


' malang sekali hidup mu ar, ku kira dengan wajah ceria mu kau sedang baik baik saja, ternyata kau sedang menghadapi maut mu' ucap alex dalam batin setelah ia mengetahui bahwa ara mengidap sebuah penyakit. alex hanya tau jenis penyakit yang di derita ara. ia tidak tau seberapa parah penyakit itu.


alex pun melangkah kan kakinya keluar dari mansion rifqi. tak lama kemudian, rifqi masuk ke kamar tempat ara di baring kan. ia mengambil kotak p3k untuk mengambil minyak kayu putih dan mendekatkan pada hidung ara. beberapa menit sudah betlalu namun ara tak kunjung sadar. rifqi langsung menelpon dokter nita untuk datang memeriksa ara.


tak lama kemudian, dokter nita datang.


dokter nita pun memeriksa keadaan ara dan juga memasangkan infus untuk ara karna keadaan ara sangat lah lemah.


" bagaimana keadaannya?" tanya rifqi


" apa yang terjadi padanya? kenapa bisa seperti ini?"


" dia tadi hampir diperkosa oleh preman"


" apa kau bilang?!! bagaimana bisa?! dimana dirimu saat itu?!" bentak dokter nita yang tak lain sahabat rifqi.


" aku tak peduli padanya" jawab rifqi sambil mengedikkan bahu nya.

__ADS_1


" tubuhnya sangat lemah. ia sangat syok, untung saja tidak terjadi apa apa pada janin nya"


rifqi pun mengangguk dan berjalan keluar kamar. sampai ambang pintu nita berkata


__ADS_2