Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
kenapa aku yah?! (DillAldy)


__ADS_3

Dilla menghela napas perlahan.


Ia kembali mengetuk pintu ruangan aldy.


Tok


Tok


"Masuk" sahutan dari dalam.


Dilla pun masuk ke keruangan itu.


"Apa lagi?" Tanya aldy to the point.


"A aku izin pulang cepat bos, ayah ku menyuruhku untuk pulang cepat hari ini"


"Apa katamu?! Enak saja kau pulang cepat" geram aldy.


"Ku mohon bos, ini permintaan ayahku. Kau boleh memotong dari gajiku saja bos" ucap dilla.


"Baiklah, tapi hanya kali ini saja" aldy mengalah.


" Iyha bos, makasih"


Dilla langsung keluar dari ruangan itu.


Ia langsung menuju ke parkiran kantor. Ia mengambil motor nya dan mulai melajukan nya menuju rumah nya.


20 menit kemudian, motor dilla telah terparkir sempurna di halaman rumah ayah nya.

__ADS_1


Dilla melihat ada 2 mobil mewah berada di halaman rumah nya.


"Mobil siapa itu?" Tanya nya dalam hati.


Dilla melangkahkan kaki nya masuk ke dalam rumah. Yang pertama kali ia lihat adalah ruang tamu yang sudah ramai.


Johan melihat dilla sudah berada di ambang pintu.


"Sini dil, duduk sini nak" ucap ayah dilla itu.


Dilla menyernyitkan dahinya atas sikap ayah nya. Biasanya ayah nya selalu bersikap kasar padanya. Tapi entah kenapa hari ini sikap nya berubah.


"Mungkin ini awal yang baik" pikir dilla.


Dilla pun masuk dan duduk di samping kaka tiri nya yaitu mia. Terlihat ada seorang lelaki tua bersama 5 bodyguard nya dan ada juga mia, kakak tiri dilla, lia, ibu tiri dilla dan juga johan, ayah dilla.


(Mia terlibat hutang dengan seorang saudagar kaya raya berjumlah 1M. Namun, johan tak mau membayar hutang anak tiri nya itu karna ia sudah terlalu sering membayar hutang anak tiri nya itu. Jadi, kali ini ia enggan mengeluarkan uang untuk anak tiri nya itu)


"Sebelum nya Maaf tuan joni, bisakah anda memberi waktu lagi agar anak saya bisa melunasi uang itu?" Tanya johan.


"Tidak bisa tuan johan! Saya sudah terlalu banyak memberi anda keringanan. Bukankah anda seorang pengusaha? Uang 1 M bukan lah hal berat bagi anda"


Degg


'1M??' pikir dilla.


" Tapi saya sudah terlalu banyak memberi keringanan pada putri saya tuan joni"


"Itu urusan anda tuan johan, saya tidak peduli"

__ADS_1


" Tuan joni, saya mohon beri saya keringanan"


"Hemmm" tuan joni nampak berpikir sejenak. Ia melirik ke arah mia lalu dilla.


" Bagaimana jika putri tiri mu ini yang menjadi tebusan nya tuan?" Tanya tuan joni.


"Tidakk!!! Aku tidak mau!!" Teriak mia menyela.


Tuan joni nampak menyeringai.


"Kalu begitu aku meminta anak cantik mu yang ini tuan johan" tunjuk tuan joni pada dilla.


Mata dilla langsung melebar sempurna.


" Tidak ayah, dilla tidak mau"


Sekilas johan melirik dilla.


" Baiklah, anda boleh membawa nya" ucap johan.


Deg


Deg


Hati dilla sakit mendengar keputusan ayah nya yang sangat tidak adil untuk nya.


"Kenapa harus aku yah? Kenapa? Kenapa aku yang slalu kau korbankan setiap ada masalah? Kenapa kau tidak pernah memberiku keadilan sebagai putri mu yah? Tatap aku yah!! Tatap aku!!" Teriak dilla.


Johan langsung menatap mata dilla. Ia melihat ada luka yang sangat dalam di manik mata putri nya itu.

__ADS_1


__ADS_2