Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
jepang


__ADS_3

" Ternyata sebahagia ini bisa melihat perkembangan darah daging ku sendiri. Aku bersyukur tuhan masih memberiku kesempatan untuk merasakan betapa bahagia nya menjadi seorang ayah" batin rifqi.


"Mas?,, Kok ngelamuan?" Ara melambaikan tangan nya di depan wajah rifqi.


"Mas?! Jangan ngelamun, kamu kagi nggendong qian, bahaya?!" Ara sedikit menaikan nada bicara nya.


Rifqi langsung tersadar dari lamunan nya.


"Eh iyha maaf"


"Kamu lagi mikirin apa sih mas? Pake ngelamun segala" tanya ara.


"Aku cuma nggak ngebayangin ajha aku bisa berada di posisi ini. Melihat perkembangan anak ku secara langsung sekaligus bertanggung jawab sebagai seorang suami untukmu"


Tangan rifqi yang satunya memeluk pinggang ara.


"Maafkan kesalahanku yang dulu. Jika memiliki kalian sebahagia ini rasanya, mungkin aku tak akan melakukan hal bodoh kepada kalian saat itu" wajah rifqi berubah sendu.


"Tidak mas, tidak semua yang terjadi adalah kesalahanmu. Ini semua juga terjadi karna ke egoisan kita berdua"


Ara langsung memeluk rifqi.


"Sttt udah peluk nya jangan kuat kuat, kasian qian keteken" ucap rifqi sambil terkekeh.


7 jam kemudian.


Ara dan rifqi telah sampai di jepang.


"Wahh ini negara mana mas?"

__ADS_1


"Jepang" jawab rifqi enteng.


"What jepang?! Kita jauh jauh kesini nggak bawa persiapan sama sekali"


"Kita ada uang, ngapain susah susah bawa barang"


"Ish kamu ini mas, walaupun kau punya uang, tapi kita juga harus hemat. Mending uangnya disumbangin" omel ara.


"Iyhaaa istriku yang bawelll, lagian aku juga udah nyisain perbulan buat anak yatim di panti. Jumlahnya lumayan kok" jawab rifqi menenenagkan istri nya.


"Syukur deh kalau gitu.. terus kita kesini mau ngapain mas?"


"Mau liburan, sekaligud honeymoon" ucap rifqi menyeringai.


"Honeymoon apaan, nggak ah, qian ajha masih kecil masak udah mau punya adek ajha. Kasian kasih sayang nya terbagi"


"Siapa juga yang mau ngasih qian adek. Mas juga tau keadaan, lagi pula luka bekas operasi kamu kan belum boleh buat hamil lagi"


"Mas ngikut kamu ajha. Yang penting kamu sama qian sehat, mas udah seneng"


Ara memeluk suami nya itu.


"Tambah sayang deh sama kamu mas" gombal ara yang membuat rifqi terkekeh.


"Iyha dehh.. mas juga sayang banget sama kamu. Yha udah yuk ke hotel"


"Ihhh ngapainn kan aku udah bilang qian jangan punya adek dulu"


"Lah kalo ngga ke hotel terus kita tidur dimana? Dijalan kamu mau?"

__ADS_1


"Eh iyha juga yha. Hehehe"ara terkekeh membuat rifqi geleng geleng kepala.


Beberapa menit kemudian mereka telah sampai hotel mewah di pusat kota negara itu.


Rifqi segera membaringkan wian yang tertidur pulas.


Tak lama kemudian, pintu kamar di ketuk.


Tok


Tok


Ara membukakan pintu.


Nampak beberapa pria membawakan sebuah stroler, koper dan perlengkapan yang lain.


"Bawa masuk ajha pak" ucap ara dalam bahasa jepang.


Rifqi yang mendengar ara berbicara bahasa jepang pun kaget.


"Kamu juga bisa bahasa jepang?" Tanya rifqi.


"Bisa dong, ara gitu lho"


Rifqi mengacak ngacak rambut ara.


"Ihh rambutku. Kamu udah kayak abg ajha suka ngacak ngacak rambut cewek nya"


"Hehehe. Kita nggak abg, tapi mamud sama pamud, ngga nyangka ajha aku udah punya anak di umurku ke 23 tahun"

__ADS_1


"Iyha.. aku juga nggak nyangka punya anak di umur 21 tahun"


__ADS_2