Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
sebuah lagu (DillAldy)


__ADS_3

Papa Reza dan Dad bayu saling pandang. Mereka berdua kompak mengangguk entah apa yang sedang dipikirkan mereka berdua.


Papa Reza dan Dad Bayu maju ke depan saat Ara, Rifqi,Aldy sudah balik ke tempat duduknya.


"Al, sini bantuin papa" panggil papa Reza pada putra nya.


"Hah? Kok aku lagi pa?"


"Udah cepet kesini" titahnya.


"Rif, bantuin Dady"


"Hah kan udah ada Aldy" jawab Rifqi.


"Buruan ah"


Dengan terpaksa Aldy dan Rifqi maju kedepan lagi.


Aldy memegang gitar sedangkan Rifqi menghandle piano.


"Kita seperti grub band bapak bapak saja" bisik Rifqi pada Aldy.


"Enak saja, kau yang bapak bapak aku belum jadi bapak, jadi aku masih muda" kilah Aldy.


"Tapi mukamu sudah seperti bapak bapak" canda Rifqi yang langsung mendapat tatapan horor dari sahabatnya sekaligus kakak iparnya itu.


"Ish, kakak iparku memang galak sekali" canda Rifqi lagi.


Dad Bayu dan Dad Reza duet lagu "lebih indah" adera.


Setelah selesai bernyanyi, papa Reza memanggil Dilla kedepan.


"Dilla, sini kedepan nak" panggil papa Reza.


Dilla pun menurut dan berjalan kedepan.


"Bernyanyilah dengan Aldy" ucap Papa Reza.


"Tapi pa.."


"Papa yakin kamu bisa" potong papa Reza.


Papa Reza menatap Rifqi dan juga Dad bayu yang mengisyaratkan untuk kembali ke tempat duduk.


Rifqi, Dad bayu dan papa Reza pun kembali ke tempat duduk nya.


Aldy dan Dilla masih terdiam. Keduanya bingung melakukan apa.

__ADS_1


"Kau bernyanyilah, aku akan menggitar dan akan mengikuti beberapa lirik nanti" ucap.Aldy membuka suara yang membuat Dilla mengangguk.


Dilla dan Aldy keduanya duduk disebuah kursi yang berhadapan.


Aldy mulai memetikan gitarnya.


Dilla mulai menyanyikan lagu yang mewakili perasaannya saat ini.


Sekian lamanya 'ku melangkah


Lewati cerita


Begitu jauh dan berwarna


Namun tetap saja


Tak ada yang sanggup tandingimu


'Tuk membuatku luluh


Abadi di hati


Kau yang tak pernah hiraukanku


Tak pernah pedulikan


Aku yang selalu kagumi dirimu


Meski perih kuterima


Meski sedih kunikmati


Aku sedikit pun lupakanmu


Meski aku takkan mungkin milikimu


Satu doaku


Suatu saat nanti kau 'kan mencintaiku


Aldy :


Berbagai cara telah aku tempuh


'Tuk hapus dirimu


Namun engkau lagi dan engkau lagi

__ADS_1


Tetap engkau lagi


Cinta sejati yang enggan mati


Dan kokoh berdiri


Mungkin hingga mati


Dilla:


Kau yang tak pernah hiraukanku


Tak pernah pedulikan


Aku yang selalu kagumi dirimu


Meski perih kuterima


Meski sedih kunikmati


Aku sedikit pun lupakanmu


Meski aku takkan mungkin milikimu


Satu doaku


Suatu saat nanti kau 'kan mencintaiku


Aldy Dilla bersama :


Meski perih kuterima


Meski sedih kunikmati


Meski aku takkan mungkin milikimu


Satu doaku


Suatu saat nanti kau 'kan mencintaiku


Satu doaku


Suatu saat nanti kau 'kan mencintaiku


Papa Reza, mama Mela, Dad bayu, momy Rina menganggap lagu yang dinyanyikan mereka berdua adalah lagu kenangan masa lalu saat Mereka masih dalam status teman.


Tapi berbeda dengan Ara dan Rifqi. Mereka berdua paham kemana arah lagu itu ditujukan. Rifqi dan juga Ara sangat tau bagaimana hubungan sebenarnya kedua insan yang sedang bernyanyi itu. Ara dan juga Rifqi merasa kasihan dengan nasib Dilla. Disia siakan oleh keluarganya dan kini ia malah disia siakan oleh suami nya.

__ADS_1


__ADS_2