Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
Syukuran (DillAldy)


__ADS_3

Jam menunjukan jam makan malam. Semua keluarga berkumpul taman. Makan malam memang diadakan di taman belakang mansion argadinata. Taman itu sudah dihias sedemikian rupa.


Nampak Dad Bayu dan mom Rina jugq turut hadir di acara makan malam itu.


Papa Reza membuka suara.


"Aku mengundang kalian kesini karna ingin menyampaikan kabar bahagia yaitu kehamilan menantuku Dilla" ucap papa Reza membuka suara dimeja makan.


Momy Rina langsung memeluk Dilla dan memberinya ucapan selamat.


"Selamat ya nak, semoga lancar sampai lahiran"


"Aamiin tante" jawab Dilla.


Makan malam telah selesai, para anggota keluarga masih berbincang bincang ringan ditaman itu.


Di samping meja makan di taman itu juga ada beberapa alat musik disana.


Rifqi menggenggam tangan Ara lalu menggandengnya menuju tempat musik itu.


"Mau ngapain mas?" Tanya Ara.


"Udah kamu ikut aja"


Rifqi mengambil mic


"Al, kesini bantuin. Kamu kan pinter gitar" panggil Rifqi. Mau tidak mau Aldy maju kedepan lalu duduk di salah satu kursi dan memangku sebuah gitar.


Rifqi membisikan sesuatu di telinga Aldy.


"Gua mau nyanyi lagu surat cinta untuk starla, lo kan udah biasa gitar. Pokoknya lu harus bagus gitarnya"


"Yakin lo mau nyanyi? Rifqi yulandres nyanyi?" Tanya Aldy dengan nada mengejek.


"Awas lo nanti kalo terpesona sama suara gue" jawab Rifqi.


Aldy pun mulai memetikan gitarnya. Rifqi berdiri tangan satu memegang mic dan satunya menggenggam tangan Ara.


Rifqi mulai bernyanyi.


Kutuliskan kenangan tentang


Caraku menemukan dirimu


Tentang apa yang membuatku mudah


Berikan hatiku padamu


Takkan habis sejuta lagu


Untuk menceritakan cantikmu

__ADS_1


'Kan teramat panjang puisi


'Tuk menyuratkan cinta ini


Telah habis sudah cinta ini


Tak lagi tersisa untuk dunia


Karena telah kuhabiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Aku pernah berfikir tentang


Hidupku tanpa ada dirimu


Dapatkah lebih indah dari


Yang kujalani sampai kini?


Aku selalu bermimpi tentang


Indah hari tua bersamamu


Tetap cantik rambut panjangmu


Meskipun nanti tak hitam lagi


Bila habis sudah waktu ini


Tak lagi berpijak pada dunia


Telah aku habiskan


Dan telah habis sudah cinta ini


Tak lagi tersisa untuk dunia


Karena telah kuhabiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Untukmu hidup dan matiku


Bila musim berganti


Sampai waktu terhenti


Walau dunia membenci


'Ku 'kan tetap di sini

__ADS_1


Bila habis sudah waktu ini


Tak lagi berpijak pada dunia


Telah aku habiskan


Telah habis sudah cinta ini


Tak lagi tersisa untuk dunia


Karena telah kuhabiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Karena telah kuhabiskan


Sisa cintaku hanya untukmu


Ara meneteskan air matanya saat mendengar lantunan lagu dari suami nya. Sungguh tak pernah terbayang dalam benaknya bahwa dia berada diposisi ini sekarang. Hidup bahagia dengan laki laki yang dicintainya dan mencintainya dengan tulus. Memiliki keluarga kecil yang harmonis. Memiliki pasangan yang romantis dan manis sekaligus idaman para wanita diluaran sana yang tak lain adalah seorang Rifqi yulandres, menikah dengan CEO bukanlah rencana hidupnya. Namun tuhan maha baik memberinya keberuntungan untuk dirinya.


Setelah Rifqi selesai bernyanyi ia memeluk tubuh ramping istrinya lalu mengecup kening nya.


"Makasih udah ada dihidup aku Ar, tanpamu dan Qian, aku mungkin sudah buta arah hidup. Makasih udah mau jadi pendamping hidupku" ucap Rifqi tulus.


"Makasih juga mas udah nerima aku apa adanya. Tanpamu dan Qian, mungkin hidupku tak sebahagia dan selengkap ini rasanya" balas Ara tulus.


Ara mencium pipi rifqi.


Tiba tiba Qian ikut berlari ke arah kedua nya.


"Mi, Qian mau cium" ucapnya masih agak cedal (umurnya 2 tahun ya"


Ara dan Rifqi kompak tertawa saat mendengar anaknya minta cium. Ternyata Qian sedang dalam mode cemburu kepada papi nya.


Rifqi menggendong Qian, Ara langsung memberi ciuman dipipi masing masing 2 pria tampan didepannya itu.


"Pangeran mami" ucap Ara lalu memeluk keduanya.


Aldy memandang jengah pemandangan di depannya.


"Ahh sweet banget" puji mama Mela dan Momy Rina heboh kala melihat adegan ketiga nya.


"Momy juga mau di nyanyiin sama Dady?" Tanya Dad bayu menggoda istrinya.


"Mau banget dong Dad" jawab momy Rina.


"Mama mau dinyanyiin juga sama papa?" Tanya papa Reza pada istrinya.


"Mau lah pa" jawab mama Mela.


__ADS_1


style Dilla dengan perut yang masih rata


MAU LANJUT NGGA?? KALO MAU KOMEN DIBAWAH


__ADS_2