Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
darah dagingku


__ADS_3

rifqi yang melihat ara mengusap perutnya pun tersenyum sambil melangkahkan kaki nya mendekati ara. ia meletakkan telapak tangannya diperut ara dan ikut merasakan gerakan lincah anak nya di dalam perut ara. ia menempelkan pipinya ke perut ara dan rifqi juga merasa pipinya di tendang tendang oleh anak nya yang masih berada dalam kandungan.


cup


rifqi mencium perut ara. ia kembali berdiri lalu ikut duduk di sofa panjang itu. ia mencium dahi ara.


"makasih udah mau mengandung darah dagingku" ucap rifqi tulus.


degg


ara merasakan ngilu di hatinya mendengar ucapan rifqi itu.


rifqi mencium bibir ara lalu **********.


ceklekk suara pintu terbuka dari luar.


"upss maaf" ucap aldy yang baru saja masuk ke ruangan rifqi sambil membawa berkas untuk ditanda tangani.


"ckk dua asisten sama saja" decak rifqi (yang dimaksud aldy dan dilla karna dila juga asisten aldy yang secara otomatis juga asistennya)


rifqi pun berdiri dan membuka pintu ruangannya.

__ADS_1


"ada apa?" tanya nya pada sang asisten dengan wajah garang nya.


"ck mesum dikantor" decak aldy menggoda rifqi.


rifqi malah menatapnya dengan tatapan horor


glegg


aldy menelan saliva nya susah payah.


aldy langsung berdehem untuk menetralkan suasana.


ehemm


aldy yang dibalik pintu itupun mengelus dadanya kaget.


jam menunjukan pukul 4. waktunya para karyawan pulang termasuk rifqi.


rifqi dan ara pulang dengan naik mobil dengan aldy sebagai sopirnya.


sesampainya dirumah, seperti biasa, ara membantu para pelayan bersih bersih rumah. setelah selesai, ia langsung membersihkan diri.

__ADS_1


malam hari.


ara dan juga rifqi baru saja menyelesaikan makan malam nya. mereka berdua masuk ke kamar nya. seperti biasa, rifqi langsung memegang laptop nya kembali untuk melihat berita bisnis dunia yang jelas saja ada nama perusahaannya yang merupakan salah satu perusahaan yang berpengaruh di dunia.


seperti biasa, semenjak kehamilannya ia tak bisa tidur tanpa rifqi. ara segera duduk disamping rifqi dan bergelanyut manja di lengan kekar suaminya. sedangkan rifqi? ia nampak jengah dengan sikap ara yang selalu membuatnya pusing.


ara mengambil laptop rifqi dan menaruhnya di nakas lalu ia duduk dipangkuan rifqi. dicium nya bibir suami tampannya itu. rifqi terbelalak dengan tingkah ara yang sangat aneh ini. tak biasanya ara seperti ini. sebagai lelaki normal, rifqi pun membalas nya dengan lebih agresif. bahkan semenjak menikah dengan ara, rifqi baru menyentuhnya sekali yaitu saat kejadian pemaksaan waktu itu yang tanpa disangka ara ternyata langsung hamil.


rifqi lengsung membopong tubuh ara dan meletakkannya di ranjang nya. ia semakin memperdalam ciumannya menyusuri rongga mulut istri nya itu.


"boleh aku meminta hak ku malam ini?" tanya rifqi dengan suara berat nya dan dijawab ara dengan anggukan kepala.


dan akhirnya pun mereka ber dua melakukannya.


pagi hari


ara mengerjap ngerjapkan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk dari balik tirai kamar yang belum dibuka.


tubuh mereka berdua masih sama sama polos dan hanya ditutupi selimut.


ara memperhatikan wajah rifqi yang masih terlelap dengan posisi memeluk tubuh ara.

__ADS_1


"apakah aku harus menanyakan tentang keputusannya waktu itu?" tanya ara dalam hatinya sambil mengusap wajah rifqi.


__ADS_2