Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
pulang cepat (DillAldy)


__ADS_3

"jangan pernah menyesal karna kau memaksaku menjawab pertanyaan yang tidak berguna seperti itu"


"aku tidak pernah menyesal dengan semua yang ku lakukan selama ini" dilla menjawab dengan cepat.


"dia wanita istimewa bagiku" jawab aldy.


deg


deg


deg


jantung dilla serasa berhenti berdetak ketika mendengar kenyataan yang keluar dari mulut pria yang begitu ia puja puja itu.


"ma maksudmu bos?"


"kurasa kau cukup pandai untuk mengerti apa yang ku maksud" jawab aldy santai.


dilla tersenyum kecut.


"kau belum menjadi milik nya seutuh nya, aku akan berusaha sampai aku bisa memiliki mu seutuh nya" jawab dilla tersenyum getir.


"kau tak kan mampu menggapaiku, aku terlalu jauh untuk kau gapai" jawab aldy.


"dan aku akan berusaha menggapai itu semua walau harga diri ku sebagai wanita sebagai taruhan nya"


"cih, menjijikan" decak aldy.


dilla langsung berdiri. ia memberesi wadah bekas makanan mereka tadi.


mata dilla melirik ke arah aldy yang kembali fokus ke arah laptop nya.


dilla menghembuskan napas nya kasar.


huhh


tiba tiba ide bagus tercetak di otak nya.


ia mendekat ke arah aldy.


tangan nya langsung terulur memegang pipi aldy hingga mendongak ke arah nya.

__ADS_1


dilla langsung melummat bibir manis aldy yang begitu ia dambakan dari dulu.


aldy langsung memelototkan mata nya lebar karna terkejut dengan yang dilakukan dilla pada nya.


1 menit


2 menit


3 menit


aldy sama sekali tak membalas ciuman yang diberikan dilla pada nya.


dilla melepaskan panggutan bibir itu.


"kau sungguh benar benar gila" teriak aldy.


dilla tersenyum tipis.


"itu adalah ciuman pertama ku, dan aku sudah memberikan nya padamu"


"dasar gadis liar murahan"


dilla langsung melenggang keluar dari ruangan aldy.


dila menutup pintu ruangan itu. ia langsung bersandar di pintu itu. ia memegangi dada nya. antara berdebar dengan apa yang dilakukan nya barusan dan juga rasa sesak akibat perkataan aldy tadi.


bagaimana pun, dilla tetaplah seorang gadis rapuh yang butuh kasih sayang dari orang di sekitar nya.


dilla kembali ke meja kerja nya.


tiba tiba ponsel nya berdering.


drttt


drttt


"tante mela?" dilla mengernyitkan dahi nya ketika melihat nama kontak si pemanggil.


"hallo, assalamu'alaikum tante"


"wa'alaikum salam dill, kamu besok libur kerja kan dil?" tanya mama mela.

__ADS_1


" i iyha tan, memang nya ada apa ya tan?" tanya dilla bingung ketika ibu aldy itu menanyakan tentang libur kerja nya.


"besok pagi tante mau kerumahmu boleh kan?"


"oh, boleh saja tan.."


" sharelock yha nak"


"oke tan"


klikk


panggilan terputus.


dilla langsung mengirim lokasi rumah nya ke ibu aldy itu.


saat dilla akan memulai pekerjaan nya lagi, tiba tiba ponsel nya berdering kembali.


drtt


drtt


dilla melihat nama si pemanggil.


"ayah? tumben menelpon ku" gumam dilla.


klik


dilla menggeser tombol hijau di layar panggilan itu.


"hallo, assalamu'alaikum yah, ada apa?"


" wa'alaikumsalam nak, ayah mau bicara penting" jawab ayah dilla di seberang.


"ada apa yah? katakan saja"


"bisakah kau izin pulang kerja sekarang juga?" tanya johan.


" memangnya ada apa yah?"


"jangan banyak bertanya, cepatlah pulang. ayah menunggumu sekarang juga" jawab ayah dilla lalu mematikan telpon secara sepihak.

__ADS_1


__ADS_2