Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
penawaran (DillAldy)


__ADS_3

"Emang kamu udah punya calon nya?" Tanya papa reza.


"Udah, besok aldy bawa kesini" aldy pasrah.


"Nahh bagus itu. Bilang sama pacar kamu, minggu depan kalian nikah" potong mama mela.


Aldy langsung memelototkan mata nya.


"Hah?! Secepet itu?" Kaget aldy.


"Lebih cepet lebih baik kan?"


"Terserah mama deh" aldy meninggalkan meja makan itu.


Sekarang hanya tersisa papa reza dan mama mela.


"Minggu depan ma? Apa tidak terlalu cepat ma?" Tanya papa reza.


" Udah, papa ikut aja rencana mama"


"Emang mama punya rencana apa?" Tanya papa reza.


Mama mela pun membisikan rencana nya dan papa reza hanya mengangguk setuju.


....


Pagi hari,,


Nampak mama mela dan papa reza sudah bersiap untuk datang kerumah dilla karna ingin membicarakan rencana nya pada dilla.


Mobil mereka sudah melaju membelah jalanan kota nan padat itu.


Di rumah johan pradipta,

__ADS_1


Nampak dilla sudah rapi dengan kebaya putih nya. Dilla sama sekali tak bermake up. Dia enggan di make up i.


Mata nya terus saja mengalirkan cairan bening tanda sebuah kesedihan yang mendalam.


"Apakah ini takdir hidupku?" Dilla berbicara di hadapan cermin kamar nya.


Tak lama kemudian, sang pengantin pria telah datang. Dilla dipanggil untuk segera ke meja ijab qobul.


Dilla menghembuskan napas nya kasar.


...


Mobil mama mela sudah sampai di rumah dilla.


"Kok rame yha pa?" Tanya mama mela ketika melihat kerumunan manusia di ruang tamu yang terbuka lebar.


Mama mela segera mendekati ruang tamu rumah itu. Ia melihat dilla sedang duduk bersanding dengan seorang lelaki tua dengan mata yang terus saja menangis.


"Dilla?!" Teriak mama mela yang membuat ijab qobul terhenti.


"Kamu kenapa nak?"


Dilla hanya menggeleng.


"Tidak papa tan,"


"Kok kamu nikah dadakan gini?" Tanya mama mela.


"Ada sedikit masalah tan, tapi nggak papa kok, dilla bisa atasi" ucap dilla tersenyum.


"Saya minta pernikahan ini dibatalkan" suara papa reza memecah keributan itu.


Semua orang memandang reza yang berjalan mendekati dilla.

__ADS_1


"Bukankah itu tuan reza argadinata?" Bisik para tetangga yang menjadi saksi pernikahan dilla.


"Sebelum nya saya minta maaf pak reza, namun ini pernikahan putri saya dan anda tidak berhak membatalkan nya" ucap johan.


"Saya akan menanggung semua kerugian ini" ucap papa reza tegas.


"Hahahaha" tawa joni menggelegar.


"Anak tiri johan memiliki hutang yang besar kepada ku, dan johan mengorbankan putri kandung nya sebagai jaminan nya" tunjuk joni pada mia.


"Berapa hutangnya?" Tanya papa reza dingin.


"1 milyar" jawab joni.


"5 menit dari sekarang, uang itu akan terkirim ke rekening mu" ucap papa reza.


"Ommm?" Dilla memanggil reza lirih.


Papa reza melihat dilla sekilas. Dilla menggeleng tanda "jangan lakukan itu"


Papa reza hanya tersenyum pada dilla.


5 menit kemudian,,,


"Uang nya sudah masuk ke rekening mu, lihatlah" ucap papa reza.


Tuan joni pun mengecek ponsel nya dan benar saja, ada kiriman uang senilai 2 milyar.


"1 milyar untuk hutang nya, dan 1 milyar agar kau tak mengganggu dilla lagi" ucap papa reza.


"Baiklah, senang bisa bekerja sama dengan anda" ucap tuan joni.


rombongan joni pun pulang. Rumah itu hanya menyisakan keluarga dilla, papa reza dan mama mela.

__ADS_1


"Tuan johan, saya memiliki penawaran yang bagus untuk anda" ucap papa reza pada ayah johan.


"Apa itu?"


__ADS_2