Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
ikut ke kantor


__ADS_3

15 menit berlalu. jam sudah menunjukan pukul 05.30.


"Mass bangunn udah lebih dari 15 menit ini"


rifqi pun mengerjapkan matanya bangun. sekilas ia mengecup bibir ara.


cupp


"morning kiss" ucap rifqi polos tanpa dosa. sedangkan yang dicium tubuhnya langsung beku.


cupp


ara membalas ciuman rifqi sekilas. namun sebelum ara melepas bibirnya, rifqi segera menekan tengkuk ara lalu ******* bibir ara lembut.


ara membalas ciuman rifqi sekilas. namun sebelum ara melepas bibirnya, rifqi segera menekan tengkuk ara lalu ******* bibir ara lembut.


1 menit


2 menit


3 menit

__ADS_1


rifqi melepaskan ciumannya memberikan ara ruang untuk menghirup oksigen.


pipi ara merona melihat perlakuan rifqi padanya.


au ah aku mau mandi" ara pun melangkahkan kakinya ke kamar mandi.


ara keluar kamar mandi dengan handuk kimono di tubuhnya karna tadi ia lupa tak membawa pakaian ganti.


setelah ara keluar kamar mandi, kini giliran rifqi yang mandi. rifqi yang baru saja keluar kamar mandi melihat ara sedang mengeringkan rambutnya dengan hair dryer. rifqi langsung mengambil alih hair dryer dari tangan ara dan membantu ara mengeringkan rambutnya.


ara melihat pantulan rifqi yang sedang mengeringkan rambutnya dari cermin.


"mas hari ini aku ikut ke kantor yha?" tanya ara membuka percakapan.


"mas, kok kamu kalo di ajak bicara jawabnya cuma ham hem ham hem.. apa ngga ada kata lain?"


"yha"


"ckk menyebalkan" decak ara sambil memanyunkan bibirnya.


rifqi merasa gemas dengan sikap ara. tak sadar ia tersenyum tipis.

__ADS_1


mereka berdua sama sama bersiap menuju kantor bersama. saat akan memakai flatshoesnya, ara merasa kesulitan karna perutnya menghalangi pendangan kakinya dan ia pun tak bisa membenarkan flatshiesnya dengan tangan karna terhalang perut buncitnya.


rifqi yang melihat ara kesulitan pun mendekati ara dan berjongkok di depannya. ia membantu ara memakai flatshoesnya.


ara kembali dibuat terkejut dengan perlakuan manis rifqi.


setelah selesai, mereka berdua turun ke lantai bawah untuk sarapan. terlihat rifqi juga menggandeng ara menuruni tangga karna ara juga sudah tak bisa melihat tangga karna perut buncitnya. kandungan ara memang lebih besar dari kandungan seumurannya. karna ara berusaha menutup semua vitamin dan asupan yang dibutuhkan bayinya karna ia tau bayinya akan terlahur prematur. itu semua pun juga atas saran dari dokter kandungan dan dokter nita yang merawat penyakitnya agar mengurangi potensi buruk dari kelahiran prematur.


setelah sarapan, merekapun berangkat ke kantor yulandres grup. semua mata karyawan tertuju pada rifqi yang berjalan menggandeng tangan ara melewati lobi perusahaan. semua memandang dengan tatapan kagum.


"pasangan yang serasi"


" yang satu cantik yang satunya ganteng"


"beruntung banget yha nyonya ara bisa dapat orang kayak pak rifqi"


"beruntung banget yha pak rifqi dapet pasangan secantik dan sebaik nona ara"


begitulah bisik bisik para karyawan yang melihat ara dan rifqi.


ara memasuki ruangan milik rifqi. ia mendudukan tubuhnya di sofa disana. rifqi pun duduk di kursi kebesarannya. ara duduk bersandar disofa panjang disana dengan kaki berselanjar seperti ia ketika duduk diatas ranjangnya sambil menonton tv yang ada di ruangan itu.

__ADS_1


jam menunjukan pukul 15.00 ara mulai bosan dengan kegiatannya. ia mematikan tv nya dan beralih mengelus perut buncitnya. ia merasakan anaknya yang aktif menendang di dalam sana. ia tersenyum sumringah dengan tangan masih setia mengusap perutnya.


__ADS_2