Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
Cemburu? (DillAldy)


__ADS_3

"Jadi gimana? Dilla boleh ikut nggak?" Tanya mama Mela.


"Terserah dia ma, kalau mau ikut silahkan" jawab Aldy lalu meninggalkan meja makan.


Dilla menghembuskan napas nya pelan. Ia tau suaminya tak rela bila ia ikut ke bali.


"Tuh Aldy udah setuju Dil, kamu packing gih buat besok"


" Enggak aja deh ma, kayak nya Dilla nggak ikut aja. Perusahaan nanti nggak ada yang handle takutnya nanti kalau ada masalah" ucap Dilla meyakinkan mertua nya.


"Udah, kamu ikut Aldy aja. Nanti biar papa yang handle perusahaan" papa Reza menengahi.


"Tapi pa,," Dilla masih ingin berkilah.


"Udah, kamu nurut deh sama papa"


" Ya udah deh,. Dilla ke kamar dulu ya ma, pa" ucap Dilla lalu berjalan menuju lantai atas tempat kamarnya berada.


Ceklek


Dilla masuk kekamarnya dan melihat Aldy sedang menata barangnya ke koper.


"Sini mas, biar aku aja yang nata" ucap Dilla lalu mengambil alih koper Aldy.


"Mau berapa hari disana mas?" Tanya Dilla menentukan seberapa banyak pakaian yang dibutuhkan Aldy.


"Satu minggu" jawab Aldy yang membuat Dilla mengangguk tanda mengerti.

__ADS_1


"Kau ikutlah" titah Aldy.


"Tap...." Belum sempat Dilla berucap namun sudah dipotong Aldy.


"Jangan membantah! Cepat lakukan pekerjaan mu"


"Ba baik mas" jawab Dilla takut saat mendengar nada bicara suaminya yang agak tinggi.


Dilla segera berkemas untuk kepergiannya besok.


Pagi hari


Dilla dan juga Aldy sedang bersiap untuk keberangkatan nya ke bali.


Nampak Aldy sudah siap dengan pakaian kasual nya yaitu celana selutut berwarna moca dengan kaos polos putih yang dikenakan nya.


Sekilas Aldy melihat istrinya yang telah rapi dan berputar putar di depan cermin memandangi penampilan nya hari ini, karna biasanya Dilla selalu memakai celana saat bepergian.


Aldy memelototkan mata nya saat melihat istrinya berpakaian pendek seperti itu.


"Ganti baju mu nyonya Dilla andriani" teriak Aldy yang sedang duduk di sofa belakang Dilla.


Dilla memutar badan nya.


"Emangnya kenapa mas? Ini bagus kok"


"Kamu mau pakek baju kurang bahan seperti itu?! Cepet ganti!"

__ADS_1


"Tapi mas, ini tu baju baru. Sayang kalo ngga dipake"


"Cepat ganti atau..."ucap Aldy terputus sambil berjalan mendekati Dilla. Ia mencium telinga istrinya dan turun ke leher.


"Atau aku akan membuatmu tak bisa berjalan seharian ini" bisik Aldy di telinga Dilla.


Dilla sontak membulatkan mata nya lalu berlari menuju walk in closet. Beberapa saat kemudian, Dilla keluar dengan memakai rok plisket berwarna moca senada dengan celana yang dipakai Aldy dan juga baju putih lengan pendek nya dengan rambut di gerai.


"Udah mas, ayo buruan turun gih" ajak Dilla yang diangguki Aldy.


Saat keluar dari pintu kamar, Dilla menggandeng tangan Aldy.


Aldy menatap horor pada Dilla. Namun Dilla tak menggubrisnya sama sekali padahal dihatinya ia sangat takut dengan tatapan suami nya utu. Wkwk


Mereka menuruni tangga


"Mas, kamu tadi cemburu ya kalau badan mulus aku dilihat orang lain" goda Dilla sambil berbisik.


"Tidak"


"Halah, yang bener mas?? Jangan jangan kamu udah cinta sama aku?" Goda Dilla lagi.


"Cih Pd sekali kau nona Dilla andriani"


"Ck ck ck, suamiku ini pintar sekali berbohong" decak Dilla yang membuat Aldy menatapnya tajam.


maafkan author temen temen.. hari ini author hanya bisa up 1 bab.. mungkin besok author akan up tiga atau bahkan 4 bab.. jangan lupa like ya guyss..

__ADS_1


__ADS_2