
sttt" Ara memberi isyarat pada anak nya agar tidak berisik.
"ini adik Qian mi?" tanya Qian.
Rifqi mengangguk
"iya, ini adik Qian"
"boleh Qian cium?" tanya nya.
"boleh, tapi jangan kenceng kenceng cium nya" jawab Rifqi.
Qian mengangguk
Rifqi mengambil Anna dari gendongan Ara.
ia mendekatkan bayi itu pada sang putra
cupp
"kakak sayang adek" bisik Qian di telinga sang bayi.
semua orang tersenyum, walupun Qian berbisik, namun masih terdengar jelas oleh semua telinga yang ada di ruangan itu.
__ADS_1
"nama adik Qian siapa pi?" tanya Qian.
"Arqianna yulandres"
"loh kok namanya hampir sama kayak Qian sih pi" protes Qian.
"ya gapapa dong, biar semua orang tau kalau bayi cantik ini adek Qian" jelas Rifqi.
"cihh bilang aja kalau kamu kereatif" cibir Bryan.
"iya nihh papi nggak asik banget. masak adik Qian nama nya sama kayak Qian" ucap Qian cemberut.
"Qian, sini duduk deket mami" Ara menepuk ranjang nya.
"Qian sayang nggak sama adek?" tanya Ara.
Qian mengangguk
"kalau gitu, nggak papa dong kalau nama Qian dipake buat adek. nanti biar adek nya nggak di nakalin sama orang karna mereka tau kalau perempuan cantik ini adek Qian" Ara mencoba memberi pengertian.
"ya udah deh, nggak papa mi" jawab Qian.
Ara langsung memeluk anak lelaki nya itu.
__ADS_1
"oh ya mi, panggilan adek Qian siapa Mi?" tanya Qian pada sang mami.
"Anna, Qian nanti mau dipanggil abang atau kakak sama adek Anna?" tanya Ara lagi.
"Qian mau dipanggil kakak aja Mi" jawab nya.
Ara mengangguk mengerti
"sekarang Qian udah punya adek. berarti Qian harus lebih mandiri. karna sebagai seorang kakak, Qian harus bersikap lebih dewasa dan tanggung jawab pasti nya" ucap Rifqi menambahi.
"iya pi, Qian bakal jadi kakak yang baik buat Anna" jawab Nya.
Beberapa tahun kemudian...
Arqian Yulandres (Qian), kini sudah berumur 17 tahun. Ia tumbuh menjadi seorang pemuda yang memiliki wajah rupawan dengan sikap arogan nya.
"Arqianna Yulandres (Anna), usianya terpaut 8 tahun dari kakak nya. Di usia nya yang masih 9 tahun, ia adalah gadis yang cerdas. Namun sayangnya ia memiliki sikap keras kepala seperti orang tua nya. Gadis mungil itu selalu saja merengek kepada kakaknya bahkan bergelanyut manja. Ara dan Rifqi selalu memeri peringatan pada Anna agar tak terlewat manja dengan kakak nya, namun tetap saja, bocah kecil itu selalu saja merengek pada kakak nya agar mendapat pembelaan.
Anna sendiri pun sering kali tidur bersama kakak nya dengan banyak alasan yang berbeda beda setiap harinya. Pernah suatu ketika Anna mengajak kakak nya bermain masak masakan, hal itu tentu saja membuat sang kakak murka dan mengomeli sang adik. Drama itupun berakhir dengan Qian yang meminta maaf pada sang adik.
Elvaro Zayn Argadinata (Zayn), tumbuh menjadi seorang pemuda yang jenius dan terkenal dengan ketampanan nya. Wajahnya yang dingin dan kaku membuat semua orang tunduk terhadap bocah 15 tahun itu.
Alvira Zeyyana Argadinata, (Zee) usianya terpaut 5 tahun dari kakaknya. Ia tumbuh menjadi gadis kecil yang ceria. Ia sangat suka bermanja manja dengan sang kakak sampai terkadang Zayn merasa muak dengan tingkah konyol adik nya. Tapi tak bisa dipungkiri, ia sangat menyayangi sang adik.
__ADS_1