
"Ck ck ck, suamiku ini pintar sekali berbohong" decak Dilla yang membuat Aldy menatapnya tajam.
"Anak sama menantu tambah mesra aja" goda mama mela saat melihat Dilla menggandeng tangan Aldy sambil menuruni tangga.
"Hehehe iya ma" canda Dilla.
mama Mela hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah anak dan menantunya itu.
Dilla dan Aldy berjalan menuju meja makan dan
Merekapun sarapan bersama.
setelah selesai sarapan, Aldy dan Dilla pamit kepada mama Mela dan papa Reza.
"ma pa, Dilla dan Mas Aldy pamit dulu ya ma, mama jaga kesehatan disini"
"iya menantu mama yang bawel. kamu juga disana jaga kesehatan. jangan terlalu capek kerja mama titip cucu buat jadi oleh oleh" jawab mama Mela terkekeh.
"mama bisa aja, cucu jadi oleh oleh, emang segampang itu proses nya?" canda Dilla tak kalah receh.
Tak lama kemudian, Aldy dan Dilla sudah sampai di landasan udara pribadi milik keluarga argadinata.
Dilla dan Aldy turun dari mobil. Sang sopir pribadi itupun mengeluarkan 2 koper besar. Yang satu langsung ditarik Aldy dan ia berjalan lebih dulu. Lalu koper kedua ditarik sendiri oleh Dilla sambil berlari lari mengikuti langkah Aldy.
"Cih suami tak ada belas kasihan sama sekali, cantik cantik suruh bawa koper" gerutu Dilla yang masih di dengar Aldy.
__ADS_1
Aldy pun menghentikan langkahnya, ia menarik koper yang sedang dipegang oleh Dilla.
"Nah kalau gitu kan kelihatan kalau suami sayang istri" gumam Dilla lirih.
Disana sudah nampak beberapa pesawat terjejer rapi dan terawat.
Tak lama kemudian pesawat sudah lepas landas menuju landasan udara di bali.
"Kau tidurlah di kamar itu" ucap Aldy menunjuk sebuah pintu yang diangguki Dilla.
Dilla segera masuk ke kamar itu dan dibuat terkejut dengan kamar mewah itu.
Dilla mendudukan tubuhnya di sisi ranjang itu. Tak lama kemudian, Aldy membuka pintu kamar dan ikut masuk ke kamar itu.
"Hah? Bayaran apa?" Tanya Dilla bingung karna tak merasa punya hutang pada Aldy suami nya.
"Menarik koper mu" ucap Aldy dengan seringai licik di wajahnya. Ia mendekat ke arah Dilla.
Belum sempat Dilla menjawab, mulutnya sudah diserang oleh Aldy. Semakin lama ciuman itu semakin menuntut. Aldy pun merebahkan Dilla dan mulai melancarkan aksi nya. Mereka pun melakukan 'nya' di dalam pesawat itu.
Beberapa jam kemudian, pesawat sudah mendarat di bali. Aldy dan Dilla menuju hotel untuk beristirahat karna selama perjalanan Dilla maupun Aldy tak beristirahat sama sekali.
Wkwkwk
Pagi hari
__ADS_1
Aldy sudah bersiap menuju kantor cabang argadinata grup yang ada di bali. Terlihat Dilla masih menata barang bawaan dari koper ke lemari.
"Kau cepatlah bersiap, ikutlah denganku"
"Tapi kenapa harus ikut?"
"Kau asistenku, jelas saja kau harus ikut" jawab Aldy.
Huh (Dilla menghembuskan napas nya pelan lalu berjalan menuju kamar mandi dan mengganti pakaian nya)
Hari hari dijalani Dilla dan Aldy hanya dengan bekerja dan Dikamar (tau kan ngapain?😂)
5 hari berlalu
Pekerjaan Aldy di bali telah selesai
Di hari ke 6 ini, Aldy dan Dilla memutuskan untuk ke pantai.
Seperti biasa, Aldy hanya mengenakan celana hitam pendek selutut dengan kaos putih sedangkan Dilla memakai jumpsuit putih nya.
jumpsuit Dilla.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
__ADS_1