Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
singa betina (DillAldy)


__ADS_3

2 hari kemudian,


Keperluan Bryan sudah selesai. Semua orang sudah siap dengan kepulangannya ke indonesia.


Beberapa jam kemudian, mereka semua sudah sampai di indonesia.


Semua menuju ke salah satu masjid yang sudah disiapkan Aldy.


Tidak ada pesta, tidak ada tamu undangan.


Sesuai permintaan Dilla.


Mereka Aldy hanya mengenakan kemeja putih polos sedangkan Dilla hanya mengenakan dress brokat putih yang elegan dan mewah tentunya.



Aldy mengucapkan ijab qobul di hadapan ayah Dilla kembali dengan dipandu oleh penghulu yang sama saat Aldy menikah dengan Dilla.


Mas kawin dengan seperangkat alat sholat, uang tunai 50 juta dengan cincin yang sama saat pertama kali mereka menikah.


Hanya ada mama Mela, papa Reza, mama Gita, ayah Johan, Bryan dan Zayn.


Ijab qobul telah selesai, mereka semua kembali ke kediaman Argadinata.


Kini Dilla dan Aldy resmi menjadi suami istri kembali walaupun sebelumnya belum pernah ada talak diantara mereka.


Di rumah Argadinata, Dilla disambut dengan Ara, Rifqi, Qian, momy Rina dan Dad bayu.

__ADS_1


Kabar Ara keguguran sudah didengar Dilla 5 tahun silam. Dan semenjak itu Ara memutuskan untuk meminum pil kb terlebih dahulu karna trauma jika ia akan keguguran lagi. Sampai saat ini Ara dan Rifqi belum lagi punya rencana untuk memberikan adik pada Qian yang sudah berusia 7 tahun ( dua tahun lebih tua dari Zayn).


Mereka semua saling berpelukan dan memberi selamat.


Zayn penasaran melihat anak laki laki yang kelihatannya umurnya lebih tua darinya.


Zayn bertanya pada sang dady.


"dad, who is he?"


(Dad, siapa dia?) Tunjuk Zayn pada Qian yang sedang menunjukan wajah dingin nya.


"get to know him"


(Ajaklah dia berkenalan) ucap Aldy.


Mau tak mau Zayn mendekati anak laki laki itu.


(Halo, namaku Zayn. Siapa nama mu?"


Qian hanya menatap datar pada Zayn.


"dad, looks like he can't speak english like me"


(Dad, sepertinya dia tidak bisa berbicara bahasa inggris sepertiku) ejek Zayn sambil melihat sang dady.


"I could. I'm just too lazy to show it to you. introduce my name Qian"

__ADS_1


(aku bisa. hanya saja aku malas menunjukkannya padamu. perkenalkan namaku Qian)


Jawab Qian cepat


Zayn mengangguk. Keduanya sama sama duduk di kursi ruang keluarga.


Keduanya sama sama terdiam. Tak ada satupun pembicaraan yang keluar dari mulut Qian maupun Zayn.


"Kenapa kalian sama sama diam?" Tanya Bryan.


Zayn hanya mengedikan bahunya malas.


Bryan pun mendekat ke arah Aldy dan Rifqi yang sedang mengobrol


"Cih anak kalian sama persis seperti kalian. Lihatlah, mereka berdua seperti patung hidup" tunjuk Bryan pada Qian dan Zayn.


Aldy dan Rifqi sama sama menoleh ke arah anak mereka berdua.


"Semoga anak kalian nanti tidak sama brenseknya seperti kalian" ucap Bryan tertawa yang lalu mendapat tatapan tajam dari Aldy dan Rifqi.


"Tak usah banyak cincong kau kak! Cepatlah nikah sana!!" Teriak Dilla dari belakang Bryan yang membuat Bryan seketika bungkam.


"Cih, urus tu singa betinamu" tunjuk Brian pada Aldy.


"Bilang saja kau tidak laku, iya kan?" Kini Rifqi yang meledek.


"Apa kau bilang? Bahkan banya wanita yang mengantri setiap harinya padaku"

__ADS_1


"Cih sombong sekali" cibir Aldy.


jangan lupa like dan komen😘


__ADS_2