Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
ngidam (DillAldy)


__ADS_3

Setelah semua selesai, Dilla pamit pulang.


"Baik dok, terimakasih banyak dok" ucap Dilla.


"Sama sama nyonya, jangan lupakan saran saya tadi nyonya dan banyak lah makan buah dan sayuran untuk nutrisi sang janin" ucap dokter itu kembali mengingatkan.


"Baik dok, kalau begitu saya pamit pulang dok" ucap Dilla.


Dilla pun keluar dari ruangan itu. Di depan pintu, Dilla mengusap usap perut rata nya.


Senyum manis terbit di bibir nya


"Akhirnya, bunda masih tidak percaya bahwa kau telah hadir diantara ayah dan bunda. Semoga dengan hadirnya kamu, hubungan ayah dan bunda semakin membaik" ucap Dilla penuh harap dengan hadirnya malaikat kecil di perut nya.


Dilla keluar dari rumah sakit ia menuju parkiran untuk mengambil motornya.


"Ah rasanya aku pengen banget makan capcay kuah mang ody" ucap Dilla sambil membayangkan betapa enak nya capcay kuah mang ody.


"Ah tapi udah jam segini, mas Aldy marah nggak ya kalau aku pulang malem?" Batin Dilla bertanya tanya saat melihat jam tangan menunjukan pukul 18.00


Dilla pun langsung ke warung capcay mang ody langganan nya dari dulu.


Dilla melihat warung itu tak begitu ramai pengunjung.


"Syukurlah, ngantrinya nggak lama" batin Dilla.


Dilla pun memesan capcay kuah

__ADS_1


"Mang, pesen capcay kuah 1 ya"


"Oke neng"


Beberapa saat kemudian makanan telah tersaji di depan Dilla.


" Kok 2 bulan terakhir jarang kesini neng? Biasanya juga sering muncul kesini" canda mang Ody.


"Iya mang, udah sibuk kerja" jawab Dilla cengengesan.


Mang Ody itupun duduk di depan Dilla karna memang mereka berdua sudah akrab.


"Widih neng, makan nya ati ati, kayak orang ngidam aja" gurau mang Ody.


"Emang lagi ngidam mang" celetuk Dilla.


"Hah?! Kok bisa neng? Emang udah nikah?" Tanya mang Ody kaget.


"Kan bisa aja neng. Nikah nya udah dari kapan neng?"


"Udah dua bulan ini mang,"


"Wahh beruntung banget tu yang dapetin neng Dilla, udah cantik, baik lagi" puji mang Ody.


"Mang Ody bisa aja"


"Neng juga beruntung lho, 2 bulan nikah udah dikasih kepercayaan"

__ADS_1


" Iya mang Alhamdulillah" jawab Dilla.


Merekapun terlarut dalm obrolan itu.


Dilla pun pamit pulang saat makanan yang dipesan nya tadi sidah tandas tak bersisa.


Jam sudah menunjukan pukul 19.00


Dilla telah sampai rumah. Ia segera melewati tangga dan membuka pintu kamar nya.


" Semoga mas Aldy lagi diruang kerja" batin Dilla ber do'a.


Ceklek


Pintu dibuka Dilla. Ia dibuat terkejut dengan Aldy yang sudah berada di depan pintu.


" M m mas, kamu ngagetin aku aja" ucap Dilla cengengesan berusaha mencairkan suasana.


"Dari mana kamu?" Tanya Aldy dingin.


"Tanya nya nanti aja mas, aku mau mandi dulu. Nanti kalau udah aku bakal cerita deh" ucap Dilla lalu berjalan ke kamar mandi.


Beberapa saat kemudian, Dilla telah menyelesaikan mandinya. Ia Nampak celingak celinguk mencari keberadaan suaminya.


"Kok nggak ada? Mungkin udah makan malam kali ya?" Batin Dilla.


Dilla pun ke lantai bawah tepatnya ke meja makan. Walaupun Dilla tadi sudah makan, tapi ia akan tetap makan lagi agar mertua nya tak berpikiran macam macam tentangnya.

__ADS_1


Dilla segera duduk di meja makan dan mulai mengambil makanan untuk dirinya sendiri.


KALAU TEMBUS 40 KOMEN HARI INI, AUTHOR BAKAL UP LAGI.. YUKK KOMEN YOKKKK👍👍😂😂👌


__ADS_2