
"Ya sudah, lihat saja, jika kau menikahi Dilla kembali aku tak akan merestui mu" ancam Bryan.
"Aku bisa menikah secara agama saja karna dalam negara kami masih sah menjadi suami istri" tegas Aldy.
"Baiklah kalau begitu aku akan meminta imbalan yang besar karna adikku telah mendahului ku menikah" telak Bryan.
"Baiklah, anda sangat pandai menekan seseorang tuan Bryan"
Bryan tertawa lepas begitupun Aldy
"Baiklah, aku meminta syarat berupa kau harus menjadi investorku agar investor lain mau menanamkan modalnya padaku"
Bryan menyodorkan tangan nya.
Aldy menerima tangan itu
"Baiklah aku setuju"
"Deal?"
"Deal"
Mereka berdua bersalaman tanda setuju.
"Cih kalian salah berdebat, kalian memperdebatkan sesuatu yang belum pasti" cibir Dilla.
Seketika Aldy dan Bryan menatap Dilla.
__ADS_1
"Memangnya kau tidak setuju menikah lagi dengan nya?" Tanya Bryan.
"Apa kau benar benar tidak menerimaku lagi?" Tanya Aldy serius.
"Aku belum memberikan jawabanku" jawab Dilla mulai kesal.
"Apa jawabanmu?" Tanya Aldy dan Bryan bersamaan.
"Apa kau benar benar meminta maaf dariku?"
Aldy mengangguk
Dilla melirik pada Zayn
"Zayn, masuklah dulu, momy mau berbicara serius pada Dady"
Zayn mengangguk dan masuk ke kamarnya.
"Maaf, untuk memaafkanmu aku masih belum bisa. Tapi jika kau benar benar ingin menikahi dan membawaku kembali ke rumah utama, aku mau. Hanya demi Zayn. Ingatlah demi Zayn, biarkan semua berjalan semestinya. Aku tak mau anakku tidak bisa merasakan kasih sayang orang tua nya"
Aldy mengangguk
"Apapun untukmu dan Zayn, Dil"
"yakin hanya demi Zayn?" celetuk Bryan menggoda sang adik.
Dilla pun memelototi sang kakak yang berkata hal yang memalukan untuk nya.
__ADS_1
"Kapan kau ingin kembali ke indonesia bersamaku?" Tanya Aldy mengalihkan pembicaraan.
"Aku ingin besok sudah siap, sebelum kembali ke rumah utama aku ingin kau mengucapkan ijab qobul lagi dihadapan ayah dan kakak ku" ucap Dilla yang membuat Aldy mengangguk.
" Akan kupastikan semuanya siap besok, kita akan pulang sekitar 3 jam lagi, persiapkan segala sesuatunya" ucap Aldy mantap.
"Eitsss kalian meninggalkanku? Enak saja, tidak bisa!! Kalian harus kembali 1 minggu lagi. Aku akan mengurus perpindahan kantor pusatku ke indonesia" ucap Bryan.
Aldy menatap Dilla lalu Dilla mengangguk setuju.
"Tidak, aku tidak ingin 1 minggu. Aku ingin 2 hari selesai" tolak Dilla.
"2 hari?!! Kau kira ini mainan?" Bryan geram dengan adiknya.
"2 hari atau tidak sama sekali" tukas Dilla yang membuat mau tidak mau Bryan harus menurut.
"Cihh bilang saja kau tak mau mengulur waktu terlalu lama untuk menikah dengan si brensek ini" cibir Bryan.
"Apa kau bilang tadi?!" Geram Aldy.
"Kau mulai berani padaku adik ipar? Ups, calon adik ipar? Apa kau ingat bahwa restu kalian ada ditanganku" telak Bryan merasa menang.
"Baiklah kau menang hari ini" Aldy mengalah.
Dilla sudah muak melihat perdebatan dua laki laki di depan nya itu. ia berjalan meninggalkan meja makan meninggalkan kakak dan calon suami nya yang sedang berdebat.
KENAPA SAYA BUAT NIKAH ULANG? KARNA DALAM AGAMA KALAU UDAH PISAH LAMA TANPA KABAR DAN TANPA ADANYA NAFKAH BAIK LAHIR MAUPUN BATIN DALAM WAKTU TERTENTU, MAKA DIANGGAP BERCERAI.
__ADS_1
#SETAU SAYA SIH GITU, MAAF KALO SALAH.
yhokkk jangan lupa like dan komen biar author tambah semangat