
Sebelum berangkat ke pantai, Aldy memberi Dilla sebuah paperbag.
"Apa ini mas?"
"Bukalah"
Dilla membuka paperbag dengan merk brand terkenal itu. Dilla dibuat ternganga dengan isinya. Ternyata isinya adalah sebuah topi pantai dari brand terkenal yaitu cristian dior.
"Hah? Ini beneran buat aku mas?" Tanya Dilla masih tidak yakin dengan pemberian suaminya.
Aldy hanya diam tak menjawab ucapan terimakasih istrinya.
"Makasih mas" Dilla memeluk Aldy dengan erat.
Setelah beberapa saat, Dilla melepaskan pelukan itu.
"kau memang suami yang perhatian mas, walau kadang sedikit Arogan" ucap Dilla menggoda suaminya.
"bukan aku yang arogan, kau sendiri yang terlalu bar bar"
"ish kau ini memang tak pernah mengakui kejelekanmu sendiri"
"memang kenyataan nya seperti itu"
"kau itu jadi suami kenapa tidak ada manis manis nya sama sekali" gerutu Dilla.
"kau yang memulai semuanya. kau yang membawaku ke situasi seperti ini dan kau harus menerima segala konsekuensi nya" ucap Aldy dingin sambil menatap Dilla dengan tatapan tajam nya.
__ADS_1
Dilla bergidik ngeri dengan tatapan suami nya itu yang terkesan menakutkan bagi nya.
"mas, bisa nggak sih kalau natap aku jangan kayak gitu. serem tauk mas, kan aku jadi takut buat mengeluarkan pendapatku" celoteh Dilla mengungkap kan perasaan nya.
"aku tidak peduli" jawab Aldy dingin.
Dilla mendekat ke arah suami nya. ia memeluk Aldy dari samping dan mulai membelai dada bidang suami nya yang masih tertutup oleh kaos.
"apa kau sudah mencintai ku mas?"
"tidak"
"jangan katakan 'tidak' mas, katakan 'belum'! jika kau mengatakan 'tidak' berarti kau tak berusaha mencintaiku. namun bila kau mengatakan 'belum' berarti kau sudah belajar mencintaiku"
"aku tidak peduli" jawab Aldy.
beberapa saat kemudian, Aldy melepaskan ciuman itu.
"kau sangat cerewet sekali" omel Aldy.
Dilla memasang seringai licik dibibirnya. ia berjinjit untuk menggapai bibir suami nya tapi usahanya sia sia karna Aldy terlalu tinggi bagi nya. Dilla langsung mengalungkan tangannya ke leher Aldy.
Dilla meloncat dari tempatnya berdiri menuju badan Aldy dan melingkarkan kaki nya dipinggang suami nya.
sekarang Dilla bagai koala yang sedang digendong oleh gorila tampan seperti Aldy atau seperti koala yang sedang digendong oleh beruang madu?
hayyo pilih beruang madu atau gorila niehh? wkwk
π¨π¨π¦π¦π¦π»π»π»
__ADS_1
Dilla mulai mencium bibir suami nya dengan rakus. sedangkan Aldy juga tak kalah rakus dari Dilla. Aldy langsung merebahkan istrinya di ranjang dan mulai bermain dengan kucing bar bar nya.
(main apa ya? petak umpet atau lompat tali nieh yaa?? author polos jadi author gatau.. wkwk)π
setelah 2 jam, akhirnya permainan selesai
game over istilahnya kalau dalam game.. tapi ini ?? entahlah author juga ngga tauπ
Mereka pun berangkat menuju pantai.
Dilla dan juga Aldy bermain lari larian di pantai.
entah apa yang membuat Dilla dan Aldy kejar kejaran.
"Cepet kejar aku mas" teriak Dilla.
Mereka asik kejar kejar an layak nya pasangan romantis seperti yang di film film.
"Mas, aku udah capek, haus" rengek Dilla.
"Ya udah kita kesana dulu" tunjuk Aldy pada deretan kedai.
Dilla dan Aldy berhenti di salah satu kedai untuk membeli es kelapa muda.
"Mas, beli oleh oleh nya kapan?" Tanya Dilla.
"Nanti, besok kita udah pulang"
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
__ADS_1