Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
Mitoni (DillAldy)


__ADS_3

Di dalam mobil,


Dilla terus saja mengusap perutnya. Sekilas ia melirik ke arah suami nya yang sedang fokus menyetir.


"Mas"


"..."


" Ngga nyangka ya, kita berdua bisa punya anak"


"..." tak ada sahutan.


"Kamu seneng nggak mas pas tau anak kita laki laki?"


"Hemm"


"Menurutmu bagus nya dikasih nama apa ya?"


"Terserah"


"Oh ya mas, acara mitoni nya 4 hari lagi kan?"


"Iyaa"


Dilla mengangguk ngangguk


Beberapa saat kemudian, mobil yang dikendarai Dilla dan Aldy telah sampai rumah.


Aldy langsung masuk ke kamar dan membersihkan dirinya.


"Mas, duduk sini dulu" panggil Dilla saat melihat suaminya akan keluar kamar.


Aldy pun duduk didekat dilla yang sedang duduk bersandar kepala ranjang.


Dilla menyingkap baju yang menutupi perutnyam


Dilla memegang tangan Aldy lalu menempelkannya di perutnya yang sudah membuncit itu.

__ADS_1


"Usaplah mas, kayaknya anak kita lagi pengen di elus elus sama kamu"


Aldy pun menurut dan mengusap usap perut buncit istrinya. Ia merasakan ada banyak tendangan tendangan dari anak yang ada diperut istrinya itu.


"Dari tadi anak kita gerak gerak lo mas, kayaknya dia seneng deh kalo kamu elus elus. Boleh nggak mas kalo mau tidur kamu elus elus gini juga?"


Aldy hanya diam, sepersekian detik kemudian ia mengangguk.


Dilla menarik kepala suaminya lalu menempelkannya di perutnya.


"Bicaralah pada nya mas, aku yakin dia akan merespon ayah nya" ucap Dilla.


Aldy merasa sedikit aneh dengan kata "ayah". Apakah benar ia akan mendapat kehadiran seorang anak di pernikahan nya.


Rasanya begitu cepat alur kehidupan nya, baru kemarin ia menjabat CEO, sekarang ia sudah akan memiliki seorang anak.


Aldy masih diam dengan posisi kepala yang masih menempel di perut istrinya.


Ia bingung kata apa yang harus keluar dari mulut nya.


"Aduhh" Aldy mengaduh karna pipinya ditendang oleh anak yang masih di dalam kandungan.


Dilla terkekeh


"Jadi, mau kasih nama siapa mas?"


"Aku belum kepikiran"


...


4 hari kemudian,,


Acara mitoni anak pertama pasangan Dilla dan Aldy.


Tampak Aldy mengenakan baju batik senada dengan gamis brokat milik Dilla.


__ADS_1



Aldy terus saja menggenggam tangan Dilla. Ia berusaha menunjukan keserasian nya dengan sang istri.


Banyak kolega bisnis Aldy yang turut berdatangan. Alex maupun Rendy juga ikut bergabung di acara itu.


Semuanya memberi ucapan selamat pada 2 insan tersebut.


"Semoga lancar sampe lahiran ya"


"Semoga sehat terus ya"


"Semoga lahiran nya di lancarkan"


"Semoga proses kelahirannya diberi kemudahan"


"Semoga ibu dan anaknya sehat sampe lahiran"


Dan masih banyak lagi "semoga semoga" yang lain.


Acara telah selesai, Nampak wajah Dilla sudah pucat karna kelelahan.


"Al, istrimu bawa masuk kamar dulu sana, wajahnya udah pucat gitu"


Aldy menoleh ke arah istrinya. Memang benar wajah Dilla nampak sangat pucat.


"Kamu capek" tanya Aldy.


Dilla mengangguk


Aldy merengkuh pundak istrinya lalu membawanya ke dalam kamar.


Belum sampai pintu kamar, Dilla sudah limbung tak sadarkan diri. Untung saja Aldy dengan sigap merengkuh tubuh istrinya sehingga tak jatuh ke lantai.


Aldy langsung membopong Dilla dan meletakan di atas ranjang.


Aldy segera menelpon dokter Farah agar segera datang ke rumah.

__ADS_1


__ADS_2