
Aldy membelalakan matanya kaget.
"Di dia tau aku ayah nya?" Aldy bingung.
Tiba tiba muncul suara dari belakang Dilla
"Dad, are you here?"
(Ayah kamu disini?)
Mata Aldy berbinar mendengar sebutan 'Dad untuknya.
"you know that I'm your daddy daddy?"
(Kamu tau bahwa aku dady mu?)
"yes, i know daddy"
(Ya, aku tau dady) jawab Zayn.
"may I hug you?"
(Bolehkah aku memelukmu?)
Zayn mengangguk setuju, Aldy langsung berjongkok memeluk anak nya.
Anak yang selama ini ia rindukan.
Anak yang selama ini ia cari keberadaan nya.
Anak yang selama ini selalu hadir dalam mimpinya.
Anak yang slalu membuat hidupnya tidak tenang karna terus memikirkan nya.
"Bolehkah aku memanggilmu Dady? Aku terlalu sulit untuk memanggil ayah" pinta Zayn yang membuat Aldy mengangguk.
"I've finally found you boy"
(Akhirnya aku menemukanmu nak)
Aldy tak mampu menahan air mata nya.
Zayn melepaskan pelukan itu, ia mengusap air mata yang mengalir di mata sang dady.
__ADS_1
"Don' t cry dady"
(Jangan menangis dady)
Semua menangis terharu melihat pertemuan ayah dan anak nya itu.
Zayn melihat sang momy yang juga sedang menangis terharu.
"Mom, can daddy sleep here today?"
(Mom, bolehkah dady tidur disini hari ini?)
Dilla melirik ke arah kakak nya, kakaknya mengangguk setuju.
"Apapun untukmu Zayn" jawab Dilla.
Aldy merasa sedikit canggung dengan situasi ini.
"No, boy, dady akan tidur dihotel saja"
Zayn menggeleng
"Aku masih merindukanmu dad" pinta Zayn.
"Dad, bolehkah aku meminta sesuatu?" tanya Zayn.
"Katakan, dady akan mewujudkannya jika dady bisa"
"I want to live in Indonesia with daddy and mommy"
(Aku ingin tinggal di indonesia bersama dady dan momy)
Aldy melirik Dilla
"Dady tidak bisa menjawab nya, tanya saja pada momy, jika momy setuju dady akan membawa mu ke indonesia"
Zayn melihat ke arah momy nya. Sekilas Dilla melirik mama dan kakaknya.
Mereka berdua mengangguk
"Berikan momy waktu untuk berpikir terlebih dahulu" Dilla meminta pengertian anak nya.
Zayn mengangguk
__ADS_1
"No problem mommy"
Zayn menarik tangan Aldy
"Aku akan menunjukan kamar ku dad"
Aldy mengangguk
"dad, will you carry me"
(Dad, maukah kau menggendongku?)
Aldy mengangguk dan menggendong anak nya. Zayn menunjukan letak kamar nya.
Di dalam sana, ia mengajak sang dady untuk menemaninya bermain.
Sungguh perih rasanya hati Aldy. Akhirnya ia betemu anaknya.
Tidak sia sia Lima tahun ia menunggu akhirnya tuhan berpihak padanya.
Malam hari,
Di meja makan terjadi kecanggungan antara Dilla dan Aldy.
Mereka semua hening mendengarkan ocehan Zayn yang sedang menceritakan teman teman nya.
Setelah selesai makan malam, semua keluarga kembali ke kamarnya masing masing.
Dilla mengintip dari balik pintu kamar Zayn.
Nampak Aldy yang sedang menyanyikan lagu pengantar tidur Zayn.
Hati Dilla terenyuh mendengar itu semua.
"Apakah ini sudah saatnya aku membuka hatiku kembali untuknya?" Batin Dilla.
Dilla kembali ke kamarnya,
Ia menangis di dalam sana.
Sekian lama ia memendam semua rasa ini, tetapi kenapa ia kembali. Membawa kata maaf dan sebuah penyesalan.
sejujurnya cinta Dilla pada Aldy masih tersimpan baik di hatinya. apalagi saat ia tau kenyataan bahwa Aldy hanya dijebak oleh rekan bisnis nya. ia tau semua tentang Aldy.
__ADS_1
namun ia enggan untuk kembali. ia ingin Aldy sendiri yang menjemputnya dan membawa nya pulang.