Cinta Tuan Arogan

Cinta Tuan Arogan
tusuk aku dengan belati itu


__ADS_3

rifqi langsung mengangkat kembali belati yang ditangannya. ia mulai mengarahkan belati itu tepat di depan dada nya.


ara maupun dilla langsung memejamkan mata nya.


"hahahaha" tawa aldy pecah melohat wajah rifqi yang pucat pasi.


dilla sontak langsung memeluk aldy. ia mengira bahwa rifqi benar benar telah tiada.


tawa aldy membuat rifqi menghentikan aksi nya.


"wah wah wahh seorang rifqi yulandres ternyata mudah dibodohi hanya karna cinta" tawa aldy pecah kembali.


"brensekk kau aldy argadinata" ucap rifqi geram.


ara langsung membuka matanya ketika mendengar suara rifqi.


sedangkan dilla masih gemetaran memeluk aldy dari belakang.


"hantuuuu" ucap dilla lirih ketika mendengar suara rifqi.


"hei gadis bodoh, lepaskan tanganmu ini" geram aldy.


tapi dilla menggeleng di punggung aldy.


"lepaskan atau kupenggal kepala mu" ancam aldy.


dilla langsung melepaskan pelukannya. matanya melihat rifqi yang masih berdiri dengan darah yang berceceran.

__ADS_1


"zombiiiiii!!!!!" teriaknya keras. semakin lama semakin melemah dan


brukk


dilla jatuh pingsan.


aldy yang sigap langsung menangkap tubuh dilla sebelum jatuh. ia memegang pundak gadis itu. ia menggoyang nggonyangkan nya.


"hei bangunn" ucap aldy.


"ck menyusahkan saja" decak aldy.


ia membopong dilla menuju ranjang ara. ia merebahkan tubuh dilla disana. ia lalu merogoh kantongnya lalu mengambil handphone.


"masuklah" ucapnya pada orang diseberang.


"cepat obati dia dan gadis itu" tunjuk aldy pada rifqi dan juga dilla.


dokter langsung mengerjakan tugasnya masing masing. lengan rifqi langsung diperban oleh dokter agar pendarahan nya berhenti.


30 menit kemudian, tangan rifqi telah selesai di perban. pelayan hotel juga sudah memberaihkan darah rifqi yang berceceran dilantai.


ara masih berdiri di tempatnya dengan menggendong qian. tak ada niat dalam otak nya untuk mendekat ke rifqi walaupun hatinya meronta ronta ingin memeluk laki laki yang masih berstatus suaminya itu.


"kalian bicaralah berdua, selesaikan urusan kalian dengan kepala dingin. serahkan qian padaku" ucap aldy.


aldy langsung membawa qian ke kamar hotelnya. ia lalu kembali lagi untuk menggendong tubuh dilla menuju kamarnya.

__ADS_1


kenapa tidak ara dan rifqi saja yang pindah ke kamar aldy? karna kan tadi rifqi abis hampir meregang nyawa demi maaf dari ara. nah tujuan aldy agar membukakan mata hati ara bahwa rifqi benar benar mencintainya.


...


rifqi mendekat ke ara. ia menarik ara untuk duduk di ranjang kamar itu.


"apa kau mau memaafkanku ar?"


ara masih diam.


"apa kau benar benar tak memaafkan ku? apa yang harus kulakukan ar?"


tak ada sahutan dari ara


"kumohon jangan seperti ini ar, bicaralah padaku. pukul aku, marahi aku.. tapi tolong jangan diamkan aku ar"


ara tak menggubris ucapan rifqi.


rifqi beranjak berdiri. ia menghela napas nya kasar. ia membuka laci nakas disamping tempat tidur.


ia mengambil belati yang tadi digunakannya untuk menusuk lengannya tadi. ia mengambil telapak tangan ara.


ia meletakkan belati itu ke tangan ara. rifqi lalu memegang pundak ara dan menuntunnya untuk berdiri.


ia memegang tangan ara dan mengarahkannya pada dada nya.


"tusuklah sebelah sini ar, aku yakin rasa sakit diantara kita akan berakhir. sakitmu akan berakhir jika hidupku juga berakhir. jika aku benar benar telah tiada, maka carilah pengganti yang baik untukmu dan untuk anak kita. dan aku akan mempertanggungjawabkan perbuatanku dihadapan tuhan"

__ADS_1


ucap rifqi yakin.


__ADS_2