
Celine menghampiri kelas Elana, dia tahu di mana letak kelas Elana. Karena dia pernah di kelas itu juga. Dia pun menunggu Elana keluar dari kelasnya.
Kelas memang sudah bubar, dia ingin mengajak Elana pulang bareng. Tapi Elana belum juga keluar, dia pun bertanya pada teman yang baru saja keluar dari kelas.
"Elana yescshche ne vyshla?" (Elana belum keluar?") tanya Celine.
"Kto-to boltayet Amandoy." (Ada tuh sedang ngobrol dengan Amanda.") jawab teman Elana.
" Spasibo." (Ooh, terima kasih ya")
"Pozhaluysta." (Ya, sama-sama.")
Celine masuk ke dalam kelas, dia menghampiri Elana yang sedang berdiskusi dengan Amanda.
"Halo, Elana." sapa Celine.
Elana dan Amanda menoleh ke arah Celine, dia tersenyum. Sedangkan Amanda heran melihat Celine masuk dan menyapa Elana.
"Privet, ty drug Elany? Ya Selin." (Hai, kamu teman Elana? Aku Celine.") kata Celine memperkenalkan diri dan mengulurkan tangannya pada Amanda.
Amanda menyambut tangan Celine dan tersenyum ramah.
"Amanda, odnoklassnistsa Elany. Vy v toy zhe strane, chto i Elana?" (Amanda, teman kelas Elana. Kamu satu negara dengan Elana?") tanya Amanda.
"Da ya dumayu ona moya sestra." (Ya, dia kuanggap saudariku.") kata Celine.
Elana yang mendengar ucapan Celine jadi tersenyum hangat. Dia seperti seorang adik di akui oleh kakaknya pada teman-temannya.
"Oh ya, Elana. Aku ngajak kamu pulang bareng naik bis. Kata bang Iko rumah kamu searah dengan kontrakan kami." ucap Celine.
"Iya benar, dulu pernah satu bis dengan bang Iko juga." kata Elana tidak sadar ucapannya sama dengan Celine.
"Oh ha, bang Iko ya. Hehe ...." ucap Celine.
Elana tersenyum malu, dia menunduk. Amanda yang tidak mengerti obrolan Elana dan Celine hanya diam saja, lalu dia melirik jam di tangannya dan ingin pulang lebib dulu.
"Ya idu domoy pervym, Elana, Selin." (Aku pulang duluan ya, Elana, Celine.") kata Amanda.
"Dan Amanda." (Ya Amanda.")
Amanda pun pergi, dan sekarang tinggal Celine dan Elana.
"El, besok hari Minggu kita jalan yuk? Nanti bang Iko di ajak, pasti mau dia." kata Celine.
"Kemana?"
__ADS_1
"Ke taman hiburan, nanti kita pikirkan di jalan deh besok." jawan Celine.
"Boleh, tapi agak siang ya. Soalnya aku harus jaga adikku dulu dan nunggu papaku pulang." kata Elana.
"Emangnya papamu kemana?"
"Keluar kota, tapi katanya besok pagi pulang. Takutnya papa terlambat pulangnya."
"Oke, sekalian nanti aku ajak bang Iko juga sih. Takutnya dia udah punya rencana sama temannya Antonio." kata Celine.
Lalu kedua gadis tersebut keluar kelas, mereka akan pulang bersama naik mobil trem yang biasa singgah di depan kampus.
_
"Jadi kamu mau jalan-jalan?" tanya Evan pada Elana.
"Iya pa, dengan teman kampus." jawab Elana.
"Apa sebaiknya Angela ikut juga? Dia tidak punya acara hari ini." kata Evan.
Elana diam, dia mau Angela ikut jalan-jalan dengannya juga Celine dan Chiko.
"Angela itu tidak kenal dengan teman-temanku pa, nanti terasa canggung." kata Elana berusaha agar Evan tidak memaksanya untuk mengajak Angela.
"Terkadang seorang gadis itu nerasa tidak nyaman jika bergabung dengan temannya sendiri pa, nanti takutnya Angela seperti itu."
"Benar juga, ya sudah tidak usah ikut saja. Mungkin nanti kita jalan-jalan bersama aja sekeluarga." kata Evan.
Elana pun lega Evan bisa mengerti apa yang dia katakan. Kini dia mau bersiap untuk jalan-jalan dengan kakak beradik yang baru di kenalnya dalam satu bulan lebih.
Selesai berdandan dan bersiap, Elana berpamitan pada Evan juga ibu sambungnya. Ana heran, mau kemana Elana.
"Kuda yet vash rebenok?" (Anakmu mau kemana?") tanya Ana.
"On skazal, chto khochet poyti na progulku so." (Mau jalan-jalan katanya sama teman kampusnya.") jawab Evan.
"U nego yest' drag'ya?" (Dia punya teman?") tanya Ana sinis.
Evan tidak suka pertanyaan istrinya, lalu dia pergi meninggalkan Ana yang masih heran dengan sikap suaminya.
"Ey, v moyem voprose net nichego plokhogo, pochemu kazhetsya, chto yemu eto ne nravitsya?" (Hei, pertanyaanku tidak ada yang salah. Kenapa dia sepertinya tidak suka?") gumam Ana.
Sementara itu, Elana sudah berada di tempat yang sudah di janjikan. Dia menunggu memang sebelum jam waktu di tentukan, karena dia tidak mau terlambat. Sangat antusias Elana jalan-jalan kali ini, senyumnya mengembang di bibirnya.
Jalan-jalan bertiga dengan Celine dan juga Chiko.
__ADS_1
" Aah, Chiko itu sebenarnya dia baik. Tapi kenapa kok terlihat cuek ya?" gumam Elana.
Baru saja Elana memikirkan Chiko, dia mendengar namanya di sebut.
"Elana!!"
Teriakan suara Celine menghampiri Elana sambil berlari kecil, di susul oleh Chiko di belakangnya yang melihat Elana tanpa henti. Elana tersenyum, mereka pun berkumpul.
"Waah, kamu berbeda kali ini Elana." kata Celine memperhatikan penampilan Elana kali ini.
Elana memakai baju biasa, namun kali ini dia memakai baju overal jeans biru pendek selutut dengan dalamnya kaos putih polos di dalamnya, lalu memakai sepatu kets berwarna putih pula serta rambut di kuncir kuda.
Menambah kesan girly dan imut. Chiko sampai melihat Elana seperti terpesona, dia belum pernah melihat Elana berpenampilan seperti itu. Biasanya jika ke kampus hanya memakai celana jenas panjang di padu kaos dan juga kadan kemeja saja.
"Kita mau kemana?" tanya Elana membuyarkan lamunan Chiko dan Celine yang masih terpaku padanya.
"Oh, ngga tahu. Bang Iko yang tahu tempatnya. Bang, kita pergi kemana jalan-jalannya?" tanya Celine.
"Emm, ke st Petersburg aja bagaimana? Dia sana tempat wisatanya banyak dan bagus-bagus." jawab Chiko.
"Ya tahu bang, tapi di mananya itu? Kan banyak pilihan. Atau ke Moscow aja, di sana juga banyak kok tempat wisata bagus-bagus." kata Celine mengusulkan.
"Elana maunya kemana?" tanya Chiko meminta saran sebenarnya.
"Aku ngga tahu tempat wisata di sini bang, jarang pergi ke tempat wisata. Lagi pula aku kan baru di negeri ini." jawab Elana.
"Udah, ke mMoscow aja sih bang." rengek Celine.
"Ke St Petersburg aja, abang mau lihat gereja katedral yang terkenal itu karena arsitekturnya yang unik. Elana bagaimana?" tanya Chiko.
"Terserah bang Iko aja."
Celine manyun, pendapatnya tidak di setujui oleh kakaknya itu. Mau bagaimana lagi, dia pun ikut setuju dengan dua pendapat yang sama.
Lalu mereka menunggu trem menuju St. Pertersburg untuk jalan-jalan berkeliling kota wisata di sana.
_
~~> othor mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir batin bagi yang menjalankannya...😍🙏🙏🙏🙏
_
_
😊😊😊😊😊😊😊😊❤❤❤❤❤❤❤
__ADS_1