Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Kini riri dan soo hae sudah berada di toko buku yang tepat nya tidak jauh dari kampus mereka, dua sejoli itu berencana inggin mencari buku sekaligus jalan jalan untuk menghabis kan waktu istirahat mereka menanti jam mata kuliah mereka yang tingal satu lagi.



‎inggin pulang itu yang dirasa riri karena dia tidak betah berlama-lama di luar rumah riri merasa nyaman di rumah menghabis kan waktu bersama adik cantik nya sekedar menjahili suzi atau bermain bersama dan tidak jarang pergi jalan-jalan ketaman dekat apartermen mereka,


" Riri tadi kamu berbicara dengan siapa di Kantin ?"


Tanya soo hee yang tadi tidak sempat melihat wajah pria yang duduk bersama riri


" Oh itu dia tadi hanya duduk saja "


Jawab riri dengan wajah kikuk nya


"Riri aku bertanya siapa dia bukan ngapain dia. "


Ucap soo hee


" Itu.... Itu..."


Ucapan riri tertahan saat inggin menjawab pertanyan soo hee, dia tidak inggin salah Jawab


"Ayo lah ri tingal bicara aja susah "


Ucap soo hee yang tidak sabaran mendengar jawaban dari riri


" Dia sunbae woo bin "


Jawab riri dengan suara pelan


" Apa Kata mu ? Sunbae woo bin "


Teriak soo hee antusias


"Iya dia."


" Apa yang dia katakan ?"


Tanya soo hee


" Tidak ada dia hanya menyapaku "


Jawab riri singkat


"Apa Iya... kamu tidak berbohong ? Apa dia menanyakan aku ?"


Tanya soo hee kembali dengan antusias, bagai mana tidak dia pengemar woo bin.

__ADS_1


" Ya itu saja sebelum dia banyak bertanya kamu sudah datang menyapa ku. "


Jawab riri dengan antusia pula,


Bukan riri tidak inggin jujur kepada sahabat nya dia tidak inggin membuat soo hee cemburu karena woo bin mangajak nya pulang bersama, riri tidak inggin membuat persahabatan mereka hancur karena pria. riri sangat tahu betul soo hee menyukai woo bin sejak dulu sekali sebelum mereka berdua bersahabat,


Kini tiba saat nya riri pulang dari kampus , riri sedang menanti jemputan yang tadi dia sudah mengabari ke bibi man untuk meminta supir mommy nya menjemput riri dikampus, itu semua riri lakukan karena dia menghindar dari woo bin, dan terpaksa dia meminta di jemput.


" Aduh.. Mana ni ajeossi sudah lama aku menunggu "


Batin riri yang sedang berdiri menanti di depan kampus nya.


" Hai cantik... kenapa lama ya nunggu nya "


Ucap seorang pria yang memakai masker dan baju santai ala k-pop korea yang sedang menyamar pria itu lansung mengandeng lengan riri


Riri yang mendengar perkatan pria itu pun lansung menoleh dan dek... Jantung nya lansung berdebar disaat tangan nya digandeng, riri tahu betul siapa sosok pria dibalik masker itu dia pria yang selalu membuat riri jantungan disaat bersama nya, riri hanya bisa diam merasa hangat nya tangan pria itu yang sedang mengandeng nya, riri merasa hati nya penuh dengan rasa bahagia saat ini, dia melupakan kegelisahan tentang woo bin yang tadi inggin mengajak nya pulang.


Tidak berapa lama riri sudah duduk didalam Mobil kesayangan pria tampan itu dan dek... Jantung riri kembali berdebar seperti baru lari meraton saat melihat seyum indah hae joon yang kini membuka masker dan topi yang dia kenakan tadi saat menghampiri riri.


" Hai apa kamu merindukan ku ?"


Tanya hae joon kepada riri yang masih mode diam


" Hai gadis jelek... "


" Auuu...sakit samchon,,,!!"


Triak riri kaget saat hidung nya ditari oleh hae joon.


"Abis nya kamu diam saja ditanyain. "


Ucap hae joon yang gemes melihat muka riri yang berubah merah.


"Memang nya Samchon bertanya apa ?"


" sudah lupakan saja yang penting sekarang kita pulang "


" Pulang kemana ?"


Tanya riri... Dengan wajah polos nya


" Ya pulang kerumah...k "


Ucap hae joon dengan santai Dan saat hae joon belum selesai bicara riri sudah memotong perkatan hae joon.


" Aku tidak inggin pulang kerumah mu samchon. "

__ADS_1


Ucap riri


" Siapa yang bilang kerumah ku... "


" Aku tidak mau ikut bersama mu kerumah sakit lagi, karena saat ini aku sudah sangat lelah dan tidak inggin menunggu mu disana."


Ucap riri dengan santai dan sangat cerewet dia melupakan sifat pemalu nya saat ini sedang bersama hae joon Karena


Riri kini mulai nyaman berada didekat hae joon walau dia masih merasakan jantung nya berdebar kencang saat bersama hae joon.


Hae joon yang melihat perubahan riri sekarang sangat bahagia Karena gadis cantik itu sekarang sudah mulai nyaman berada didekat nya, hae joon merasa pendekatan nya selama ini tidak sia-sia,


Menaklukan hati gadis pemalu yang sedang duduk di samping nya.


" Hay.. Jelek siapa juga yang mau membawa mu kerumah sakit karena saat ini aku libur dan bila kamu mau pulang kerumah ku boleh, tapi kamu harus jadi isteri ku dulu. "


Jawab hae joon kepada riri yang dari tadi berbicara.


" apa ... "


Teriak riri


"Kyaa... Kamu membuat telingaku tuli karena teriakan mu."


Ucap hae joon kepada riri.


" Maaf samchon... Aku tidak sengaja "


Ucap riri yang lansung menundukan wajah nya.


"Ya sudah,,, tidak apa-apa, sebelum pulang kita mampir makan siang dulu ya"


Jawab hae joon kepada riri, sambil mengelus kepala riri dengan lembut.


"Tapi aku masih Kenyang samc"


Belum sempat menjawab perkatan hae joon perut riri sudah berbunyi menandakan dia juga lapar, sungguh malu riri karena ulah cacing didalam perut nya yang saat ini tidak bisa kompromi.


Hae joon yang melihat wajah riri merah karena malu tertawa puas dan melaju kan mobil nya membelah keramaiyan kota Seoul .



( wajah samchon hae joon saat menghampiri riri yang sedang menanti jemputan di kampus nya )



( tampilan riri sekarang setelah penyamaran nya terbongkar, akibat hae joon yang mengabari daddy nya saat itu dia menghadapi masalah)

__ADS_1


__ADS_2