
Kini setelah menceritakan masalalu nya bersama in jung kepada zahra akhirnya dee hyun memutuskan memberi tahu semua yang terjadi kepada zahra kenapa lee haa na memiliki sifat begitu kejam dan sampai berbuat sebegitu nekat karena dia diperdaya keluarga nya yang inggin mengambil alih kerajan bisnis keluarga kang, melalui pernikahan lee haa na dan kang in jung, lee haa na sanggat terobsesi kepada in jung sedari dulu bahkan dia rela mempercantik diri nya, untuk memikat hati in jung namun semua usahanya tidak ada hasil, in jung tidak pernah melirik nya, karena dihati in jung hanya ada sairen wanita yang memenuhi hati dan pikiran nya,
โ dee hyun dan zahra memutuskan untuk menyimpan kabar bahagia yang mereka miliki untuk sementara waktu, karena dee hyun takut akan di manfaatkan untuk menjadi senjata orang tak bertanggung jawab terlebih lee haa na, pasti dia curiga kepada zahra cepat atau lambat dia akan mengetahui zahra adalah adik dari sairen, yang mana menjadi saingan terbesar nya dia juga pasti akan mencari tahu kenapa zahra sangat takut disaat lee haa na menggendong suzi,
"Sayang bagai mana bila kita merahasiakan dulu kabar bahagia kita, dan kita akan memberi tahu kepada semua orang disaat kita dapat mengungkap kecurangan grup lee, " tanya dee hyun meminta persetujuan dari zahra
"Baiklah bila itu memeng menjadi yang terbaik untuk kita semua, tetapi cepat atau lambat mereka akan tahu karena aku tidak mungkin menyembunyikan perutku yang membesar ." jawab zahra yang berada di rangkulan dee hyun yang mana baby suzi sudah derada di kamar pribadi nya sendiri
"Ya aku tahu itu aku janji akan menyelesaikan semuanya sebelum perut ini terlihat karena aku inggin tenang bersama mu, melihat kehamilan mu berjalan lancar hingga persalinan nanti, " dee hyun mengelus perut zahra yang masih datar
"Aku tidak sabar bagaimana saat suzi melihat adiknya pertama kali,"
"Ya aku juga inggin melihat nya,"
"Sayang tapi aku mohon janggan memberi tahu kalau suzi adalah anak kak sairen bersama kak in jung, aku tidak inggin suzi ikut dalam masalah."
"Iya sayang aku tidak akan membiarkan siapa pun tahu bahwa suzi anak in jung dan sairen, karena sampai kapan pun dia akan menjadi anak sulung dari kang dee hyun dan zahra."
"Terimakasih sayang,"
"Apa hanya ini saja ucapan terimakasih nya ?"
"Lantas harus pakai apa ?"
__ADS_1
Dee hyun lansung memputar mengubah posisi nya di atas tubuh zahra.
"Sayang aku merindukan mu, karena beberapa hari ini aku sanggat susah tidur"
"Apa nya susah tidur"
"Ayo lah sayang,"
"Tapi bagaimana nanti dedek nya ?"
"Aku akan perlahan melakukan nya, aku tidak akan menyakiti kalian berdua"
"Em baiklah."
Setelah dee hyun mendapatkan izin dari zahra dia lansung mendaratkan bibir nya ke bibir zahra, merasakan manis nya bibi istri tercintanya yang tidak pernah luntur rasa manis nya seperti ada madu yang tak pernah hilang sedangkan tanggan nakal nya bermain didua gunung zahra yang mulai tampak membesar ,dee hyun mulai menjelajahi tubuh indah zahra memberikan tanda kepemilikan nya dan menghisap nipel ping milik zahra sembari jari nya bermain di ******tak dipungkiri lagi membuat desahan-desahan indah keluar
โ
Yang mana desahan manis itu membawa Merek hanyut dalam hanggatnya suhu tubuh akibat napsu yang mulai menguasai aliran darah mereka dan detak jantung yang berpacu lebih cepat, zahra merasakan kenikmatan lagi dan lagi disaat dee hyun membuat nya berkaki-kali sampai puncak, kini adik dee hyun sudah mulai tak sabar karena dia inggin masuk dalam kenikmatan surgawi miliknya,
โdia memposisikan tubuh zahra diatas tubuhnya menuntun pinggul zahra denggan tempo pelan membawa mereka berdua hanyut dalam kenikmatan tubuh yang dipenuhi keringat disaat suhu ruanggan 16 derajat dan permainan mereka berakhir denggan mencapai puncak bersama
permainan mereka di tutup denggan sesi mandi bersama seperti biasa. dee hyun tidak pernah melewatkan sedikit pun kesempatan dia membelai tubuh indah istri nya, yang membuat dia menggila setiap melihat lekuk indah zahra terlebih lagi sekarang melihat dua gunung yang mulai membesar sanggat menggiurkan buat nya dab tak rela untuk tidak menghisap nya.
__ADS_1
selesai mandi dee hyun dan zahra segera turun kebawah untuk makan siang bersama. karena perut mereka mulai berbunyi Meminta di isi.
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Dan dilain tempat kang in jung baru pulang kekediaman Keluarga kang, hanya untuk berpamitan dan mengabil beberapa pakai nya keren Dia harus kembali pergi ke singapura untuk menyelesaikan perkerjaan yang harus di lalukan secara lansung. dan lagi-lagi setiap dia bertemu denggan lee haa na, selalu ada drama di antara mereka berdua, selama dua tahun mereka menikah tidak ada pernah ada ketenangan dan kehangatan yang di rasa lee haa na, in jung bahkan tidak pernah memberi hak sebagai istri, lee haa na sih lalu berusaha menjadi istri yang baik namun tidak pernah di lihat oleh in jung.
"oppa apa kamu akan pergi lagi ? " tanya haa na kepada in jung sembari memeluk tubuh sang suami dari belakang dan tidak membuat in jung terpengaruh sedikit pun
"oppa maafkan aku, atas sikap ku semalam. " in jung masih diam tampa merespon sedikit pun perkata sang istri, dia masih asik memiliki baju yang akan dia kenakan sampai dia berkata
"bisa kah kau lepaskan aku, apa kau tidak sadar telah menghambat ku. " in jung berkata denggan nada datar dan dinggin
"oppa aku mencintaimu, aku tidak relakehilangan mu hanya kamu yang dihatiku aku rela melakukan apa pun untuk mendapatkan mu." berkata sembari menahan air matanya
"tapi aku tidak mencintaimu, hati ku telah dimiliki perempuan lain, dan tidak akan diisi siapa pun walau dia tidak akan kembali.lee haa na kau cantik carilah pria yang mencintai mu sepenuh hati nya, karena sekeras apa pun kau mencoba aku tidak akan pernah menerima mu di sisi ku."
kang in jung pergi meninggalkan lee haa na di dalam kamar dia membawa koper nya menuruni anak tangga dan berpamitan ke pada ibu dan nenek nya yang sedang berada di ruang keluarga
"nenek, ibu saya pamit pergi beberapa hari karena ada perkerjaan yang harus ku selesaikan"
"apa kamu tidak membawa haa na ? " tanya sang nenek kepada in jung
"tidak nek karena dia harus beristirahat " jawab santai in jung " baiklah aku pamit dulu.
__ADS_1
in jung pergi meninggalkan mansion kang denggan hati yang tidak senang karena dia selalu bertengkar setiap bertemu haa na.
dan dari balik kain putih sepasang mata basah melihat nya denggan penuh harapan dan amarah karena tidak dapat merebut hati pria tampan itu segala cara sudah dilakukan nya namun percuma sahilnya selalu nihil.