
" Baiklah oppa aku siap demi semua kebahagiaan keluarga kita. "
Ucap riri sambil memeluk jung woon.
Riri sangat yakin melakukan apa yang di perintah kan oleh jung woon dan mengikuti semua nya, riri selalu yakin akan ucapan jung woon dan tidak ada lagi kata cangun bersama jung seperti saat ini dia memeluk pria tampan itu yang diangap nya sebagai sodara kandung tanpa memikirkan orang memandang dan menggap mereka berdua memiliki hubungan kusus seperti sepasang kekasih.
" Baiklah gadis pintar apa kamu siap ? "
Ucap jung woon
" Tentu aku siap !"
Ucap riri
Setelah riri yakin dan ingin bermain bersama para srigala jung woon pun membawa riri kedalam ruangan pesta dengan riri yang ada di dalam gandengan nya riri yang tadi sempat menjadi gadis nakal pun merubah kembali pandangan setiap orang menjadi gadis cantik dan anggun.
Para body gard nya pun sempat geleng kepala karena tidak mampu menangani kenakalan nona muda mereka yang memiliki sifat seperti sang ayah yang tidak lain bigg boss mereka.
Riri maaf membuat mu mempercayai semua ucapan oppa, karena oppa tidak ingin kamu terluka oppa melakukan ini untuk mu, oppa tidak sampai hati mengatakan tupai jelek mu saat ini mengalami amnesia melupakan sesaat masah indah kalian, dan ini juga hal terbaik untuk mu membuat mu menjauh dari peperangan yang sebentar lagi akan berlansung.
Ucap jung woon didalam hati sambil memandang wajah cantik riri dan melangkah menuju ruangan pesta tempat semua orang sudah menanti riri.
" Riri masuk lah terlebih dahulu oppa akan menyusul mu. "
Ucap jung woon mempersilah riri masuk kedalam ruang pesta yang sedang berlangsung.
" Iya oppa... "
Ucap riri sambil tersenyum
Riri pun berjalan dengan sangat angun seperti putri bangsawan dengan memperlihatkan senyuman manis diwajah nya membuat semua mata para hadirin tersipu melihat gadis cantik itu sedang berjalan menuju meja tempat keluarga besar bu ya berada.
Sedang kan jung woon sedang memastikan betul kepada setiap body gard untuk mengawasi riri dengan sangat katat dia tidak ingin kembali kehilangan riri bisa-bisa pesta berubah menjai kapal pecah saat daddy posesif itu tahu putri sulung nya kabur dia saat ini sedang dalam mode daddy posesif setelah kepulangga nya dari mansion mewah milik tuan kim.
" Selamat datang nona muda... "
Ucap dua orang menyambut kedatangan riri yanh berjalan sangat angun bahkan in jung dan sairen bisa melihat semua tamu mereka sedang mencuri pandang kepada riri yang saat itu menjadi pusat perhatian.
" Sayang lihat lah gadis cantik itu sedang menjadi perhatian "
Ucap sairen sambil tersenyum kearah in jung
" Iya biar kan saja mereka melihat wajah riri karena aku bahagia kecantikan istri ku hanya aku yang melihat nya saat ini"
Ucap in jung dengan membalas senyuman dari sairen.
" Hai... Lihat lah gadis cantik itu didampingi pelayan menuju meja VIP apa dia tuan putri dari keluarga kang "
__ADS_1
Ucap semua orang saling berbisik
" Bisa jadi karena dia tidak pernah terexpos di media masa tuan kang sangat rapat menyembunyikan nya, apa kalian tahu dia menjadi cucu ke sayangan mendiang tuam besar kang. "
" Bisa jadi... Karena gadis ini cantik dan sangat pinta bahkan di usia nya yang baru saja 20 sudah menjadi dokter. "
Ucap salah satu tamu.
" Sungguh gadis cantik mempesona ."
Ucap semua orang.
Tidak terkecuali keluarga tuan duck memandang kearah riri yang sedang berjalan menuju arah meja tempat keluarga nya, dan beberapa tamu VIP Rekan bisnis sang daddy dan papa
Semua mata memandang kearah riri bahkan para pegusaha muda pun berdebar saat melihat riri tersenyum mereka semua melupakan telah membawa pasangan mereka.
" Daddy... Mommy ..!"
Ucap riri dengan suara sangat lembut mendayun merdu sambil tersenyum cantik dan mendapat triakan griang dari suzi dan senyuman bahagia dari semua keluarga nya.
" Hai... Sayang... Kemana saja kamu ?
Sudah sangat terlambat datang !"
Ucap dee hyun sambil tersenyum.
Ucap riri dengan suara sangat lembut mencari alasan di depan semua orang.
" Baiklah bila begitu perkenalkan ini tuan kim dan ini putra nya mereka rekan bisnis daddy. "
ucap dee hyun kepada riri dan dia sangat tahu bahwa riri tadi sempat membuat onar
" Hai.. Paman perkenalkan saya kang riri Azahra "
Ucap riri memperkenalkan diri nya dengan mengunakan nama lengkap nya yang selama ini tidak pernah dia ucap kan kepada semua orang.
" Hai... Gadis cantik,,, kamu sungguh baik dan sopan "
Ucap tuan kim.
" Terimakasih paman "
Ucap riri
" Oh... Iya perkenalkan ini putra ku bernama kim min hoo "
" Hai... Senamg bertemu dengan mu. "
__ADS_1
Ucap riri sambil memperlihatkan senyum nya.
" Hai... Senang juga bertemu denggan mu nona cantik. "
Ucap kim min hoo dengan membalas senyuman riri.
Riri malam itu menjadi rebutan semua pria yang sudah menanti ingin berkenalan dengan nya, bahkan dia sempat kewalahan mengenali satu persatu rekan kerja ayah nya dari keluarga kim, yeon , prak, lee dan masih banyak lagi.
Sampai tiba di saat dimana dia melihat sosok wanita cantik sedang bersama sang suami tersenyum bahagia tanpa melihat sosok JH
" Hai bibi rim !"
ucap riri dengan suara sangat lembut menyapa pasangan suami istri itu.
" Hai cantik apa kabar mu ? "
Ucap dokter min
" Baik bibi rim, seperti yang bibi lihat aku sangat sehat sama seperti saat kita bertemu terakhir kali. "
Ucap riri.
" Hai paman apa kabar "
ucap riri memberi salam kepada tuan duck.
" Hai.. Gadis cantik kabar ku seperti yang kamu lihat. "
Ucap tuan duck sambil tersenyum.
Dan tanpa riri ketahui ternyata pasangan suami istri yang dia sapa adalah orang tua dari pria tampan yang harus riri hindari.
.
.
.
.
.
.
pempilan riri sesaat sebelum lari menuju lift.
__ADS_1
menggakat gaun nya keatas supayah mudah untuk berlari.