Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

" Paman bibi maaf oppa sudah memangil ku. "


Ucap riri


Dokter min hanya bisa diam dan menganguk kan kepala nya, Karena dia sangat fokus melihat wajah tampan jung woon seperti pria tampan yang sangat dia rindukan.


Duck hwan pun terdiam saat dia melihat jung woon mengengam tanggan riri dan memperhatikan wajah riri dan Jung woon seakan Dia melihat wajah Kim Hoo jin dan wajah min hyo rim saat muda.


Jung woon yang tidak pernah menyukai Tuan duck hwan pun hanya tersenyum sinis, itu semua karena dia sangat tidak menyukai duck hwan.


Dari setiap pertemuan mereka berdua tidak ada pernah sedikit pun terlihat senyuman tulus dan rasa saling menghormati hanya ada rasa permusuhan seperti bom waktu yang siap meledak.


Setelah dari pertemuan mereka berempat Jung woon hanya memperlihat wajah dingin nya tidak seperti tadi disaat mereka berempat belum berjumpa , riri yang penasaran pun mencoba bertanya dan menggegam tanggan pria tampan itu disaat mereka sudah masuk kedalam life.


" Oppa apa kamu baik-baik saja ?"


Tanya riri dengan suara lembut.


Riri dapat merasakan bahwa pria yang saat ini sedang bersama nya sedang menyimpan rasa amarah yang tidak bisa dia mengerti, amarah itu di tujukan kesiapa.


" Ehm... "Jung woon memperlihat kan wajah kaget nya " Aku baik-baik saja. "


Ucap Jung woon mencoba menetral kan amarah nya


" Apa ada yang salah ? Segingga membuat wajah tampan ini berubah menjadi jelek !"


Ucap riri mencoba mencair kan suasana dan tersenyum cantik.


"Apa aku terlihat jelek !? "


Tanya jung woon dengan antusias


"Hem... Iya wajah ini ii lihat satu setegah tahun lalu, disaat oppa mau nyelamat kan ku dan mommy "

__ADS_1


Ucap riri


" Apa kamu masih mengingat waktu itu ?"


Ucap Jung woon kembali bertanya


Jung woon tidak menyangka bahwa riri mengingat saat itu, padalah itu sudah cukup lama, bahkan dia lupa bagai mana experi wajah nya


" Hem... Aku sangat ingat !"


ucap riri tertahan dia juga mengingat wajah hae joon berteriak.


mengingat kan riri untuk menghindar di saat salah satu pria itu ingin menembak mommy nya dan dengan sengaja riri melindungi zahra mengorban kan diri nya,



‎ dia tidak inggin mommy nya terluka dan kehilangan orang yang berharga lagi untuk diri nya, sudah cukup dia kehilangan ayah dan bunda nya, dia tidak inggin lagi kehilangan keluarga baru nya yang sangat menyayangi nya bahkan dengan senang hati keluarga baru nya memberi apa yang sudah hilang dari hidup nya yaitu .


Riri juga dapat merasakan kasih sayang dari kakek dan nenek yang tidak pernah dia rasakan, mereka semua memberi perhatian dan kasih sayang tulus kepada riri.


Riri selalu merasa bahagia bila bersama mereka dan dia sangat rela mengorban kan nyawa nya untuk menyelamat kan mereka semua dia tidak ingin kehilangan keluarga baru nya.


" Gadis nakal, ucap Jung woon sambil mengacak rambut riri menyadar kan riri dari lamunan nya " janga pernah mengingat kenangan buruk inggat lah kenangan indah"


Ucap Jung woon


"Oppa kenangan indah akan selalu teringat ! dan yang menyedih kan pasti akan selalu tersimpan di memori tidak mudah untuk melupakan nya "


Ucap riri dengan santai membuat jung woon hanya bisa tersenyum mendengar ucapan gadis cantik yang saat ini ada di hadapan nya dan terdengar bunyi Bel life tanda pintu segera terbuka


" Baik lah, kita sudah sampai ayo cepat masuk keruangan daddy mu dia akan marah bila aku terlambat mengantar putri nya, "


Ucap Jung woon kepada riri yang saat ini sudah ada di depan ruangan Dee hyun.

__ADS_1


" Oppa apa kamu tidak inggin ikut bergabung bersama kami ?"


Ucap riri menahan kepergian Jung woon


" Tidak karena perkerjaan ku masih menumpuk. "


"Oppa adik cantik ku dia merindukan mu ! dia pasti akan bahagia bila bertemu dengan mu. !"


" Perkerjaan ku sangat banyak. "


Jelas Jung woon menolah permintaan riri dia tidak ingin menggagu waktu keluarga bahagia itu.


Dan tampa mereka sadari ada dua pasang mata yang sedang memperhatikan kedekatan mereka dan berjalan menuju mereka berdua, pasangan itu tampak sangat bahagia.


"Hai...ada apa ini ?"


.


.


.


.


.


.


.


Hai semua janga lupa like dan komen nya jangan lupa klik bintang dan menjadi favorite kalian semua , maaf sudah lama menanti cerita novel Gadis Cantik CEO.


author akhir-akhir ini sibuk banget .

__ADS_1


__ADS_2