
Lima bulan berlalu hari demi hari riri menjadi lebih baik dan dia sudah bisa melakukan rutinitas nya sebagai seorang dokter, hubungan riri dan hae joon sudah kembali seperti dahulu.
Bukan sebagai suami istri tapi mereka kembali pacara seperti kebanyakan pasangan lain nya, namun Kali ini mereka tidak diam - diam lagi seperti beberapa tahun lalu.
Hae joon selalu menyempatkan waktu bersama riri walau hanya untuk sekedar makan siang dan makan malam di apartment riri atau apartment hae joon.
Bila hae joon pergi keluarga negeri dia pasti membawa riri bersama nya dan akan melakukan apa pun untuk membawa riri ,dia tidak ingin melewatkan hari nya tanpa ada riri di samping nya dan mengenalkan riri kepada semua rekan bisnis nya sebagai tunangan
Kehidupan ini sedikit membuat hae joon tersiksa karena dia tidak bisa menyentuh riri seleluasa saat riri menjadi istri nya seperti lima bulan lalu, menyerang riri dengan mendadak, dan bahagia melihat riri terkulai lemas dan tertidur bersama nya
" Sweety apa kamu yakin nanti malam akan pergi kepesta sendirian tanpa bersama ku ?"
Ucap hae joon sambil memakan sarapan pagi yang di buat oleh riri dan saat ini mereka berdua sedang berada di swiss, lebih tepat nya mansions mewah yang diberikan oleh hae joon sebagai hadia penikahan
" hem... I'i akan pergi bersama Lucia dan Vincent kami sudah membuat janji "
Ucap riri yang sudah mengingat tentang sahabat karip nya di Swiss karena dua sejoli itu berkerja di rumah sakit charles medical centre.
" baiklah... Aku akan menanti mu disana "
Ucap hae joon sambil tersenyum dan berdiri mencium pucuk kelapa riri Karena hae joon sudah akan berangkat kekantor
" sampai jumpa disana sayang "
Ucap riri sambil melambaikan tangan melepas kepergian pria tampan itu.
Setelah kepergian hae joon riri langsung kembali masuk kedalam rumah dan penasaran dengan satu kamar yang tidak pernah dibuka dan setiap dia ingin masuk selalu saja ada sesuatu yang mebatal kan niat nya itu.
"Kenapa kamar ini selalu terturup bahkan ada pengaman? "
__ADS_1
Ucap riri sambil iseng - iseng menekan paswod dan dengan mudah riri mebuka kamar itu
Riri masuk dengan santai sambil melihat ruangan mewah yang tampak jelas kamar utama di mansions mewah yang di tepati dia dan hae joon selama mereka di swiss.
Riri melihat sekeliling dan dia melihat jelas foto nya sedang memakai baju kebayak indah dan hae joon memakai tuxedo dengan warna senada mereka berdua tersenyum indah.
Bahkan foto riri saat memakai gaun putih dan hae joon memakai jas putih terpampang di sebelah foto riri dan hae joon.
" Apa kami sudah menikah ?"
Ucap riri sambil menatap foto yang ada di hadapan nya tiba - tiba saja dia pusing dan terduduk lemas potongan - potongan ingatan nya kembali membuat riri mengingat betul apa yang sudah terjadi dan apa yang sudah dia lupakan.
Riri pergi mencari sesuatu di dalam kamar itu dan riri menemukan itu yaitu cip yang tersimpan di laci rias.
Berisi foto - foto riri dan semua yang mereka rekam dan disana juga ada rekaman saat riri berteriak bahagia dia telah mengandung dan reaksi hae joon hanya tersenyum sambil merekam riri keluar dari dalam kamar mandi
" sayang.... Aku hamil... "
Setelah riri menyaksikan rekaman itu riri kembali melihat rekaman.
" Sayang apa kamu merindukan appa?, satu hari ini appa sangat sibuk "
Ucap hae joon merekam kemesraan nya dan riri di dalam kamar sambil mencium perut riri yang masih rata
Satu persatu riri membuka rekaman dan melihat hal - hal yang dilakukan hae joon dengan nya selama satu bulan penuh di kamar mewah itu riri menyaksikan semua video dan yang paling terakhir dia melihat video hae joon menangis tersedu
" sayang Maaf kan aku dan keegoisan ku, harus lebih memilih kamu dan tidak bisa menyelamatkan baby kita, Karena aku yakin tuhan lebih menyayangi dia dan tuhan memberi rencana lebih baik dibalik ini semua "
Ucap hae joon sambil menangis
__ADS_1
" Maaf kan aku sayang... Mungkin ini hukuman untuk ku, lebih memilih kamu saat itu, tuhan memberi ku cobaan untuk menerima kamu tidak mengingat kenangan kita bersama bahkan saat kamu tersadar dari tidur panjang mu, tapi aku bersukur kita dapat memulai semua nya dari awal, aku tidak akan menyia-nyiakan kamu dan aku akan menebus kesalahan ku, tidak akan membiarkan mu kembali didekati pria lain dan aku akan mengenalkan mu sebagai istri ku dimana semua orang "
Ucap hae joon sambil tersenyum bahagia dan di video itu terdengar suara riri memangil nya dengan sebutan samchon bersama suzi.
Setelah riri melihat semua rekaman dan foto - foto kebersamaan mereka, riri lansung menangis dan di pastikan riri sudah mengingat betul apa status nya dengan hae joon.
Riri merasa sedih, karena awal riri keluar dari rumah sakit hae joon susah payah mendekati nya dan kedua orang tua nya selalu memberi waktu untuk riri dan hae joon bersama baik meminta hae joon dan riri pergi ke mall membeli kebutuhan atau menitipi kedua malaikat kang.
" Sayang maaf kan aku yang sudah melupakan kisah indah kita, maaf kan aku membuat mu menderita saat menghadapi ku, sayang aku akan menebus semua ini "
Ucap riri sambil mengelus foto hae joon yang sedang tersenyum
" anak... Ku maaf kan eomma tidak bisa menjaga mu, dan maaf kan eomma telah melupakan kamu pernah ada di rahim eomma "
Ucap riri melihat foto hasil usg pertama baby mereka saat berusia satu bulan.
" Dan kamu appa tunggu kejutan dari ku "
Ucap riri sambil tersenyum penuh arti
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.