
ππππππ
Di saat hae joon dilanda cemburu berbeda dengan riri dia bersedih karena woo bin berpamitan untuk pergi ke Swiss mengambil alih perkerjaan sang ayah, riri dan woo bin sudah cukup dekat setelah kejadian riri memukul adik nya beberapa bulan lalu, mereka memutuskan untuk menjadi teman dekat.
Kepergian woo bin bukan hanya untuk mengantikan posisi ayah nya, namun untuk melupakan perasaan nya untuk riri yang bertepuk sebelah tanggan, dia tidak mampu menghentikan perasaan suka nya kepada riri terlebih lagi disaat dia bersama riri, melihat senyum di wajah gadis manis itu menambah rasa cinta semakin dalam.
" Hai... Cantik sedang apa? "
Tanya woo bin yang baru saja bergabung bersama riri, soo hee dan cha hyun
"Hai sunbae ...!! "
sapa serentak soo hee dan cha hyun melihat woo bin yang menghampiri mereka sedang kan riri hanya tersenyum yang mana saat ini berada di taman kampus.
"Hai... Bisa saya pinjam riri sebentar ?"
Tanya woo bin kepada sahabat riri.
"Tentu silah kan, tapi jangan lama-lama !"
Jawab soo hee.
" tentu dan terimakasih "
ucap woo bin
Woo bin pun membawa riri sedikit menjauh dari dua sahabat riri dia membawa riri ketempat cukup sedikit orang lewat untuk mengutara kan niat nya
"Riri... Maaf apa boleh saya memeluk mu ?"
Ucap woo bin, lansung memeluk riri
"Sunbae... Ada apa ini ?"
Ucap riri saat di peluk woo bin dan berusaha melepas kan pelukan woo bin.
"Maaf riri sebentar saja, aku akan pergi cukup lama meninggalkan mu, jadi biar kan aku memeluk mu untuk saat ini "
Ucap woo bin yang masih memeluk riri.
"Iya tapi jangan terlalu kuat aku tidak bisa bernapas. "
Ucap riri dengan suara sesak
"Maaf riri aku hanya tidak ingin kamu Lari dari ku, "
Ucap woo bin sambil melepas pelukan nya
"Sunbae kamu kenapa, ? apa Ada masalah ? sehinga kamu pergi jatuh !"
Tanya riri kepada woo bin
"Ya aku akan pergi jauh !"
Jawab woo bin
"Berapa lama sehingga kamu memeluk sangat kuat. "
"Tidak tahu berapa lama, Karena aku harus pergi meninggalkan korea dan mengantikan posisi ayah ku disana? "
" Dimana ? "
" Di Swiss !"
" Apa kamu tidak berencana pulang ?"
" Belum tahu,, bila aku bisa melupakan mu baru lah aku pulang."
__ADS_1
Jawab woo bin dengan tersenyum yang begitu sakit dirasa nya disaat dihadapan riri.
" Sunbae... Maaf karena aku kamu..."
Ucap riri terhenti disaat woo bin meletakan telunjuk nya di bibir riri.
" Sudah jangan ucap Kata itu lagi, aku akan berusaha melupakan mu, karena aku tahu di hati mu ada laki-laki lain yang lebih beruntung dari ku, yang mampu mengisi hati mu. "
" Sunbae... Kamu sungguh laki-laki yang baik, aku harap kamu mendapat kan gadis yang lebih baik diri ku. "
Ucap riri memberi semangat kepala woo bin.
" Tentu aku kan tampan " ucap woo bin dengan semangat " namum wajah ku tidak mampu mengeserkan pria yang ada di dalam hati mu. "
" Maaf sunbae... "
" Riri sudah lah...jangan meminta maaf lagi Aku akan memaaf kan mu namun bisah kah kamu mengizin kan ku memeluk mu untuk terakhir kali nya sebagai sahabat "
Ucap woo bin
" Tentu kita kan bersahabat, dan selama nya kamu akan menjadi sahabat ku "
Ucap riri dengan wajah tersenyum kepada woo bin.
Mereka pun berpeluka sebagai sahabat, di hati riri tidak ada rasa apa pun saat diri nya di peluk woo bin, sangat berbeda saat dia di peluk samchon, di saat riri di peluk woo bin tanpa dia ketahui rupa nya samchon melihat meraka berdua dan akan menimbulkan masala untuk nya.
Sesat setelah kepergian woo bin, riri dan sahabat nya masuk kekelas karena sebentar lagi mata kuliah akan dimulai dan ini adalah jam yang terakhir
Riri dan seluruh Mahasiswas seperti biasa menati dosen mereka sambil bercengkrama dan bermalas-malasan karena dosen ini sangat membosankan menurut mereka para gadis dia adalah dosen penganti hae joon.
"Coba saja tuan song yang masuk pasti kita semangat ya di jam terakhir seperti ini melihat wajah tampan nya. "
Ucap salah satu mahasiswi
" Kyaaaa kamu itu mau kuliah apa mau mencari suami? "
" Dua-dua nya bila itu seperti taun song. "
Ucap gadis itu.
" Oh Iya kalau tidak salah tadi aku seperti nya melihat tuan song saat di parkiran.."
Ucap salah satu mahasiswi lain nya.
" Bukan salah lihat tapi memang Iya,
Dia datang untuk bertemu dengan ku "
Ucap youra yang baru saja masuk kekelas, dengan percaya diri mengatakan hae joon datang untuk melihat nya.
Membuat semua mahasiswi yang tadi nya pada tersenyum, merubah wajah mereka melihat gadis cantik nan sombong, dia hanya anak manja yang berani Di bawah ketiak ayah nya saja.
"Ayo teman-teman duduk di tempat Kalina semua nanti ada yang tersengol dan meminta bantuan sang ayah "
Ucap cha hyun dengan santai, cha hyun dia memiliki sifat benari seperti lelaki dan mulut nya cukup pedas.
"Kyaaaa perempuan jadi-jadian "
Triak youra.
"Apa Kata mu ? "
Ucap cha hyun.
"Sudah-susah duduk lah sebentar lagi nyonya woo rin akan masuk"
Ucap riri melerai cha hyun dan youra.
__ADS_1
Belum sempat riri duduk sudah terdenggar kembali suara ricuh dari seluruh mahasiswi wanita yang saat ini melihat dosen tampan yang tadi jadi bahan topic mereka.
"Selamat siang tuan song "
ucap serentak mahasiswi
Terkecuali riri dia sangat kaget melihat hae joon Ada dihadapan nya, karena setahu riri samchon tampan itu ada di kantor nya ,dan dia juga sudah berniat untuk tidak mengisi waktu luang nya sebagai dosen lagi.
"Siang semua apa kabar kalian semua ? Sudah lama kita tidak bertemu apa hari-hari kalian menyenangkan? "
Tanya hae joon kepada mahasiswa-siswi
" Kabar kami semua senagang tuan, kecuali para gadis genit ini yang selalu mencerita kan mu. "
Ucap salah satu siswa laki-laki yang ada di kelas riri.
"Kyaaaa bilang saja kamu cemburu karena saingan Kalina semua sudah datang kembali"
Ucap semua siswi perempuan.
"Sudah-susah saya kemari Karena mengantikan nyonya woo rin dia sedang sakit yang Dan kebetukan saya memiliki waktu senggang "
Ucap hae joon dengan senyuman nya.
" waktu senggang ? membalas chat ku saja tidak ada waktu ucap riri didalam hati dengan jantung berdebar "
"Ya... Sakit apa tuan nyonya woo bin ? "
Tanya para mahasiwa laki-laki yang tidak semangat.
"Saya kuarang tahu Kalina bisa menjenguk nya nanti. "
Ucap hae joon.
Hae joon pun membahas materi yang sudah di beri oleh nyonya woo rin,semua mahasiswa pun fokus dengan materi yang diberi hae joon terkeculi riri dia harus menetral kan debaran jantung nya dia berfikir keras
apa hae joon melihat nya bersama woo bin ?
apa ada seseorang yang menyampaikan kepada Samchon bahwa riri saat ini sedang dekat dengan woo bin ?
riri terus berfikir bagai mana bisa Samchon tampan itu kembali ke kampus setelah dia mengatakan tidak ada waktu untuk datang lagi kekampus sebagai dosen, Karena sibuk akan tugas nya di kantor dan menjadi dokter.
" ni foto riri saat ini yang sedang berada di kampus membuat semua mata laki-laki jatuh hati dengan nya, selalu berpenampilan sopan dan angun dan bila dia marah akan menjadi monster seperti daddy nya "
" Hai perkenal kan ini dia pria tampan yang buat riri jatuh hati, dia bernama Jeoun woo bin yang jatuh hati kepada riri dan terlambat mengatakan cinta nya disaat riri sudah menaruh hati kepada Samchon hae joon / tupai jelek jeulukan dari daddy Dee hyun "
'' Dan Ini dia tupai jelek menurut daddy Dee Hyun ππππππππππ "
.
.
.
.
**janga Lula like, beri bintang dan jadi favorite ya dan jangan lupa komenπππ
oh Iya janagan lupa mampir Di novel author yang satu nya ya
Lentera volleta
__ADS_1
terimakasih semua πππππππ**