Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Kini semua wanita cantik beda usia sudah berada di kediaman mewah keluarga kang dee hyun dan zahra, semua nya tanpak kelelahan dengan rutinitas yang baru saja mereka lakukan.


Dari pergi mengecek cincin dan pakaian yang akan mereka kenakan sudah selesai dab tiba saatnya untuk mereka semua beristirahat terkecuali riri dia harus pergi kerumah sakit kembali untuk menjalankan kembali tugas nya sebagai dokter magang yang sebentar lagi selesai


" Riri apa kamu sudah akan berangkat ke rumah sakit ?"


Tanya ibu dari kang dee hyun dan kang in jung yang saat ini berada di kediaman zahra.


" Iya halmeony, ii masih harus menjalankan tugas ii"


Ucap riri sambil mendekat kearah ibu mertuanya zahra.


" Gadis baik,,, kamu selalu bersikap profesional dengan perkataan dan pembuatan mu yang ingin menjadi dokter. "


Ucap ibu mertua zahra.


" Iya halmeony,,,, ii ingat menepati janji ii kepada harabeoji yang mengginkan ii menjadi dokter hebat. "


Ucap riri sambil tersenyum dan memeluk nenek nya itu.


" Sayang tidak salah kamu menjadi bagian dari keluarga kang, karena kamu memiliki hati dan sifat keras kepala seperti daddy mu yang selalu berjuang demi keinginan nya. "


Ucap nyonya kang yang bangga akan cucu perempuan nya.


" Terimakasih halmeony "


Ucap riri sambil memeluk nyonya kang


"Halmeony maaf sepertinya ii harus pergi sekarang, "


Ucap riri sambik melepaskan pelukan nya dari tubuh nyonya kang.


Riri yang sudah siap pun pergi meninggalkan kediaman keluarga kang menuju rumah sakit tempat dia berkerja dengan di antara sopir pribadi mommy zahra.


Sesampai nya di rumah sakit riri sudah lansung di sambut dengan pasien yang membutuhkan pertolongan nya, yaitu korban kecelakaan mengambil patah tulang di bagain tangan nya.


" Dokter riri ada pasien yang membutuhkan pertolongan anda "


Ucap salah satu perawat memberi tahu mereka mendapatkan satu pasien


" Baik lah saya akan lansung kesana "


Ucap riri dengan sigap menuju ruang IGD disana terlihat satu pria yang sedang menahan sakit di bagian legan nya akibat kecelakaan, di tubuh nya terdapat banyak luka di kepala, tangan dan terlebih lagi dia memiliki luka tusukan di paha membuat riri berfikir bagai mana bisa korban kecelakaan mobil bisa kena luka tusuk.

__ADS_1


" Suster kamu yakin bisa dia korban kecelakaan ?"


Tanya riri sedikit curiga.


" Iya dok salah satu saksi berkata demikian , pria ini mengemubi mobil nya cukup kencang sebelum dia menaprak pembatas jalan


Jelas suster yang memberi pertolongan pertama.


" Baik lah kita lalukan sebaik mungkin untuk menyelamatkan dia "


Ucap riri sambil memberi pertolongan nya.


Satu jam lama nya riri berada di dalam ruang tersebut menolong pria tampan yang ada dihadapan nya sebisa mungkin riri melakukan hal yang terbhaik untuk setiap pasien yang membutuhkan pertolongan nya .


Dan setelah usai akhirnya riri keluar dari ruangan IGD dengan wajah bahagia sudah dapat menyelamatkan satu nyawa lagi yang membutuhkan diri nya.


Sesampai nya di ruang istirahat untuk para dokter magang riri menyandarkan tubuh nya di atas sofa tanpa dia ketahui ada sosok pria tampan yang sedang memperhatikan diri nya.


" Sayang,,," ucap pria itu " sesibuk itu kah kamu sehinga tidak memberikan kabar kepada kekasih mu ?"


" Astafirullah Samchon kamu mengagetkan ku "


Ucap riri sambil memegang dada nya


Tanya hae joon mendekat kearah riri


" Eh... Tidak seperti itu hanya saja... "


Ucap riri sambil mundur perlahan saat hae joon berjalan menuju nya.


" Hanya saja apa ? Apa ada yang kamu sembunyi kan? "


Tanya hae joon dengan seringai nya


" Aku sangat sibuk dan repot dengan semua tingkah laku suzi yang semakin manja dan cemburu saat aku bersama ryung. "


Jelas riri mencoba menghindar dari hae joon.


" Apa benar seperti itu ? Apa aku harus bertanya kepada adik cantik mu ?"


Ucap hae joon sambil merapat kearah riri melihat wajah riri yang semakin mengemas kan untuk nya.


" Stop... Samchon mesum... Ini dirumah sakit jangan berbuat yang aneh-aneh, aku tidak ingin semua orang melihat tingkah kekanak-kanakan mu "

__ADS_1


Ucap riri sambil meletakan tangan nya di atas dada hae joon.


" Sayang apa kamu mengoda ku, ?"


Tanya hae joon sambil memegang kedua tanggan riri yang ada di dada nya


" Aku tidak mengodamu ! Kamu lah yang selalu mudah tergoda "


Ucap riri dengan wajah bersemu merah


Cup..


Hae joon mencium pujuk kepala riri sambil memejam kan mata nya.


Melepas rindu dari hati yang terdalam.


"Sayang jangan pernah buat aku menghawatir kan diri mu, karena aku tidak sanggup menahan rasa di dalam hati ini. "


Ucap hae joon berbisik di telingga riri sambil memeluk tubuh riri yang ada di dalam pelukan nya.


" Iya aku berjanji,,,, maaf hari ini aku terlalu sibuk dengan semua masalah ku sehingga melupakan diri mu. "


Ucap riri sambil menepuk punggung hae joon.


Hubungan riri dan hae joon saat ini semakin hari semakin dekat dan semakin romantis pria bunglon itu selalu memberikan perhatian penuh terhadap riri bahkan dia tidak segan-segan memberi perhatian nya di depan semua orang dan saat ini hae joon sudah tidak pernah lagi memakai masker dan topi saat pergi berdua bersama riri


Dia sudah tidak ingin menyembunyikan wajah tampan nya saat bersama riri dia ingin semua orang tahu bahwa riri adalah pendamping nya.


.


.


.


.


.


.


.


Hai semua maaf apa kabar Mampir yuk di cerpen author yang baru berjudul Azka dan Nayra. jangan lupa Like beri bintang dan komen nya

__ADS_1


__ADS_2