Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gcc


__ADS_3

Setibanya riri di loby hotel lansung disambut hangat oleh beberapa pegawai yang sudah menanti kedatangan riri sejak tadi


Membuat gadis cantik itu kaget dengan penyambutan bahakan mereka sangat hormat terhadap riri.


" Selamat datang Nona kang riri azahra "


Ucap salah satu pegawai dan diri tanda pengenal dapat terlihat pegawai itu manejer hotel.


" Terimakasih... "


Ucap riri dengan lembut


" Nona ayo akan saya temani anda menuju kamar anda selama di Swiss. "


Ucap manejer hotel.


" Iya.. "


Ucap riri singakat dan lansung di ikuti oleh banner sambil membawa koper riri


" Apa ini ? Apa mungkin ini salah satu hotel yang mendapat suntikan dana dari daddy ?"


Ucap riri bertanya di dalam hati sambil berjalan menuju kamar nya


" Nona ini kamar anda dan ini kartu nya, bila ingin sesuati anda bisa menghubungi saya lansung, karena saya penangung Jawab kebutuhan anda selama disini "


Ucap manejer hotel


" Tentu bila ada sesuatu saya akan menghubungi anda "


Ucap riri


" Banner kamu bisa pergi, karena saya akan beristiraht "


Ucap riri


" Baik nona "


Ucap banner dan berlalu pergi bersama manejer hotel.


" Malam pertama disini,


ucap riri sambil melihat pemandangan dari balik kaca kamar nya yang memperlihat kan germelap lampu kota Swiss


" Apa yang dia lakukan jam segini?


Apa dia masih berkerja atau dia ?


Ah... Sudah lah jangan berfikir buruk! "


Ucap riri sambil melihat smartphone nya.


Ya... Selama dua bulan ini riri sudah memperlihat kan sifat cemburu terhadap tungangan nya yang mana mereka terpisah jauh, dan hanya bertukar kabar lemat kecangihan teknologi.


Terkadang rasa cemburu riri muncul disaat dia sendiri menanti kabar dari hae joon yang mana jarak dan waktu mereka berbeda, dan sebisa mungkin riri menyibukan diri nya dengan semua kegiatan nya baik di rumah sakit mau pun di kediama orang tua nya.


" Lebih baik aku membersihkan diri dahulu baru pergi makan malam di restoran yang berada di Hotel ini "


Ucap riri sambil mencoba tersenyum disaat dia menahan rindu kepada hae joon Namun dia menahan rasa itu demi memberi kejutan kepada sang pujan hati

__ADS_1


••••••••°••••••••


Dilain tempat saat ini hae joon baru saja selesai makan malam bersama keluarga salah satu rekan kerja nya, yang bertepatan di hotel yang sedang riri tempati dan tempat dimana hae joon menginap selama dua bulan ini.


" Selamat malam tuan Charles "


Ucap hae joon dengan ramah menyapa salah satu rekan bisnis nya yang berada di Swiss


" Selamat malam tuan song, silahkan duduk "


Ucap tuan Charles mempersilahkan hae joon duduk


" Tuan song perkenalkan ini istri ku, Lucia dan ini putri bungsu ku Margareta "


Ucap tuan Charles.


" senang berjumpa dengan anda nyonya Charles dan nona Margareta "


Ucap hae joon dengan sopan dan senyuman menawan


Margareta yang melihat sifat sopan hae joon lansung bahagia dan dia merasakan percikan-percikan didalam hati nya, Dia ingin lebih dekat dengan hae joon dan bisa memiliki hae joon untuk menjadi pendamping nya.


Dan alasan terbesar Tuan Charles Mengundang hae joon makan malam untuk memperkenalkan putri bungsu nya yang sudah menaruh hati kepada hae joon saat berkunjung ke Swiss beberapa tahun lalu, yang mana saat itu hae joon berkunjung sebagai dokter dari negara korea.


Bukan salah satu pengusaha di bidang parmasi dan pemilik rumah sakit terbesar di negara korea.


" Tuan apa anda masih mengenali putri ku ? "


Ucap tuan Charles membuat hae joon memandang wajah Margareta.


" Maaf seperti nya saya belum pernah bertemu !'


" kita pernah bertemu Tuan song di salah satu rumah sakit dua tahun lalu dan saat itu saya menjadi salah satu dokter magang, dan anda pernah memberi penjuluhan kepada dokter magang di rumah sakit bagai mana cara mengambil tindakan cepat saat menghadapi pasien gagal jantung yang sedang melakukan oprasi dalam tingkat keberhasilan hanya 60% "


Ucap Margareta menjelaskan tentang pertemuan nya dengan hae joon.


" Berarti itu sudah cukup lama, karena saat itu saya di undang sebagai bokter pembimbing untuk memberi materi kepada dokter magang "


ucap hae joon.


" Iya tuan... "


Ucap Margareta.


" Apa saat ini kamu sudah menjadi dokter bedah ?"


Ucap hae joon bertanya kepada Margareta


" Ya.. Saya baru saja selesai mengambil gelar profesi saya. "


Ucap Margareta.


" Selamat.. Ya, semoga kamu bisa menjadi salah satu dokter terbaik di bidang mu "


Ucap hae joon


Memberi selamat kepada Margareta, manun Margareta berpendapat lain dia mengangap ucapan hae joon sebagai lampu hijau untuk diri nya bisa berdekatan dengan pria tampan yang ada di hadapan nya saat ini.


" Terimakasih tuan, semoga kita bisa menjadi rekan kerja "

__ADS_1


Ucap Margareta sambil tersenyum cantik mencoba menaruh kesan baik di mata hae joon.


Kedua orang tua Margareta sangat bahagia melihat anak bungsu nya bisa tersenyum bahagia melihat pria yang sudah lama membuat putri nya, tidak membuka hati dan menolak semua pria tampan dan mapan untuk menjadi pendamping nya.


Acara makan malam hae joon dan Tuan Charles pun berjalan mulus dan hae joon dipastikan perlebaran bisnis nya di Swiss berjalan mulus karena Tuan Charles adalah rekan kerja terakhir untuk hae joon melebarkan bisnis nya.


Hae joon yang sudah tahu maksud dari Tuan Charles pun bersikap tidak menggetahui apa pun dan dia diam-diam sudah menyelidiki kebaikan dan keburukan setiap rekan kerja nya, dan sebelum dia menjalin kerja sama dia sudah memiliki kartu as untuk masing-masing rekan kerja nya bila di antara mereka berhianat


Kalian tahu sendiri srigala terkenal licik, dan lebih parah nya hae joon srigala muda yang memiliki sifat psikopat di balik wajah tampan dan manis nya,


Karena sifat psikopat nya lah membawa hae joon menjadi dokter bedah ternama di usia muda dia menyuaki tantangan yang berisiko,


" tidak ada yang akan bahagia sebelum melewati masa menyedihkan Dan tidak ada yang akan sehat tanpa melewati masa keritis "


Itu lah yang hae joon pegang selama dia menjadi dokter.Dan sifat itu akan hilang disaat berhadapa dengan riri. Yang mampu menghilangkan keambisiusan hae joon dalam segala hal, berubah menjadi baby srigala yang sangat lucu dan menggemaskan semua orang yang melihat nya .


" Tuan ... Charles saya pamit dulu ketoilet sebentar "


Ucap hae joon Karena dia sudah sangat bosan melihat tingkah Margareta yang mencari perhatian dia, ingin sekali hae joon menolak tapi dia tidak bisa karena kesepakatan dia dan tuan Charles belum di tandatangani


" Ya... Silahkan Tuan song. "


Ucap tuan Charles.


Saat hae joon pergi meninggalkan meja jaumaun nya... Tanpa sengaja dia berselisih dengan riri namun dia tidak melihat jelas wajah riri hanya tubuh bagian belakang riri saja yang terlihat oleh hae joon.


" Sweety "


ucap hae joon saat melihat sekilas tubuh riri yang sudah menghilang dan saat di kejar oleh hae joon dia tidak menemukan keberadaa wanita yang sangat mirip dengan pujaan hati nya


Hae joon yang merasa yakin pun lansung menghubungi asisten dan bertanya apa dia melihat riri berada di Hotel tersebut,


" Asisten hong apa kamu melihat riri saat di restoran ?"


Ucap hae joon bertanya kepada sang asisten namun asisten nya diam sesaat.


" hyeong ,,,, apa kamu mendengar ku? "


Ucap hae joon kembali


" Saya sempat melihat wanita mirip dengan nona riri bersama pria lain tuan, tapi saya masih ragu itu dia apa bukan !"


Ucap asisten Hong yang belum sempat menyelidiki keberadaan riri


" Cepat cari tahu periksa daftar tamu yang menginap dan CCTV sekarang juga "


Ucap hae joon dengan suara dingin.


Hae joon menjadi meradang saat mendengar ucapan asisten nya yang mengatakan melihat riri bersama seorang pria dan belum menggetahui kebenaran nya, terlebih lagi sejak tadi riri belum bisa dia hubungi.


" Awas saja bila kamu berani bersama pria lain "


Ucap hae joon sambil meremas smartphone yang berada di gengaman nya


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2