Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

" Sandiwara apa ? "


Ucap pria itu sambil melipat kedua tanggan nya di depan dada dan menatap riri sangat tajam seperti singa ingin menerkam mangsa



(wajah samchon memandang kearah riri)


" Samchon...... !"


Ucap riri wajah dengan sangat kaget


Melihat pria yang selama tiga minggu ini tidak memberi kabar dan terakhir ketemu pria ini membuat hati nya benar-benar sakit , Pria tampan itu sedang di rangkul oleh gadis seksi dan riri sangat tahu betul dia gadis cantik dari kalangan atas.


" kenapa samchon udah ada didalam kamar ku ? pasti ini perbuatan oppa "


ucap riri didalam hati menebak ini semua ada campur tanggan jung woon



( wajah riri saat melihat hae joon yang sudah berada di dalam kamar nya)


" Kenapa wajah mu seperti melihat hantu ?


Oh... Tidak wajah mu seperti seorang istri yang sedang tertangkap selingkuh "


Ucap hae joon mendekat kearah riri yang masih berdiri didepan pintu kamar mandi dengan mengunaka handuk kimono dan mengikat rambut nya tinggi-tinggi sehingga memperjelas leher mulus nya.


" Siapa yang selingkuh ?"


Ucap riri mulai panic karena hae joon sudah berdiri dari atas ranjang menuju riri


" Kamu.... "


" Aku.... Tidak lucu " ucap riri dengan perlahan melangkah mundur " Kamu yang selingkuh bahkan kamu pagi itu baru saja keluar dari kamar hotel dan bergandengan dengan gadis yang memakai baju kekurangan bahan "


Ucap riri teringat akan gadis yang bersama hae joon mengenakan dress hitam satu jari dan panjang dress satu kilan dari lutut


" kamu cemburu ?"


ucap hae joon teringat akan gadis yang kemarin bersama nya yang menemani hae joon minum.


karena sejak bertemu dengan riri di pesta pernikahan tiba-tiba sikap normal nya sebagai seorang pria datang dan ingin di temani namun setelah mendatangkan kucing liar rasa itu tiba-tiba saja hilang karena dia menginginkan gadis yang dia temui tadi, yang ternyata kekasih nya sendiri yang tidak dia kenali Karena amnesia yang dia derita, bagai mana hae joon tidak menginginkan riri.


dimata hae joon riri sangat seksi terlebih baju riri yang memeng di disain seksi, memperlihat kan bahu putih nya dan pinggang sedikit, rancanagn siapa ? tentu mommy zahra.


hae joon yang memang memiliki niat menerkam riri sedari dulu hanya bisa memendam rasa Karena dia sudah berjanji akan menikahi riri terlebih dahulu baru membuat riri mengandung anak-anak nya, dan sebisa mungkin dia membentengi hati nya tidak goya akan melihat kekasih nya itu berpenampilan cukup seksi seperti gadis lain .


" Dia... Dia bukan siapa-siapa !"


Ucap hae joon dengan mata yang masih menatap wajah riri


" Dasar pria buaya darat habis manis sempah dibuang "


Ucap riri dalam bahasa Indonesia merutuki pujaan hati nya.


" Riri saya tidak tahu kamu bicara apa, yang pasti nya dia bukan siapa-siapa."


Ucap hae joon yang kini sudah membuat riri masuk kedalam kamar mandi tersudut Di dinding keramik


" Apa yang ingin kamu kakukan ?"


Ucap riri


" Saya hanya inggin menghukum mu. "


Ucap hae joon sambil mencium riri yang saat itu berdiri di bawah shower


" Samch... "


Ucap riri terhenti saat hae joon membungkam bibir cerewet nya dan dengan sengaja hae joon menggigit bibir riri karena geram


Meloloskan lidah nya bermain di dalam rongga mulut riri mereka berdua pun akhir nya larut melepas rasa rindu mereka dan terhenti disaat hae joon memutar keran shower karena dia sudah tidak mampu memendam hasrat nya untuk memakan riri


Riri yang mendapat guyuran air pun sadar dan melepas ciuman mereka dan berteriak dingin karena hae joon sengaja memilih air dingin untuk menidur kan adik kecil nya yang sudah mulai berontak saat melihat leher jenjang riri


" Samchon dingin "


ucap riri dengan wajah kesal.


" Tidak apa-apa biar sekali-kali kamu merasakan air dingin, Karena selama ini hanya saya saja yang merasakan nya. "

__ADS_1


Ucap hae joon dengan sringai devil nya.


" Tidak lucu samchon , ini tengah malam. "


Ucap riri sambil mendorong tubuh hae joon menjauh dari nya yang mana saat itu hae joon memeluk riri


" Ini adalah hukuman mu "


Ucap hae joon


" Hukuman ?"


Ucap riri tidak percaya


" Ya... Kamu sudah membuat saya menggila selama dua hari tidak dapat di hubungi dan membuat saya mengejar mu sampai keindonesia "


Ucap hae joon sambil melihat wajah cantik riri yang basah di guyur air


" Sampai di sini aku harus melihat mu bersama pria lain yang tidak kalah muda dari ku "


Ucap hae joon


" Siapa ? "


Tanya riri dan seketika dia teringat dia hanya berjumpa saka selama satu minggu ini.


" Oh... Kak saka !"


Ucap riri singkat sambil tersenyum


" Kamu tersenyum ?"


Ucap hae joon mulai dalam mode cemburu


" Dia... Sahabat ku dari kecil kami selalu bersama dan prasaan ku hanya sebagai sodara saja, sama seperti jung woon oppa


" Ucap riri menjelaskan prihal kedekatan dia dan saka yang saat ini rasa untuk saka telah menghilang setelah hae joon memenangkan hati nya.


" Samchon cemburu ?"


Tanya riri kembali Dan seketika hae joon menjawab.


" Saya tidak cemburu hanya inggin memakan mu hidup-hidup "


" ii sudah tidak sanggup samchon air ini sangat dinggin dan ii sudah sangat lelah "


ucap riri yang saat itu tubuh munggil nya sudah merasa dingin dengan handuk kimono yang sudah basah kuyup sedang kan hae joon kemeja dan celana panjang nya pun sudah basa seperti riri


" Baiklah... Kita lanjutkan lagi nanti "


Ucap hae joon sambil mengedip kan satu mata


" Dasar samchon mesum "


ucap riri dengan wajah memerah Di goda hae joon yang selalu sukses membuat dia malu


" Kenapa wajah mu memerah ? Apa kamu memikirkan itu ? Aku bisa mempercepat nya saat ini juga !"


Ucap hae joon kembali mengoda riri


" Samchon berhenti lah, hilangkan sifat mesum mu itu "


Ucap riri sambil melepaskan pekan hae joon.


" Apa kamu tidak percaya ?"


" Aku percaya dan sangat percaya tapi... Tidak saat ini belum ada kata Shaa..".


Ucap riri


Membuat hae joon memperlihat kan wajah memelasnya seperti kucing peliharaan yang meminta dimanjakan


Lagi-lagi dia tidak dapat merayu riri


" Baiklah... Aku akan membuat mu menjadi milik ku secepat nya karena aku sudah tidak sabar melihat perut rata ini membesar "


Ucap hae joon yang selalu ingin melihat riri hamil


" Makanya cepat halalin dong goda riri, tar keburu diambil orang "


Ucap riri sambil tersenyum

__ADS_1


" Akan ku bunuh siapa pun, yang berani mengambil istri dan ibu dari anak-anak ku "


Ucap hae joon seketika membuat bulu kuduk riri merinding mendengar ucapan hae joon yang tidak pernah demikian.


" Ya udah sana cepat keluar ii mau ganti baju dulu, tar Samchon liat dan benteng pertahanan mu bisa rubuh "


Ucap riri sambil tertawa kearah hae joon


" Baiklah saya tunggu kamu di luar cepat karena saya sudah kedinginan "


Ucap hae joon yang kena senjata sendiri dan tidak berapa lama kemudian riri sudah menganti kimono yang baru


" Samchon cepat mandi bilas dengan air hangat nanti kamu bisa terkena flu "


Ucap riri dan hae joon hanya tersenyum mendengar gadis cantik dan imut nya masih sangat perhatian.


" Ehm.... " Guman hae joon


Riri yang melihat hae joon sudah masuk kedalam kamar Mandi buru-buru lansung menganti kimono nya dengan baju piama panjang yang selalu disediakan oleh riri


" Haah... Bisa gila aku bila dia didekat ku dan bisa-bisa gawang ku kebobolan "


Ucap riri sambil bercermin dan mengeringkan rambut nya


Tanpa riri sadari hae joon sudah berdiri dibelakang nya dengan hanya mengunakan handuk


" Kaaayyy Samchon kenapa keluar tanpa mengunakan baju "


Ucap riri sambil menutup mata.


" Ini mau ambil baju "


ucap hae joon santai sambil membongkar koper kecil nya.


" Dasar tupai jelek, bunglon dan Samchon mesum selalu bersikap semau nya saja".


Ucap riri didalam hati dan sebelum hae joon kembali masuk kedalam kamar Mandi riri melihat pinggang hae joon masih mengunakan perban


" Kenapa pinggang samchon mesum itu seperti luka kenapa dia memaksakan untuk Mandi bila dia terluka '


Ucap riri didalam hati dan lansung menghubungi pihak resort


" Gadis jelek siapa ? Apa yang kamu butuh kan semalam ini ? "


Ucap hae joon dengan santai sambil mengeringkan rambut nya yang sudah mulai panjang


" Duduk disini biar ii keringkan rambut samchon "


Ucap riri menepuk bangku meja rias


" Tidak apa-apa, seperti ini saja akan kering sendiri "


ucap hae joon sambil duduk diaras ranjang riri


" Baiklah bila demikaan "


Ucap riri menghampiri hae joon dan dengan perlahan mendekat kan wajah nya membuat hae joon tertidur diatas ranjang dan seketika riri mennarik baju hae joon sedikit.


" Gadis nakal ini mau berbuat apa ? Bisa-bisa aku kembali Mandi air dingin dan bermain solo kembali "


Ucap hae joon didalam hati melihat tingkah riri yang saat ini seperti kucing liar


" Samchon..... "


ucap riri dengan suara sangat lembut


.


.


.


.


.


.


ayo.. ayo.... ayo.. janga lupa like, komen, tekan bintang dan vote ya....


biar author semangat

__ADS_1


buat kisah riri dan hae joon


__ADS_2