
Riri malam itu menjadi rebutan semua pria yang sudah menanti ingin berkenalan dengan nya, bahkan dia sempat kewalahan mengenali satu persatu rekan kerja ayah nya dari keluarga kim, yeon , prak, lee dan masih banyak lagi.
Sampai tiba di saat dimana dia bertemu dengan tuan duck dan dokter min yang sedang duduk bersama namun saat itu dia belum bertemu dengan JH.
" Hai bibi rim "
ucap riri dengan suara sangat lembut menyapa pasangan suami istri itu.
" Hai cantik apa kabar mu ? "
Ucap dokter min
" Baik bibi rim, seperti yang bibi lihat aku sangat sehat sama seperti saat kita bertemu terakhir kali. "
Ucap riri.
" Hai paman apa kabar "
ucap riri memberi salam kepada tuan duck.
" Hai.. Gadis cantik kabar ku seperti yang kamu lihat. "
Ucap tuan duck sambil tersenyum.
Dan tanpa riri ketahui ternyata pasangan suami istri yang dia sapa adalah orang tua dari pria tampan yang harus riri hindari.
" Datang bersama siapa kesini riri ?"
Ucap tuan duck yang saat itu masih belum sadar bahwa riri putri sulung kang dee hyun
" Sendiri paman,,, "
Ucap riri dengan lambut.
" Sayang.... Apa kamu belum mengetahui bahwa gadis cantik ini adalah putri sulung dari kang dee hyun "
Ucap dokter min memperkenalkan riri di hadapan sang suami.
" Wah... Ternyata ini putri cantik yang sudah di nanti istri ku, "
ucap tuan duck sambil tersenyum menyembunyikan rasa kaget nya mendengar ucapan sang istri.
" Bibi berhentilah memuji, nanti saya bisa terbang tinggi "
Ucap riri sambil tersenyum
" Kamu memang cantik Kang Riri Azahra "
__ADS_1
Ucap dokter min yang saar itu ternyata JH sudah berada di belakang riri yang sedari tadi melihat lekuk tubuh riri dari belakang seperti melihat gadis cantik yang membuat onar di pintu lift.
" Hai ibu ayah,, maaf terlambat "
ucap JH memanggil ibu dan ayah nya dari belakang riri
Riri yang sangat familiar dengan suara JH sangat kaget karena dia tidak menyangka dokter min ibu dari pria tampan itu.
Riri saat itu benar-benar ingin berlari tidak ingin bertemu dengan JH namun apa daya tidak mungkin riri kembali menjadi ****** gila di tengah-tengah pesta berlansung, dia tidak ingin merusak momen bahwa papa dan mama nya.
" Hai sayang kamu sudah kembali ?"
Ucap dokter min bertanya kepada JH.
" Iya ibu maaf menungu lama "
Ucap JH berjalan dengan santai
" Sayang kemarilah perkenalkan ini dia nona muda dari keluarga kang "
Ucap dokter min memperkenalkan JH kepada sang putra.
" Hai... Cantik senang berkenalan dengan mu, perkenalkan nama ku Duck Jung Hwa "
Ucap JH menyapa riri dari samping sambil mengulur kan tangan nya.
" Hai senang berkenalan dengan mu. "
Ucap riri dengan sangat lembut sambil mengulur kan tangan nya yang mengunakan cicin pertama cantik.
Mau tidak mau riri memperlihatkan wajah dan senyuman nya kearah JH yang saat itu sudah ada di hadapan nya.
" Riri... !"
Ucap JH sangat kaget melihat gadis yang tadi sempat ingin dia sapa namun dia urung kan.
JH benar-benar kaget dia tidak menyangka gadis sederhana yang dia kenal sebagai dokter cantik yang selalu membuat hati menggila karena ulah gadis itu yang selalu menghindar dari nya ternyata ada putri cantik dari keluarga kang yang cukup berpengaruh di keluarga kang. yang menjadi target utama nya untuk kebahagiaan sang ibu.
" Hai... Apa kabar sengang berjumpa dengan mu,,, nama ku Kang Riri Azahra "
Ucap riri dengan sangat lembut dan ramah
Sangat berbeda dengan sifat nya saat dia hanya berdua bersama JH yang selalu bersikap emosi karena JH selalu memaksa riri untuk ikut bersama nya.
" Riri tidak menyangka akhirnya aku bisa kembali bertemu dengan mu "
Ucap JH dengan wajah bahagia sedangkan riri hanya tersenyum menyembunyikan rasa marah nya yang inggin memukul JH karena tidak melepas tangan riri dari saat riri membalas jabatan tangan JH. Dan dengan terpaksa riri meremas tangan JH sedikit keras untuk melepasnya tangan nya.
__ADS_1
" Maaf bibi paman seperti nya saya sudah di tunggu disana "
Ucap riri berpamitan dengan kedua orang tua JH tanpa dia ingin menjaga pertanyaan dari JH
" Baik lah sayang... Semoga kita bisa bertemu di lain waktu "
Ucap dokter min
" Cantik paman berharap kamu bisa berkunjung ke rumah kami... Untuk berbagi bercerita bersama istri ku. "
Ucap tuan duck kepada riri
" Iya paman terimakasih undangan nya, bila ada waktu saya akan mempertimbangkan "
Ucap riri dengan sangat lembut
" Ibu ayah,,, akan ku pasti kan dia akan berkunjung kerumah kita "
Ucap JH dengan percaya diri.
Jangan berharap bisa membawa ku pergi disaat semua body gard ku ada
Ucap riri didalam hati.
" Baik lah bila begitu paman bibi ... Saya sudah harus pergi "
Ucap riri berpamitan
Dan disaat riri berjalan menuju tempat keberadaan sang keluarga tanpa riri sadari dia di senggol seseorang yang membuat tubuh nya tidak seimbang dan hampir terjatuh.
Untung saja ada sosok pria yang menolong riri tepat waktu bila tidak mungkin riri akan menjadi perhatian semua orang di pesta itu karena terjatuh.
" Apa anda tidak apa-apa nona !"
Ucap pria yang menyelamatkan riri.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1