
Setelah kepergian lee haa na bodigard itu melepaskan ikatan tanggan dan kaki di sairen namun sebelum itu mereka menyuntikan cairan ke lenggan sami koiren dan membuat sairen merasa kesakitan setelah mereka pergi dan tak lama kemudian asisten sairen pulang melihat nyonya nya kesakitan di lansung membawa kerumah sakit dan di dalam perjalanan ke rumah sakit sairen meminta asisten nya tidak memberi kabar ke in jung bahwa dia sakit dalam keadan sedang mengandung dan sedang berjung menyelamatkan buah cinta mereka.
"Mb nani tonglong rahasiakan keadaan ku dari kang in jung aku mohon"
ucap sairen kepada nani sambil merintih
"Tapi bu keadaan ibu sekarang sanggat membutuhkan bapak..."
ucap nani sambil memegangi sairen
"Saya mohon mb tolong saya... Saya akan menceritakan apa yang terjadi nanti kepada mb."
"Baik lah bu saya akan merasa kan semuanya dari bapak"
Nani adalah asisten di rumah in jung dan sairen dia sudah lama berkerja denggan pasanggan suami isteri ini, dia juga tahu betul sifat mereka berdua, nani menuruti semua permintaan majikannya, dia merahasiakan keadaan sairen dan setelah beberapa jam kemudian sairen terbanggun dari tidur nya, dia sudah berada dalam kamar rawat di rumah sakit ternama di Singapura, dan hanya ada nani yang setia menjaga nya, tidak beberapa lama dokter masuk untuk memeriksa keadaan sairen
"Malam bu sairen... Bagaimana apa ada keluhan lagi saat ini"
tanya dokter yang menangani sairen
Tidak dok tapi bagaimana keadan anak ku
jawab sairen
"Keadaan ibu dan baby sekarang udah aman dan saya juga sudah memberi sutikan penguat kandungan untuk anda bu,"
"Dok apa anda bisa merahasiakan keadaan saya dan baby kecil ini " sairen menggelus perut datar nya
"Iya pasti saya akan merahasiakannya"
ya sairen dan janin sangat kuat menahan sakit dari obat yang disuntik oleh salah satu bodygard lee haa na, dan sebelum dia kehilangan kesadaran dia meminta dokter menyelamatkan baby nya, dan meminta merahasiakan keadaan nya dari siapapun yang mencari tahu tentang nya.
__ADS_1
Mentari sudah memperlihatkan sinar nya sairen mencoba menetralkan suaranya untuk menggangkat panggilan dari in jung yang semalam menghubunginya namun dijawab oleh nani dan memberitahu bahwa sairen sedang tertidur sehabis minum obat dari dokter dan kang in jung pun percaya
"Halo sayang bagaimana keadaan mu ?"
tanya in jung dari sebrang negara yang menyapa sairen lewat pagilan di smartfon
"Baik aku sudah mulai membaik ?
Apa kamu berada di rumah keluarga mu ?"
jawab sairen santai
"Tidak aku berada diapartemen kita."
"Em baik lah, kapan kamu kembali ?"
"Janggan begitu kau harus hormat terhadap orang tua mu, apa ayah tidak setuju denggan keadaan kita"
"Tidak mereka setu kok "
in jung hanya bisa berkilah dia tidak mau membuat sairen sedih dan merasa tidak berharga di mata ayah nya.
"Baiklah aku akan pulang malam nanti jam 11 setelah menandatangani seluruh dokumen"
"Oke sayang"
"Sairen aku mencitai mu dan aku akan berusaha menepati janji ku."
"Iya aku tahu itu ."
__ADS_1
Sairen dan in jung saling mematikan smarfon mereka setelah bebenar-benar yakin smarfon ya mati dia meminta nina mengambil uang simpanan nya di berangkas yang ada diapartermen nya dan meminta membereskan beberapa baju mereka tidak perlu banyak hanya beberapa pasang saja dan mengambil paspor milik mereka berdua, nani yang mengerti maksud dari majikannya lansung bergegas dia sudah mengetahui semua permasalahan yang terjadi dan sebisa mungkin dia bersikap normal biar tidak ada yang curia denggan gerak gerik nya,setibanya di apatermen dia lansung mengikuti perintah majikannya,
Disaat sairen di rumah sakit lee haa na kembali mendatanggi nya memestika keadaa Sairen memang sudah keguguran dan dia bahkan menyelidiki semuanya,
"Hai apa kabar"
ucap wanita yang membuat nya menderita
"Kau......"
"Bagimana keadaan mu ?
Apa kau menderita ?"
"Kau wanita yang tidak punya perasaan, kau memintaku memilih antara in jung dan bayi ku, tapi kau malah berbuat curang"
ucap sairen sambil mennujuk muka haa na
:Ya,,,ya,, ya,,, itu lah aku dan kau wanita bodoh sairen, kau pikir aku percaya denggan mu
Bila aku membiarkan anak itu lahir maka nanti disaat dia besar bisa mengancam aku dan anak-anak ku"
"Kau sungguh kejam"
"Ya itulah aku, aku akan menghancurkan siapapun yang menghalangi keinginan ku. Dan kamu harus menepati janji mu kalau tidak aku akan melakukan yang lebih parah."
Lee haa na keluar dari kamar rawat sairen danggan muka bahagia tida ada lagi yang mengancam kehidupan nya dan in jung yang sebentar lagi akan terlaksana. Semua perbuatan lee haa na di dukung oleh keluarga nya yang inggin mengambil kekuasaan keluarga kang. Setelah dokter memastikan keadaan sairen aman dan bisa untuk meninggalkan rumah sakit saat itu juga dia lansung pergi meninggalkan negara yang sudah empat tahun dia tempati bersama sang suami dia memutuskan pergi untuk menyelamatkan baby kecil yang berada di rahimnya, denggan duduk di kursi roda dan tak lupa dia menyamar merubah penampilan dia dan nani ,dan denggan menipulasi telebih dahulu dia pergi kebandara mengambil penerbangan ke jepang
Setelah sampai di bandara dan sudah mendaftarkan namanya dan nani menuju jepang dia lansung berputar arah keluar dari bandara menuju pelabuhan untuk meninggalkan singapura menuju pulau batam negara indonesia yang hanya butuh waktu 40 menit menuju batam dia bersembunyi di batam untuk memulihkan kesehatan nya dan baby kecil di rajim nya barukah dia berpindah-pindah tepat dari kota-kekota lain untuk menghilangkan jejak dari in jung dan wanita jahat yang mengincar nyawa anak nya, yang masih kecil yang sedang dia kandung.
Setelah beberapa bulan akhirnya sairen menetapkan di Yogyakarta di kampung halaman nani di pelosok desa tidak ada yang tahu keberadaan nya termasuk keluarga nya, dan disaat tiga bulan mau melahirkan baby nya, sairen baru memberi tahu kabar nya ke zahra dan meminta zahra menemuinya.
__ADS_1