Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

" Baiklah bila begitu,,, aku pamit pulang dulu hyeong "


Ucap hae joon yang saat ini sudah menggetahui keadan Dan keberadaa riri dan Dia juga lebih tenang karena riri masih memakai kalung yang terdapat alat pelacak nya, sehingga Dia juga dapat mengakses keberadaa riri.


Saat ini hae joon sudah mulai tenang karena riri dalam pengawasan dua orang kepercayaan mereka, walau orang kepercayaan hanya mengikuti dari kejauhan.


Hati hae joon yang semula merasa kahwatir kini sudah mulai tenang dan dapat bernafas legah, Dia akan segera bertemu setelah peresmian rumah sakit yang baru saja selesai di begun.


" Sayang tunggu aku, dan hukuman mu. "


Ucap hae joon dengan seringai devil nya.


🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱


Dilain tempat


Tok... Tok.. Tok..


" Tuan.... Maaf menganggu, "


Ucap pria tampan itu yang baru saja tiba di mansions mewah di dalam tengah hutan.


" Kamu sudah kembali ? "


Ucap pria yang sedang duduk bersantai memandangi bunga kesukan nya yang mendatangi pundi-pundi kekayannya untuk bisnis nya siapa lagi kalau bukan Tuan kim ayah kandungan dari riri.


" Iya tuan.... Saya datang dengan semua informasi "


Ucap sang asisten kepercayaan yang sudah diangap sebagai keluarga.


Tuan kim yang mendengar pun lansung mengangkat tanggan nya tanda ingin mendengar kan laporan dari Pria tampan itu


" Saat ini Nona muda sedang berada di Indonesia, menikmati waktu libur nya yang sebentar lagi akan usai, Dan ini foto Nona yang di dapat dari orang saya,"


Ucap eun hoon memberi amplop yang terdapat foto riri sedang berlibur di Indonesia


Tuan kim yang mendapat amplop pun lansung melihat semua foto anak bunggusu nya, Dan disaat melihat foto riri bersama seorang pria di bandara, dia berhenti dan lansung meletakan foto itu di atas meja, eun hoon yang mengerti lansung menjelaskan semua nya.


" Pria ini belum bisa saya selidiki, selama satu minggu ini hanya dua kali bertemu dengan nona, besar kemungkinan dia teman nona di indonesia karena sejak tiba Di bali mereka belum kembali bertemu. "


Ucap eun hoon memberi penjelasa tentang saka yang belum melihat kedekatan mereka berdua


" Selidiki Dia,,, aku tidak ingin putri ku jatuh kelubang yang sama seperti ibu nya, "


Ucap tuan Kim sambil memperlihat kan wajah datar nya.


" Baik tuan saya laksana kan, "


Ucap eun hoon


" Bagai mana manusia tidak berguna itu ?"


Ucap tuan Kim menanyakan tentang Pria yang menyerang hae joon


" Dia sudah saya penjarakan di penjara bawah tanah "


Ucap eun hoon.


" Bagus ... Bagai mana pria jelek itu ?"


Ucap tuan Kim kembali bertanya tentang hae joon.


" Seperti nya saat ini dia sudah mengingat kembali Nona, Karena satu hari penuh Dia seperti srigala kelaparan setelah pulang dari kediama Tuan kang, dan setelah dia menemui Tuan muda dia bersikap seperti biasa kembali."


Ucap eun hoon memberi tahu tentang hae joon saat ini

__ADS_1


" Baiklah awasi mereka berdua, jangan sampai tersentuh rubah licik '


Ucap tuan kim sambil memutar anggur yang tertampung Di gelas Kristal cantik di dalam genggamman nya.


" Baik... Tuan akan saya laksanakan. "


Ucap eun hoon.


Dia sangat tahu betul Tuan nya saat ini sangat bahagia dan tidak menginginkan apa pun keculai kebahagian kedua anak kesayang nya, Dia akan melakukan apa pun untuk menebus dosa nya yang belum bisa menjadi ayah yang baik untuk kedua anak kesayangan nya.


Waktu kini berlalu mentari yang semula sangat bersinar terang kini sudah menampakan sinar berwarna jingga, yang menandakan waktu untuk nya sudah mulai habis dan akan berganti dengan bintang dan bulan.


Hati song hae joon saat ini sangat bahagia karena sebentar lagi dia akan bertemu dengan pujaan hati nya yang sangat dia rindukan.


Hati hae joon yang bahagia sangat berbeda dengan riri yang sedang bersedih karena kedua sahabat nya baru saja pergi meninggalkan duia di bali,


Kedua sahabat nya harus kembali kekota asal mereka untuk menyelesaikan tugas mereka sebagai mahasiswa.


" Riri apa kamu masih belum puas bertemu dengan mereka ? "


Tanya saka kepada gadis yang saat ini sedang duduk di samping kemudi, mereka saat ini baru tida di resort yang mereka tepati


" Iya,,, ii belum puas menghabiskan waktu bersama, tapi ii tidak boleh curang karena mereka berdua harus menyelesaikan tugas mereka. "


Ucap riri sambil melihat kearah lain


" Ehm.... Gadis baik " ucap azka sambil mengelus kepala riri " bagai mana bila nanti malam kamu ikut bersama ku kepesta pernikahan salah satu sahabat ku untuk menghibur perasaa mu. "


" Tapi... Bagai mana bisa oma dan opa tidak memberi izin ?"


Ucap riri menolak secara halus dia tidak ingin terlalu dekat dengan saka,


Riri ingin menjauh dari saka dia tidak ingin kembali terlibat dengan kedua orang tua saka yang tidak menyukai diri nya.


" Oma dan opa pasti setuju, karena pesta akan di adakan di resort tempat kita menginap !"


" Tapi kak,,,, bagai mana bila.. "


Ucap riri kembali menolak, dan sebelum riri menyelesaikan ucapan nya lansung Di potong oleh saka


" Tidak ada tapi dan penolakan oke...


Dan ini gaun untuk mu. "


Ucap saka sambil memberi satu bingkisan ketangan riri " aku akan menjemput mu jam delapan malam ."


Ucap saka sambil melambai tanggan nya kepada riri yang saat ini sudah berada di depan pintu kamar nya menginap.


" Huuuppp saka pertama kamu selalu bisa memaksa ku "


Ucap riri didalam hati.


Riri sama sekali tidak bisa menolak ajakan saka, yang sedari dulu selalu bisa membujuk riri untuk pergi bersama nya, dan riri pun juga berfikir tidak ada masala nya juga dia pergi bersama saka,


Untuk menghibur diri nya, yang sedang merasa kesepian tanpa hae joon, yang selama tiga minggu terakhir sudah tidak pernah menghubungi diri nya.


Baru saja riri meletakan bingkisan dari saka pintu kamar nya sudah kembali diketuk dan terdenggar suara sang oma.


" Riri... Riri... Buka pintunya sayang "


Ucap sang oma.


" Iya oma. "


Ucap riri lansung membuka pintu kamar.

__ADS_1


" Sayang dimana smartphone mu ?"


Ucap oma


" Ada tu lagi di isi daya "


Ucap riri sambil tersenyum


" Ini mommy mu sedari tadi terus kahwatir tidak dapat menghubungi mu, terlebih lagi daddy mu. "


Ucap sang oma


" He.. He.. He.. Maaf oma, riri lupa "


Ucap riri sambil cengar cengir


" Cepat hubungi mommy atau daddy mu "


Ucap sang oma memberi smartphone nya kepada riri


" Hello... Assalamualaikum mommy "


Ucap riri menyapa sang mommy


" Waalikumsalam sayang, kamu dari tadi kemana saja ?


Kenapa pandai sekai membuat mommy dan Daddy mu kahwatir ?"


Ucap zahra bertanya kepada riri


" Maaf mommy riri keasiskan menikmati waktu bersama Nisa dan caca. "


Ucap riri


" Hanya mereka ? "


Tanya zahra


" Dan juga bersama saka "


Ucap riri


" Kamu masih bersama nya? "


" Tidak saat ini dia sudah pergi "


" Mommy harap kamu menjauh dari nya, mommy tidak ingin kamu terluka "


" Iya mommy riri tahu, riri akan menjaga jarak. "


" Baik lah gadis pintar. "


Ucap zahra dan mereka berdua pun menghabis kan waktu mereka bercerita tentang hari-hari mereka masing-masing sampai disaat waktu tida riri pergi bersama saka kepesta yang berada di resort yang mereka tempati.


" Kamu sudah siap ? Saat ini aku sudah berada di depan pintu kamar mu "


‎ucap azka sambil menelfon riri dengan membelakangi pintu kamar riri



( Rd saka pratama )


.


..

__ADS_1


.


__ADS_2