Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

" Kamu ?"


Ucap dee hyun melihat wajah tuan kim dengan tatapan mematikan.


Dia teringat akan suara tuan kim, dee hyun masih mengingat betul suara sopir baru di kediaman mansion keluarga kang sebelum peristiwa menyedihkan itu terjadi dan mengingat suara ini juga yang dia dengar disaat dia bertarung sebelum meningal kan tempat kejadian penyelamatan tiga wanita yang berharga untuk nya dari cengkeraman tuan Lee.


" apa kamu mengenal ku ?"


ucap tuan kim


" Kamu.... Anjing peliharaan tuan lee. "


Ucap dee hyun dengan tatapan dingin dan penuh penekanan.


" Kamu mengingat ku !, sudah lama tidak bertemu "


Ucap tuan kim.


" Tentu... "


Ucap dee hyun.


Bagai mana dee hyun tidak mengenal wajah dan suara tuan kim, pria itu pernah membuat keluarga nya menderita, saat itu dia berstatus menjadi anjing peliharaan tuan lee.


" Silahkan duduk terlebih dahulu tuan kang dan tuan kim"


Ucap tuan kim sambil melihat kearah jung woon


"Tidak ku sangka kamu menjadi sosok lelaki tangguh dan tampan "


Ucap tuan kim didalam hati saat melihat wajah putra nya secara lansung.


" Tidak perlu mengulur waktu, karena saat ini kami hanya menginginkan salah satu dari kami ."


Ucap jung woon dengan pasti memperlihatkan wajah dingin nya menatap tuan kim dan eun hoon

__ADS_1


" Jangan terlalu terbaru-buru kita bisa minum dulu. "


Ucap


Ucap tuan kim


" Tuan sekali lagi kami memberi tahu, niat kedatangan kami untuk meminta izin mencari keberadaan salah satu dari kami, tidak disangka rupa nya dia bersama kalian. Kami hanya ingin membawa nya pulang "


Ucap dee hyun.


" Maka dari itu, aku ingin menjamu kedua tamu ku terlebih dahulu "


Ucap tuan kim.


" Tidak perlu, "


ucap jung woon sambil berjalan menuju arah tempat keberadaan titi sinyal dari hae joon.


Karena saat itu tuan kim dan eun hoon sedang menatap kearah dee hyun dan jung woon lansung berinisiatif pergi menghampiri tempat keberadaan hae joon.


" Hai kamu... "


" Biarkan saja mungkin dia sudah merindukan pria tidak berdaya itu "


Ucap tuan kim


Tuan kim membiarkan jung woon menghampiri hae joon, karena dia bisa melihat ketidak sabaran jung woon menemui sosok pria tampan yang terbaring lemah di dalam ruangan cukup besar.


" Tuan kang, aku ingin bicara dengan mu. "


Ucap tuan kim dengan sangat serius


" Baiklah bila itu keinginan mu "


Ucap dee hyun.

__ADS_1


" Anda bisa ikut bersama ku. "


Ucap tuan kim mengajak dee hyun mengikuti nya ketempat jung woon berada.


Dee hyun sepakat mengikuti keinginan tuan kim, dia berjalan menuju tempat keberadaan jung woon dan hae joon.


Mereka berdua berdiri diambang pintu yang terbuka saat jung woon masuk kedalam ruangan itu.


Sangat jelas terlihat hae joon sedang terbaring lemah dan hidup nya saat itu sedang di bantu alat-alat medis di sekujur tubuh nya


" Anda sudah bertemu dengan rekan anda, bisa kah anda ikut bersama ku."


Ucap tuan kim meminta dee hyun untuk kembali mengikuti nya


Dee hyun hanya diam dan sedikit mengantuk. Kedua pria itu berjalan menuju salah satu ruangan besar di dalam mansion besar tuan kim dan sampai lah dia dee hyun didalam ruanggan yang seperti kamar lengkap dengan sofa santai, dan dua kursi di balkon yang menghadap kebun bangga mawar merah yang sangat indah.


Silah kan masuk


ucap tuan kim kepada dee hyun dan dee hyun pun memasuki ruangan tersebut.


Tiba-tiba saja tuan kim membuka satu lukisan yang tertutup kain putih.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2