Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

Disaat riri sedang bahagia,,, sangat berbeda dengan hae joon yang saat ini sudah kembali menjadi pria yang tidak mampu bernafas tanpa melihat wajah cantik kekasih nya, bagai mana tidak saat ini hae joon sudah kembali mengingatkan semua kenangan bersama riri.


Membuat pria itu sangat gelisah,,, karena satu hati full tidak mendapatkan kabar dari sang kekasih baik lewat media sosial atau pun kontak yang biasa dia hubungi.


Rapat demi rapat hae joon lalui tanpa ada secerta wajah bahagia dan berseri, hanya ada wajah serius saja yang di perlihatkanlah oleh hae joon, membuat sang asisten binggung melihat tingkah laku sang majikan yang kini sudah mulai kembali seperti dulu dan membuat sang asisten berfikir yang tidak-tidak karena mengingat bigg boss nya itu telambat masuk kantor karena alasan keasikan tidur.


" Cukup sekian dan terimakasih tuan song,, senang berkerja sama denggan anda, !"


Ucap salah satu rekan kerja hae joon dari shanghai.


" Iya tuan Guo zhen saya juga sangat senang berkerja sama denggan anda, semoga kerja sama kita dapat sukses sampai anak cucu kita kelak "


Ucap hae joon sambil menjabat tangan pria tampan itu dan pergi mengantar rekan bisnis nya kedalam kendaraan yang akan mengantar mereka lansung ke bandara.


" Huup... Akhir selesai juga semua perkerjaan ku, "


Ucap hae joon sambil menghembuskan nafas berat nya.


" Asisten hong apa masih ada perkerjaan ku ? "


Tanya hae joon sambi kembali menduduki sofa yang ada di dalam rungan kerja nya.


" Untuk hari ini semua nya sudah selesai tuan "


Ucap asisten hong.


" Baillah bila demikan, aku pamit pulang dulu. "


Ucap hae joon.


" Apa kamu ingin melanjutkan perkerjaan mu yang semalam "

__ADS_1


Ucap asisten hong mengoda hae joon.


" Kamu... Bisa jasa,,, tuan hong "


Ucap hae joon sambil tersenyum


" Syukurlah akhirnya kamu kembali bersama nona ii, dan jangan pernah bertengkar kembali karena aku tidak sanggup melihat mu dan dia menjadi seperti orang lain. "


Ucap asisten hong sambil menepuk bahu hae joon


" Baillah hyeong aku mengerti. "


Ucap hae joon membalas tepukan bahu pria tampan yang sangat dia percaya untuk mengerjakan semua urusan kantor nya


tidak jarang pria tampan ini juga ikut bersama hae joon pergi ke club malam sewaktu dia masih sendiri belum membina rumah tangga


sebelum hae joon pergi meninggalkan ruangan kerjanya dia menyempatkan untuk menanyakan tentang keberadaan riri.


Ucap hae joon bertanya kepada asisten hong yang sudah dianggap nya sebagai sodara.


" Kurasa tadi siang dia menghubungi ku, menanyakan keadaan mu! "


Ucap asisten hong.


" Kamu jawab apa hyeong ?"


" Kamu sedang ada rapat penting "


" Apa dia tidak bertanya lagi dan menitip pesanan ?"


" tidak ada,,, hanya itu saja "

__ADS_1


" Ya sudah... Bila begitu aku pamit pulang dulu ''


Ucap hae joon sambil melangkah keluar dari ruang kerja.


" Riri apa dia marah dengan ku ?


Karena beberapa hari ini melupakan dia, ah... Bodoh sekali kenapa harus hilang ingatan, yang terluka perut ku bukan kepala ku "


Ucap hae joon merutuki hal yang sudah terjadi dengan diri nya.


Bagai mana bisa dia melupakan gadis yang sangat di cintai nya, bahkan dia sudah menyiapkan semua nya untuk melamar riri di hari pernikahan in jung dan Sairen. Namun itu semua gagal.


" Ya sudah aku istirahat dulu besok pagi-pagi sekali aku akan pergi menemui nya, dia pasti di kediaman keluarga nya.


Tidak mungkin daddy posesif itu membiarkan putri nya pergi tanpa aku dan para body gard di sekeliling putri cantik "


Ucap hae joon sambil merebah kan tubuh nya diatas kasur.


" Aku merindukan mu sayang,,,"


ucap hae joon sambil melihat wajah riri yang terbingkai di dalam foto dan tiba-tiba saja hae joon memiliki ide narsis nya.



# Sayang... I miss you #


tunggu aku di rumah ya... 😘😘😘


ucap hae joon mengirim foto nya kepada riri.


Saat ini hae joon benar-benar berfikir bahwa riri masih berada di kediaman keluarga nya bahkan disaat smartphone riri tidak dapat di hubungi, karena itu adalah salah satu kebiasaa riri saat bersama keluarga besar nya dia tidak inggin diganggu oleh siapa pun.

__ADS_1


🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱


__ADS_2