
Hari bahagia yang dinanti riri sebentar lagi tiba yaitu hari dimana dia mendapat gelar nya sebagai seorang dokter, yang sangat dia tunggu. gelar yang di nanti oleh keluarga nya terlebih lagi ada satu orang yang membuat riri semakin bersemangat
Almarhun harabeoji nya yang sudah wafat, yang tidak lain Ayah dari dee hyun yang menginginkan riri cepat mendapat gelar sebagai dokter dan setelah riri menjadi dokter tuan besar kang akan meperkenalkan kedunia dia memiliki cucu pintar yang berprofesi sebagai dokter muda dan cantik.
Tapi kini keinginan itu tidak bisa tersampaikan oleh tuan besar, karena Sudan terlebih dahulu menutup mata, Karena hal itu riri semakin terpacu walau harabeoji nya tidak bisa melihat riri sebagai dokter secara lansung setidak nya dia bisa memandang riri dari alam yang berbeda Karena saat ini sudah dapat memenuhi keinginan nya.
Menjadi dokter dan mengambil gelar alih bedah , riri sangat bahagia bisa membangakan seluruh keluarga besar dengan semua yang dia gapai, kini tidak ada lagi keinginan riri kecuali berbakti kepada keluarga nya, hidup bahagia bersama keluarga kecil yang akan dia bangun bersama hae joon dan melihat adik - adik nya tumbuh bersama anak yang ada di dalam kandungan nya.
" Riri... Apa hae joon jadi pulang hari ini ? "
Ucap Zahra bertanya kepada putri sulung nya yang sedang bermain bersama ryung
" jadi mom tadi malam dia sudah berangkat dan dua jam lagi akan tiba "
Ucap riri
" sayang... Cepat lah bersiap - siap sambut dia dengan tampil cantik "
Ucap zahra meminta riri untuk berdandan
" baiklah ... "
Ucap riri sambil berdiri dari tempat nyaman nya duduk bersama ryung dan tidak berapa lama riri sudah tampil cantik dan menawan dengan gaun merah dan menguraikan rambut panjang nya dia berjalan sangat angun sambil mengunakan sepatu tinggi nya
" mommy bagaimana penampilan ii, "
Ucap riri sambil menuruni anak tangga berjalan dengan sepatu tinggi nya.
" riri mau pergi kemana ?"
Ucap dee hyun langsung bertanya kepada putri sulung nya yang sudan tampil cantik
" mau menjemput appa baby... Daddy! "
Ucap riri sambil mengelus perut nya yang masih rata
" riri stop berdiri disana jangan melangkah lagi !"
Ucap dee hyun meminta riri berhenti menuruni anak tangga
" kenapa sayang ?"
Ucap zahra
" kenapa daddy ?"
Ucap riri
Anak dan ibu itu kompak bertanya kepada tuan besar di kediaman mewah itu namun tidak di jawab sama sekali
" min- so... Cepat cari sepatu yang aman untuk anak nakal itu, aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan cucu ku dan suami nya akan mengamuk bila terjadi sesuatu "
Ucap dee hyun meminta asisten rumah tangga nya mencari sepatu baru untuk riri
5 menit kemudia asisten itu pun membawa sepatu untuk riri kenakan yang lebih nyaman dan aman di kenakan riri saat di luar rumah
__ADS_1
" tapi daddy ini sangat serasi dengan gaun ii !"
Ucap riri perotes
" pakai itu atau kamu memilih pakai sandal jepit ?"
Ucap dee hyun sambil menyilangkan tangan nya di depan dada
" riri dengar kan daddy mu, daddy dan mommy tidak ingin cucu kami kenapa - kenapa dan kandungan mu juga masih muda "
Ucap zahra sambil bergelayut di tangan dee hyun
" ehm... Oke.. Terimakasih sudah menghawatirkan ii mommy ...daddy ...."
Ucap riri sambil tersenyum dan mendekat kepada dee hyun dan zahra
" tidak perlu berterima kasih, itu kewajiban orang tua untuk selalu mengingatkan anak nya "
Ucap zahra sambil tersenyum mengelus wajah riri dan dee hyun mengelus kepala riri
" berhentilah nakal dan berfikir bijak saat ini kamu sedan mengandung cucu pertama kami "
Ucap dee hyun
" iya daddy ii akan menjaga nya dengan baik "
Ucap riri
" Sampai jumpa... , Assalamulaikum... "
Ucap riri sambil menyalami zahra dan dee hyun
Ucap Zahra dan dee hyun serentak dan melihat kepergian putri sulung meraka yang sebentar lagi akan menjadi ibu
" Sayang... Sebentar lagi kita akan menjadi harabeoji Dan halmeoni "
Ucap zahra
" ehm... Berati aku Sudan tua dong "
Ucap dee hyun
" memang kamu sudah tua, usia mu sebentar lagi 40 tahun "
Ucap zahra
" tapi masih seksi dan perkasa kan "
Ucap dee hyun mengoda zahra dan seketika wajah zahra lansung merona
•••••••••°••••••••••
Saat ini riri baru saja tiba di bandara internationals incheon dia sedang menanti suami tercinta nya yang sudah 9 hari tidak bertemu.
Riri sangat angun memakai gaun merah nya dan dengan santai dia melangkah menuju pintu kedatangan
__ADS_1
Tidak berapa lama riri berdiri dia langsung melihat hae joon keluar dari pintu kaca dengan setelan jas berwarna hitam menambah karisma nya sebagai seorang pria.
" Appa... "
Ucap riri sambil melambaikan tangan nya kearah hae joon
Hae joon tampak bahagia saat melihat wajah cantik riri terlebih lagi saat riri tersenyum bahagia, hae joon langsung mempercepat langkah kaki nya
" eomma... "
Ucap hae joon sambil mencium wajah riri
Dan berlutut di hadapan riri sambil berkata
" apa jagoan ku menjadi anak baik ?"
Ucap hae joon sambil memegang pinggul riri dan menatap perut riri
" baby nya sanggat pintar appa "
Ucap riri sambil mengelus wajah hae joon dan tersenyum bahagia tanpa riri ketahui ada hati yang terluka
" baiklah... Ayo kita pulang, "
ucap Hae joon sambil mengandeng riri dan tersenyum bahagia
" Hyeong.. Untuk tiga hari kedepan kamu libur dan habiskan waktu bersama keluarga mu "
Ucap hae joon berkata kepada asisten hong
" terimakasih... Banyak !"
Ucap asisten hong
" tidak perlu berterima kasih..., Karena kita sudah berkerja keras dan bonus untuk kakak ipar akan ku kirim "
Ucap hae joon sambil tersenyum dari dalam mobil
Setelah hae joon, riri dan asisten hong benar - benar pergi seseorang yang melihat kedekatan riri keluar dan memberi kabar kepada tuan nya
" kecurigaa mu ternyata benar "
Ucap pria itu sambil berjalan menuju mobil hitam yang sudan menanti nya
" cepat ikuti mobil itu "
Ucap Pria yang yang memakai master yang mengikuti riri sejak tadi.
.
.
.
__ADS_1
.
.