
Siapa yang tidak takut saat mendengar tangisan bayi di tengah malam yang mana sosok bayi itu tidak terlihat, dan saat melihat sosok bayangan di dalam kegelapan pasti membuat kita semua mencari perlindungan atau temeng untuk melindungi diri kita, hal itu lah yang di lakukan oleh lita saat ini .
" kamu siapa ?"
Ucap lita dengan tegas dan sigap memegang vas bunga yang siap di hayun kan ke sosok pria itu
" aduh....! ini aku "
Ucap ryung sembari melihat kearah lita yang sudah memukul nya mengunakan vas bungga
" kamu ? " ucap lita sembari meletakan vas bungga yang ada di tangan nya " Kenapa berdiri di sini di dalam keadaan lampu tidur,Membuat saya takut saja !"
Ucap lita sembari melihat kening ryung yang memerah
" dia tidak ingin tidur "
Ucap ryung sembari melihat kedalam box baby
" dia ?"
Ucap lita ikut melihat ke box bayi
" bayi siapa ?"
Ucap lita kaget saat melihat bayi lucu yang sedang terbaring
Foto baby boy
" cerita nya panjang "
Ucap ryung
" sini biar ku lihat mungkin dia haus atau pup "
Ucap lita sembari mengambil alih tubuh mungil bayi itu
" hai sayang ? Kenap kamu menangis ?"
Ucap lita sembari mengendong bayi itu dan memindahkan nya keatas kasur, bengan sangat telaten lita membuka pakaian bayi kecil untuk melihat apa yang membuat nya tidak nyaman
" hidupkan lampu nya "
Ucap lita memerintah ryung agar menghidupkan lampu, ryung yang mendengar arahan lita langsung menghidupkan lampu tanpa membatah ucapan lita
" pempers nya penuh, dia risih "
Ucap lita kepada ryung dan menadahkan tangan lentik nya kearah ryung, sedangkan ryung hanya diam dengan tatapan bingung melihat kearah tangan lita
" kenapa bengong ? mana pempers baru nya ?"
__ADS_1
Ucap lita dengan kesal melihat wajah ryung yng datar
" aku tidak tahu, hanya ini yang di beri oleh pengasuh nya "
Ucap ryung memberi tas yang di siapapkan oleh ibu panti
" kamu ini ya, suka sekali buat masalah, tidak tahu cara merawat bayi, malah membawa pulang bayi "
Ucap lita perotes kepada ryung namun tangan nya masih asik merapikan bayi itu
" tolong buatkan susu nya, seperti nya di haus "
Ucap lita kepada ryung yang masih berdiri di dekat nya
" kamu !!"
Ucap ryung kesal sembari menatap lita
" ayo cepat dia haus, kamu kan bisa cara buat susu "
Ucap lita kepada ryung dengan tatapan kesal
" ha... , Ya sudah kamu tunggu dia sembentar "
Ucap ryung berlalu pergi meninggalkan lita dan bayi tampan itu
" hai tampan siapa nama mu ?, jangan memangis lagi ya ?"
Dari kejauhan ryung melihat dan berkata
" sudah ku duga kamu pasti bisa merawat nya "
Ucap ryung dan berlalu mendekati lita dan baby boy.
" ini susu yang kamu minta "
ucap ryung memberikan botol susu yang sudah terisi penuh
" terimakasih "
ucap lita
" siapa nama bayi tampan ini ?"
ucap lita bertanya kepada ryung
" entahlah belum terfikirkan oleh ku, kamu saja yang memberikan nya nama "
ucap ryung
" aku ?"
__ADS_1
ucap lita dengan wajah tidak percaya akan ucapan ryung
" aku bukan ibu nya, yang berhak itu kamu dan ibu bayi ini "
ucap lita
" saya ? "
ucap ryung kembali bertanya kepada lita
" iya - iya lah kan kamu ayah nya "
ucap lita
" kalau aku ayah nya, berati kamu ibu nya "
ucap ryung
" jangan bicara omong kosong, aku tidak ingin merampas kebahagian kalian "
ucap lita
" kamu ini terlalu banyak pikiran, jangan terlalu berpikir keras nanti kamu bisa jadi bodoh "
ucap ryung sembari mengelus pucuk kepala lita
" aku bodoh ?" ucap lita dengan wajah marah " bagaimana tidak berpikir seperti itu orang kamu memiliki begitu banyak wanita simpanan di mana pun, dan mereka rela menghangatkan ranjang mu "
ucap lita dengan kesal
" hanya sebatas satu malam, tidak menghasilkan adik untuk yuri "
ucap ryung tanpa rasa malu dengan perbuatan nya sembari mengelus kepala bayi laki - laki yang ada di gendongan lita
" kamu ya pria mesum "
ucap lita
" aku laki - laki dewasa, wajar aku seperti itu "
ucap ryung membuat lita marah dan memberikan bayi tampan itu kepada ryung
" loh kenapa kamu berikan kepada ku "
ucap ryung protes
" dia anak mu, bukan anak ku "
ucap lita dengan kesal dan berlalu pergi
" dia di telantarkan oleh keluarga nya "
__ADS_1