
Setelah sampai nya keempat srigala diapartermen mewah kang dee hyun lansung membahas semua yang sudah terjadi dengan hae joon dan mereka sepakat untuk membalas perbuatan tuan duck dengan cara halus terlebih lagi.
Saat ini hae joon masih dalam keadaan belum pulih seutuh nya.
" Hyeong aku tidak akan puas bila aku tidak membunuh rubah tua itu dengan tangan ku sendiri "
Ucap hae joon geram dengan perbuatan tuan duck yang sudah mencoba membunuh nya
" Tentu hae joon aku akan membantu mu untuk balas dendam "
Ucap dee hyun dengan sangat santai.
" Tapi masih belum saat nya kita membalas dendam, karena aku yakin dia saat ini masih dalam keadaan waspada. "
Ucap in jung
" Jadi kapan kita beraksi ?"
Tanya jung woon kepada in jung.
" Rencana ku saat ini, kita membuat dia nyaman di dekat kita dan saat dia nyaman kita lansung tembak tepat di jantung nya.
Dengan kata lain hae joon kamu harus berpur-pura lupa apa yang sudah terjadi dengan mu. Dan saat bertemu denggan nya sebisa mungkin bersikap ramah tidak pernah bertemu. "
Ucap in jung memberi printah kepada hae joon.
" Dan kamu jung woon bersikap santai seperti biasa nya, jangan mudah terbawa emosi. "
Ucap in jung karena memang kenyatan jung woon tidak dapat mengendalikan emosi nya saat bertemu dengan tuan duck.
" Lalu dia itu terserah pada nya saja karena dia tidak bisa diatur "
Ucap in jung menunjuk adik nya yang saat itu sedang santai menikmani segelas angur.
" Baik lah aku mengerti hyeong !"
Ucap hae joon.
Sambil berdiri melihat foto keluarga bahagia kang dee hyun yang tergantung di dinding rumah tempat mereka berada.
" Dee hyun hyeong siapa mereka ?"
Ucap hae joon bertanya.
Membuat ketiga srigala terdiam memandang kearah wajah hae joon yang tanpak bingung melihat foto keluarga kang dee hyun yang disana terlihat wajah zahra, riri, suzi dan baby boy ryung.
" Hae joon apa kamu lupa mereka semua siapa ? "
Tanya in jung dan jung woon bersamaan mereka berdua tidak menyangka hae joon benar-benar kehilangan ingatan ya.
" Ya... Aku tidak mengenali mereka. "
Ucap hae joon dengan santai
" Apa kamu saat ini dokter pintar sudah menjadi bodoh? "
Tanya dee hyun sambil tertawa.
" Hyeong aku benar-benar tidak mengetahui mereka "
Ucap hae joon dengan wajah kesal seperti anak kecil
" Ini foto keluarga bahagia dari pria dingin itu "
Ucap in jung sambil menuju kearah dee hyun.
" Keluarga kamu sudah menikah hyeong ?"
Tanya hae joon tidak percaya
" Iya dia sudah memiliki keluarga bahagia,
Dia menemukan gadis yang membuat nya mengila selama satu tahun setengah "
Ucap in jung dan jung woon hanya menganguk.
" Aku tidak percaya,, kenapa aku lupa kapan itu dan kenapa aku tidak mengingat kamu sudah memiliki tiga anak terlebih lagi sudah remaja. !"
Ucap hae joon seperti orang bodoh menggaruk kepala nya yang tidak gatal
" Gadis cantik itu bernama Riri Azahra dia anak angkat Dee Hyun dan Safia Azahra, putri cantik ini bernama Suzi Aymora dan baby boy ini bernama Gi Ryung ."
__ADS_1
Ucap jung woon menjelaskan siapa yang ada di dalam foto itu.
" Huupp berapa banyak yang aku lupa kan !" ucap hae joon sambil membuang nafas kasar
" Santai lah lambat laun kamu akan mengingat semua nya karena dokter berkata amnesia mu bersifat sementara "
Ucap jung woon.
" Oh... Seperti itu,,, ya sudah aku mau pulang ke mansion song saja siapa tahu aku bisa mengingat sesuatu "
Ucap hae joon pergi meninggalkan kan apartermen mewah dee hyun.
" Apa perlu aku antar, takut nya kamu tidak tahu jalan "
ucap jung woon sambil tersenyum
" Aku masih mengingat jelas dimana kediaman keluarga ku "
Ucap hae joon dengan santai seperti dia masih remaja saat berkumpul bersama ketiga srigala.
" Hai.. Inggat besok hari pernikahan ku "
Triak in jung
" Iya aku ingat aku pastikan akan datang, bahkan bila kamu mengundang ku kedalam kamar pengantin kalian "
Ucap hae joon sambil tersenyum kearah in jung.
" Hai... Anak nakal kau,,,,, berani sekali "
Ucap in jung sambil melempar bantal sofa kearah hae joon yang saat itu sudah berdiri di depan pintu keluar apartermen dee hyun.
" Hahahahaha gak kenal "
Ucap hae joon santai sambil menutup pintu
" Anak itu,,, yang luka perut nya kenapa kepala dan fikiran dia yang terganggu ?"
Ucap jung woon sambil tersenyum
" Iya.... Dia kembali seperti biasa nya.
Ceria tapi mematikan "
sesaat setelah kepergian Song hae joon
" Jung woon apa kamu pernah dibawa tuan hoo jin pergi kesebuah kamar yang dari balkon kamar itu bisa terlihat bungga mawar ?"
Tanya dee hyun.
" Tidak pernah sama sekali, ada apa? "
Ucap jung woon
" Kalian masih mengingat perjanjian antara kita dan tuan duck, yang meminta mencari anak perempuan nya. ?"
Ucap dee hyun.
" Iya dan hal itu lah membuat masalah besar ini yang hampir membunuh anak nakal itu "
Ucap in jung.
" Kalian tahu aku melihat foto pasangan suami istri yang di cari rubah licik itu di kediaman tuan hoo jin, dia berkata mereka berdua adalah adik nya yang membawa pergi harta paling berharga dari nya yang sengaja dia titip kan untuk mereka jaga "
Ucap dee hyun.
" Apa mungkin dia mencari anak perempuan yang sama denggan rubah licik. ?"
Ucap in jung
" Bisa jadi,,,, karena dia pernah berkata, dia merasa sedih saat anak-anak nya memangil pria lain sebagai ayah mereka dan memangil nya dengan sebutan tuan. "
Ucap jung woon
" Apa kalian tahu, anak perempuan yang di cari oleh tuan hoo jin dan rubah licik adalah riri. "
Ucap dee hyun dengan santai namun tatapan mata nya penuh keyakinan.
" Apa yang kamu katakan ?"
Ucap in jung dan jung woon.
__ADS_1
" Ini lihat lah "Ucap dee hyun memberi foto riri bersama kedua orang tua nya" dan ini foto yang aku ambil di dalam kamar tersebut dan disini tersimpan tentang orang yang dicari oleh rubah licik. "
Ucap dee hyun memberi cip rahasia mereka
Dua srigala yang penasaran pun lansung membuka dan menyamakan semua foto yang diberi oleh kang dee hyun.
" Omg... Tidak mungkin,,,, ini mustahil "
Ucap in jung dan jung woon.
" Tidak ada yang mustahil bila tuhan berkehendak. Apa pun akan terjadi !"
Ucap dee hyun.
" Iya,,, itu sangat bernar. "
Ucap in jung sedang kan jung woon masih asik melihat layar laptop nya.
" Apa tuan hoo jin mengetahui tentang riri ?"
Tanya jung woon
" Seperti nya begitu karena kamu tahu sendiri aku pernah memberi foto eun hoon yang beberapa kali tertangkap mengikuti riri dan hae joon namun dia mengelak karena dia beralasan menyukai riri, kamu tahu sendiri dia adalah orang kepercayaan tuan hoo jin.
Dan dia juga berkata ingin mengambil riri dari ku dan zahra".
Ucap dee hyun.
" Lantas apa jalan keluar dari ini? "
Tanya jung woon.
" Aku akan memperketat pengawasan untuk riri dan bila perlu 24 jam "
Ucap dee hyun memperlihatkan sifat posesif nya terhadap sang putri walau putri itu bukan putri kandung nya.
Dee hyun benar-benar menyayangi riri sebagai putri nya dia bahkan tidak segan-segan membuat riri lebih aman dengan meletakan penjaga di sekeliling riri.
Dee hyun bersikap posesif bukan tanpa alasan dia tidak inggin kembali kehilangan orang yang amat berharga di hidup nya, seperti dia kehilangan ayah dan sang ibu, dan dalam bersamaan dia hampir kehilangan zahra dan riri beberapa tahun lalu.
" Baik lah untuk saat ini, mungkin itu yang terbaik namun kamu harus tahu putri sulung mu itu memiliki sifat turunan dari kamu dan istri mu. '
Ucap in jung dengan santai karena dia sangat tahu riri mewarikan sifat dee hyun dan zahra.
" Bagai Mana pun ini harus aku lakukan aku tidak ingin putri ku, masuk kedalam masalah kita aku tidak ingin dia terluka kembali, terlebih lagi dia saat ini sudah terluka karena tupai jelek itu "
Ucap dee hyun mengatai hae joon yang saat ini melupakan putrinya.
" Iya... Seharus nya besok hari bahagia untuk mereka berdua karena tupai jelek sudah menyimpan cincin untuk melamar riri bahkan dia menyiap kan rumah kecil yang nyaman di desa untuk mereka tempati "
Ucap jung woon
" Ya... Namun tuhan berkehendak lain... Kita mau apa karena dia yang mengatur jalan cerita dan kita hanya bisa merubah jika dia mengizinkan "
Ucap in jung.
" Jung woon kamu bertugas menasehati riri karena dia sangat dekat terhadap mu, aku sebagai daddy nya tidak mungkin memekan keinginan ku, walau bagai mana pun aku tidak sanggup melihat dan membuat putri ku merasa sedih dan menderita karena si tupai jelek. "
Ucap dee hyun
" Baik lah aku akan mencoba nya, karena ku yakin dia riri yang tanguh dan kuat menerima kenyataan "
Ucap jung woon.
.
.
.
.
.
.
.
Oke semua kita kembali keawal.
jangan lupa 👍 nya ⭐nya dan komen
__ADS_1
maaf bila ada typo nya berterbaran 😁😁😁😁😁