
Pagi pun tiba saat ini riri sudah bangun mempersiapkan semua yang akan di bawa nya kerumah sakit terutama pakiyan ganti untuk di rumah sakit mengingat malam ini dia memiliki sip malam dan riri sangat malas untuk pulang kerumah menrurut riri buang-buang waktu di jalan saja.
" Semoga saja daddy dan mommy tidak melihat ini,,, "
Ucap riri sambil mengoles fondasion ke jejak peningalan hae joon yang masih memerah di keleher nya.
" Huup kapok buat ngelarang perkataan nya, bisa-bisa nanti gawang ku jebol dengan nya."
Ucap riri dengan suara merutuk sambil mengoles jejak hae joon.
Setelah selesai riri turun ke arah dapur dan lansung berjumpa dengan sang mommy dan bibi nam yang sedang membuat nasi goreng sefood kesukaan dee hyun.
"Pagi mommy "ucap riri sambil mencium pipi zahra " pagi juga bibi nam "
ucap riri memberi salam kepada asisten rumah tangga dee hyun yang sedari dulu melayani keluarga dee hyun, yang kini menjadi kepala pelayan di kediaman dee hyun dan zahra walau dia sudah menjadi kepala pelayan dia tidak segan membatu kegiatan zahra dan riri di dapur.
" Sayang sepertinya kamu bahagia sekali ? Apa kamu di beri hadia oleh menantu mommy. "
Tanya zahra menjahili riri dengan pertanyaan nya.
" Apa sih mommy,,, Kami hanya jalan-jalan dan melihat rumah baru milik samchon saja "
Jawab riri sambil meyiap kan piring dan gelas ke atas meja makan.
" Oh... Seperti itu ! seperti nya dalam waktu dekat kamu akan menyusul papa dan mama ni. !"
Ucap zahra yang masih mode menjahili
" Entahlah,,, seperti nya ii mau menikmati menjadi dokter dulu baru menikah. "
Ucap riri dengan santai
" Apa kamu tidak memikirkan hae joon ? dia saat ini sudah hampir berusia 28 tahun dan kamu sebentar lagi usia mu 20 tahun kalian sudah boleh menikah kok. "
Jelas zahra
" Tapi apa daddy boleh ? dan juga dia...!"
Ucap riri mengantung mengingat perbedaan diantara mereka berdua yang riri belum ketahui kalau hae joon satu keyakinan dengan nya.
Sebenarnya di keluarga hae joon memeluk keyakinan yang sama dengan keluarga kang yang di ketahui riri selama ini keluarga song memiliki keyakinan berbeda dengan kang karena memang keluarga besar ayah hae joon memeluk keyakinan kenanyakan di korea.
Yang sesunghnya ayah dan ibu hae joon memiliki keyakinan sama dengan keluarga kang karena ibu hae joon memang memeluk agama islam dari lahir dan ibu hae joon berkewarga negaraan berunai darussalam dan ayah hae joon memeluk agama islam sejak menikahi ibu hae joon, walau pun ayah dan ibu hae joon islam mereka tetap merayakan natal mengingat saling menghargai antara keluarga besar song yang memeluk keyakinan berbeda dan kenyataan ini belum riri ketahui karana setiap lebaran riri selalu memutuskan untuk pulang ke indonesia merayakan bersama ibu dan ayah zahra yang berada di Indonesia.
Riri sengaja melakukan itu untuk berziarah kemahkam bunda dan ayah nya.
" Juga dia.. ... ? Apa sayang kenapa kamu mengantungkan perkatan mu ?"
Tanya zahra kepada riri yang saat ini sedang menata piring makan.
" Tidak ada mommy ii lupa sesuatu "
Ucap riri dengan menebar senyuman
" Apa nya yang lupa ri ? "
Tanya dee hyun kepada putri sulung nya
__ADS_1
" Ii lupa ada janji dengan soo hee daddy untuk pergi beli keperluan perempuan "
Ucap riri berkila dia tidak ingin daddy nya tahu tentang dia dan hae joon.
" Oh... Kirain apa ? Bagai mana perkerjaan mu dirumah sakit apa lancar ?"
Tanya dee hyun sambil menaruk putri canti suzi di bangku yang biasa diduduki suzi.
" Lancar tidak ada masalah daddy "
" Kapan kamu selesai tugas menjadi dokter magang ?"
Tanya dee hyun sambil menunggu zahra mengambil nasi goreng untuk nya.
" Masih depan bulan lagi daddy, "
Jawab riri dengan suara lembut.
" Apa harus selama itu ?"
Tanya dee hyun
" Iya,,, itu sudah prosedur nya "
Ucap riri
" Baik lah kakukan lah dengan bersungguh - sungguh bila ii bosan dan tidak ingin melakukan nya lagi, ii keluar dan bisa membantu daddy di kantor "
Ucap dee hyun santai membuat zahra membulatkan mata nya seketika
" Sayang apa yang kamu ucap ? "
Yang mana saat mendengar ucapan dee hyun zahra baru berkumpul bersama keluarga kecilnya dia baru saja mengambil baby boy ryung dari lantai atas
"!Aku hanya membuat anak ku semangat dan bila dia bosan dia bisa cuti dan berkerja di kantor ku "
Ucap dee hyun dengan nada santai dan wajah tersenyum.
" Tidak-tidak aku sebagai mommy nya melarang keras, pokok nya tidak boleh riri harus menyelesaikan tugas nya dan cita-cita nya menjadi dokter "
Ucap zahra sambil mendudukan ryung di tempat duduk nya.
" Sayang bila riri bosan dengan dunia kedokteran dan bau rumah sakit dia bisa berkerja di kantor ku !"
Ucap dee hyun
" Tidak riri jangan dengar kan daddy mu, mommy melarang keras, kamu harus mengejar cita-cita mu, buat harabeoji mu bangga memiliki cucu seorang dokter apa lagi halmeony mu dia mendabakan mu menjadi dokter juga"
Ucap zahra mengingat keinginan sang ayah dan ibu mertuanya yang menginginkan riri menjadi dokter hebat.
" Iya mommy ii ingat kok, ii akan menjadi dokter terhebat dan baik hati, ii akan menolak setiap keluarga kurang mampu dan menolong semua yang membutuhkan ii "
Ucap riri menuruti perkataan sang mommy
" Tapi tawaran daddy juga bagus buat cari pengalaman baru dan dunia baru "
Ucap riri membela keinginan sang daddy sambil mengoda sang mommy.
__ADS_1
Membuat dee hyun tersenyum bahagia anak sulung nya itu bisa ikutan mengerjai nyonya besar di kediaman kang dee hyun.
" Aduh kalian berdua selalu membuat ku pusing, "
Ucap sahra sedikit berteriak
" Mommy jangan teriak-teriak, tenang saja ii tidak akan buat mommy pusing. "
Ucap suzi sambil memakan nasi goreng nya.
Membuat riri dan dee hyun melihat lansung kearah suzi yang sedang menikmati makanan nya
" Zi sayang bila kamu dewasa ingin menjadi apa ?"
Tanya dee hyun kepada putri kedua nya
" Zi akan menjadi model terkenal seperti mommy dan akan menjadi aktris seperti emo han nee shey "
Ucap suzi sambil menikmati makanan nya
" Apa suzi tidak ingin berkerja di kantor seperti daddy dan papa ?"
Tanya dee hyun
" no zi tidak inggin zi ingin menjadi mommy yang selalu berfoto dan wajah nya selalu berada di majalah. "
Ucap suzi dengan wajah cantik nya
" Apa tidak mau menjadi dokter seperti eonni ?"
Tanya riri giliran kepada si cantik suzi
" Tidak,,, zi tidak ingin melihat orang sakit dan terluka kasihan !"
Ucap suzi dengan wajah polos nya.
" Baik lah bila zi tidak ingin menjadi dokter dan berkerja di kantor. "
"Berati ryung lah yang akan mengambil tugas daddy "
Ucap dee hyun sambil melihat kearah baby boy ryung yang saat ini sedang disuapi zahra dengan bubur yang tadi di buat zahra
Ryung tertawa dan tersenyum mendengar perkataan sang daddy yang memintanya untuk menjadi bisnisman seperti sang daddy saat ini,
Dee hyun hanya berharap kepada putra tampan nya yang masih kecil itu lah yang bisa mengurusi kerajan bisnis nya dari Grup DH walau saar ini ryung masih kecil tetap saja dia akan menjadi dewasa dan menjadi penerus dee hyun setelah dewasa.
Kerena riri dan suzi tidak tertarik sama sekali dengan dunia perkantoran seperti yang di jalani dee hyun saat ini..
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Hai semua jangan lupa like, tekan bintang 💖 nya para sahabat novel gadis cantik ceo, ditunggu kelanjutan nya 😘😘😘😘😍