
Satu minggu berlalu kini, riri sudah menjalan kan rutinitas nya seperti biasa, menjadi dokter baik hati dan tentu selalu profesiol.
Hubungan dia dan hae joon pun semakin mesrah dan romantis, rencana riri untuk mendekati JH juga semakin mulus dengan mudah pria tampan itu masuk kedalam perangkap
tapi tidak untuk usuran artikel yang sedang di perdebat kan di Indonesia, semakin panas karena mona mengambil keuntungan dari berita tersebut yang menambah pundi-pundi kekayaan nya dari berita yang sedang hangat di bicara kan,
Saka sempat memberi kabar kepada riri dan ingin menutup berita tersebut , Namun riri tidak memberi respon dia berkata biarkan saja berita itu akan hilang di telan waktu, Namun tidak untuk mona dia membuat masalah itu semakin besar dia merasa sakit hati dengan saka yang tidak bisa dia dapat kan.
" Hallo sweety... ?"
Ucap hae joon dari seberang negara menyapa dari layar smartphone.
" Hello samchon !"
Ucap riri sambil melambaikan kan tanggan nya dan tersenyum cantik
" Kamu di mana ? "
Ucap hae joon yang baru saja terjaga dari tidur nya mengingat Swiss dan korea memiliki waktu berbeda sepuluh jam dan saat ini di Korea sudah menunjukan jam 14.05 dan di Swiss 06.05.
" Baru saja selesai tugas keliling memeriksa pasien "
Ucap riri yang baru saja duduk di ruang kerja nya
" Sweety kangen... "
Ucap hae joon seperti anak kecil sambil menunjukan wajah memelas nya.
" Sama... Ii juga, tapi udah hilang tu karena samchon udah nelfon ii deluan "
Ucap riri sambil tersenyum
" Tapi aku masih kangen loh, Karena belum bisa mencium bibir cerewet itu. "
Ucap hae joon sambil menunjuk bibir riri dengan memanyunkan bibir nya.
" Ini... "Ucap riri sambil menunjukan bibir nya dengan jari telunjuk " mangka nya cepat-cepat selesaikan kerjaan kamu dan pulang kesini halal kan aku "
Ucap riri menantang hae joon dari seberang sana.
" Kamu manantang ku ?"
Ucap hae joon
" Iya,,,,,, ii tentang samchon "
Ucap riri dengan mengedip kan satu mata nya
" Oh... Oh... Oh... Gadis jelek ku sudah pandai mengoda...."
" Tentu siapa yang sering mengoda ku terlebih dahulu ??"
" Baik lah... Saya menyerah... Saya tidak sanggup dengan godaan mu, tapi inggat janga seperti ini dengan pria lain "
Ucap hae joon mengingat kan riri jangan nakal
" Tentu ii tidak berani, bisa-bisa ii dibunuh oleh samchon, janga kan itu melihat ku dengan pria lain saja samchon sudah seperti singga kelaparan "
" Pasti.... Aku tidak ingin melihat istri ku bersama pria lain. Apa lagi bisa terpikat dengan pria yang lebih muda. "
" Hahahahaha... Ada yang mengakui dia sudah berumur "
Ucap riri sambil tertawa bahagia saat dia mendengar pria tampan itu mengakui dia sudah tidak muda lagi.
" Biar aku Pria berumur tapi masih menawan kan, bukti nya bisa memikat diri mu. "
Ucap hae joon sambil tersenyum
" Iya... Sampai-sampai ii buta menolak sunbae woo bin. "
Ucap riri mengoda hae joon
" Kamu masih menyimapan rasa kepada nya ?"
Tanya hae joon
" Masih... Sebagai sahabat ku !"
Ucap riri
__ADS_1
" Kamu... Ya... Berani sekali menyimpan nama pria lain selain aku "
Ucap hae
" Hahahahaha... "
Ucap riri tertawa melihat pria tampan itu mulai menunjukan sifat posesif nya
" Hanya sahabat... Hanya itu rasa untuk nya."
Jelas riri
" Pria yang berlibur dibali ?"
Tanya hae joon kembali
" Dia ku angap seperti kakak ku, samchon kami sudah lama kenal bahkan apa yang ada di fikiran nya pun ii tahu."
Ucap riri
" Masalah artikel itu bagai mana ?'
Tanya hae joon
" Saka sudah memberi tahu ii, namun ii meminta dia diamkan saja, ii ingin melihat batas mana dia bisa menjelekkan ku dan bagai mana gadis yang disukai orang tua saka. "
Ucap riri santai.
" Baiklah apa aku harus turun tanggan ?"
Tanya hae joon
" Tidak perlu dalam waktu dekat ii akan berangkat ke Indonesia bersama kyo, dan ii akan memanfaatkan JH. "
Ucap riri dan hanya di tangapin muka datar hae joon.
" Tenang lah, kami bertiga hanya selama tiga atau dua hari disana, untuk memenuhi undangan dari salah satu acara TV, sekalian memenuhi undangan keluarga saka. "
Ucap riri
" Tapi kenapa harus bersama JH ?"
Ucap hae joon
Ucap riri tersenyum cantik
" Gadis ini semakin pandai saja, membuat ku semakin ingin cepat pulang untuk memakan nya "
Ucap hae joon gemas melihat wajah cantik yang tersenyum cantik
" Ku tunggu... "
Ucap riri tertawa
"Sudah cepat mandi sebentar lagi jam kerja "
Ucap riri
" Ehm... Tentu jangan nakal ya.. "
Ucap hae joon
" Pasti tidak akan. "
Ucap riri
" Selamat menjalankan aktifitas sweety "
Ucap hae joon sambil menunjuk tanggan nya membuat bentuk hati dan mengucapkan
" Saranghae..."
Ucap hae joon
" Saranghaeyo "
Ucap riri kembali
Riri benar-benar bahagia memiliki tunangan yang mendukung apa pun keinginan nya termasuk harus berlawanan dengan hati nurani tunangan nya, itu demi melihat riri bahagia.
__ADS_1
pria itu pria yang sangat mencintai riri tanpa menunjukan sifat romantic nya, namuan dia mampu merebut hati riri dari pria yang pernah ada di hati riri yang kini hanya riri angap sebagai sodara nya saja.
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱
Baru saja riri mematikan smartphone nya riri sudah kembali menerima telefon dan ini adalah nomor tidak dikenal, tapi riri sangat tahu betul nomor itu berasal dari Indonesia yang sudah sangat riri kenal sejak dahulu.
Ada rasa segan di hati riri tapi dia sangat tidak enak bila tidak mengakat smartphone nya, riri sangat tahu betul nomor yang menghubungi nya adalah ibu dari saka yang tidak menyikai riri sejak dahulu.
" Assalamualaikum tante.. "
Ucap riri menyapa dengan suara lembut dan sedikit gugup
" Apa kamu masih ingin ku hancur kan ?
Apa penderitaan mu belum cukup ?"
Ucap ibu saka dengan suara dingin
Riri yang mendengar ucapan ibu saka lansung terdiam mematung dia mengingat betul, ucapan ibu saka sesaat setelah Dee hyun dan zahra menikah yaitu minggu terakhir dia bersama saka menikmati hari libur mereka berdua.
" Jahui putra ku, atau kamu memilih keluarga yang sangat baik itu mati karena ulah mu "
Ucap ibu saka mangancam riri yang saat itu tidak memiliki kekuatan apapun dan hanya memiliki keluarga zahra yang rela menampung riri di tengah-tengah keluarga bahagia itu.
Dan tiba-tiba saja JH datang dan merebut smartphone riri dan lansung mendengarkan ucapan ibu saka.
" gadis miskin kamu akan menerima sangsi dari ku, karena telah kembali memasuki kehidupan putra ku "
Ucap ibu saka mengancam riri tanpa dia ketahui smartphone riri sudah diambil alih oleh JH
" Siapa kamu ? Berani sekali mengancam kekasih ku ? "
Ucap JH didalam bahasa inggris
" Kamu kekasih nya ? Kamu mau bersama gadis miskin ?"
Ucap ibu saka yang menghina riri
" Iya aku mencintai nya, Karena dia lebih baik dari pada gadis yang anda suka "
Ucap JH
" kurang ajar kamu berani menghina ku, aku akan mencari mu !"
Ucap ibu saka
" Tidak perlu dicari aku akan menemani kamu "
Ucap JH sambil mematikan smartphone riri
JH yang melihat wajah riri berubah lansung mendekat dan mencoba menenangkan riri sambil berkata
" Riri tenang lah aku ada disini "
Ucap jh sambil memegang tanggan riri.
Riri benar-benar tanpak kacau bila dia mendapat ancaman seseorang yang akan menyakiri keluarga bahagia yang kini sudah dia dapat kan dari keluarga zahra dan keluarga Dee hyun.
" Tenang lah tidak ada yang dapat menyakiti mu "
Ucap jh mencoba menenangkan riri yang saat itu tanpak cemas Namun tidak di hiraukan oleh riri
Riri yang masih terngiang ucapan ibu saka lansung memutuskan untuk kembali kemasnsion mewah keluarga nya dia ingin memastikan bahwa keluarga bahagia nya tidak dalam bahaya.
" Riri... Tunggu "
Ucap jh lansung menyusul riri yang saat itu seperti orang lain di hadapan nya
.
.
.
.
.
.
__ADS_1