Gadis Cantik CEO

Gadis Cantik CEO
Gadis Cantik CEO


__ADS_3

" Riri... Ku fikir ada aku di hati mu,


Ternyata kamu telah berpaling, ah... Tidak aku hanya terbawa suasana saja "


Ucap pria itu sambil melangkah melawan arah dari riri dan hae joon.


Hati pria itu benar-benar sakit saat menggetahui bahwa cinta nya bertepuk sebelah tanggan, tidak disangaka ternyata gadis cantik itu telah di memiliki pria lain,


bahkan gadis itu terang-terangan berkata sedikit fulgar " kita tidak bisa malam pertama " dalam bahasa yang sangat dia ketahui bahasa yang dia gunakan sedari dahulu untuk berinteraksi,


" Harus nya aku tahu, gadis cantik seperti mu pasti ada yang memiliki "


Ucap pria itu didalam hati sambil berlalu berselisih jalan dengan riri dan hae joon melihat senyum bahagia sepasang kekasih.


Pria tampan itu hanya bisa duduk bersandar disalah satu bangku taman sambil berdiam diri dan berfikir bagai mana bisa dia jatuh hati kepada gadis pada pandangan pertama,


Bahkan dia sangat bahagia di saat gadis itu mengetahui nama nya hanya sekali bertemu.


Pria itu akhir nya tersadar disaat, seseorang memangil nya dengan sebutan, yang biasa di dengar nya


" Tuan... Kim woo bin sebentar lagi kita akan berangkat "


Ucap pria yang tidak lain adalah asisten pribadi nya


" Ehm... Baik lah...."


Ucap woo bin sambil berdiri masih berdiam dan entah kenapa dia memberanikan diri bertanya kepada asisten nya


" Hoon sonk apa kamu pernah jatuh hati kepada seorang gadis saat pertama bertemu ?"


Tanya woo bin kepada asisten nya yang bernama hoon sonk


" Saya pernah merasakan itu saat semasi di perguruan tinggi, namun sayang itu tidak bertahan lama, karena gadis itu telah memiliki kekasih, saya berusaha merebut nya dari kekasih nya dengan cara apa pun, tapi sayang cinta yang didasari dengan keegoisan tidak bertahan lama, karena tuhan memberi kita jodoh yang lebih baik dari pada yang kita inggin kan."


Ucap sang asisten memberi semangat kepala Tuan nya.


" Iya... Itu bebar... Cinta tidak dapat kita paksa kan "


Ucap Kim woo bin sambil berjalan dia sedikit terhibur dengan ucapan sang asisten dan dapat menerima kenyatan riri bukan untuk nya.


••••••••°•••••••


Waktu Terus berlalu kini riri dan seluruh keluarga sudah memulai aktifitas nya seperti biasa, para pria sudah menyibukan waktu mereka di dalam gedung pencakar langit seperti biasa nya dimulai dari pagi hari dan tidak jarang pulang di saat semua nya sudah berada di rumah.


Itu lah yang dilakukan oleh keempat srigala, yang memiliki kesibukan masing-masing,


Sudah hampir satu minggu riri berada di Korea, dia masih menunggu surat pemberitahuan untuk nya pergi bertugas di tempat yang sudah dia ketahui, didesa indah yang memiliki udara yang sangat sejuk walau saat ini sudah masuk musim panas.


Seperti saat ini sinar pagi yang sangat cerah sudah menyambut seluruh orang di Korea menemani langkah mereka semua.


Dengan perlahan dan dengan suara lembut riri sambil bercerita dan bertanya kepada gadis kecil yang sudah sangat dia rindukan Karena riri meninggalkan nya terlalu lama


" Zi... Apa zi bahagia berada di rumah oma dan opa ?"

__ADS_1


Tanya riri sambil tersenyum


" Ehm.. Ii bahagia bahkan bisa menemukan teman baru. "


Ucap Zi sambil tersenyum pula


" Zi... Apa kamu ingin pergi berlibur kerumah oma saat liburan tahun depan ?"


Tanya riri kembali


" Tentu Zi ingin eonni, tapi Zi berharap bisa berlibur bersama eonni "


Ucap Zi dengan wajah murung


" Kenapa dengan ku ?"


Tanya riri seperti tidak mengerti apa yang di inggin kan adik nya


" Karena eonni tidak memiliki waktu untuk bersama Zi setelah menjadi dokter "


Ucap Zi dengan memperlihat kan wajah merajuk nya dan berlalu meningalkan riri


" Mommy.... daddy.... "


Ucap Zi sambil berlari menuju ruang makan tempat mereka biasa makan bersama


" Princess jangan berlari nanti kamu jatuh dan terluka "


Ucap ucap Dee hyun me angakap putri nya yang sedang berlari


Ucap Zi sambil memperlihat kan wajah kesal nya membuat semua keluarga menahan tawa, gadis kecil itu pandai sekali mengluarkan air mata nya


" ayo... Zi berhentilah menagis, eonni hanya berkata kenapa harus bersama ku "


Ucap riri sambil memeluk zahra dan mencium baby boy ryung yang saat itu sedang duduk manis di kursi makan nya


" Daddy eonni tidak menyayangi Zi lagi, dia lebih menyayangi baby boy "


Ucap Zi menunjukan riri yang sedang mencium ryung


" Zi... Kamu salah, eonni sama-sama mencintai kalian berdua, karena kalian adalah adik-adik ku "


Ucap riri sambil merentangkan tanggan nya kehadapan Zi dan hanya di lihat Zi dengan wajah merajuk


" Baiklah bila demikian... Zi tidak inggin di peluk oleh eonni, kalau begitu baby boy ryung saja yang dipeluk "


Ucap riri sambil sambil tersenyum dan disaat riri membalikan tubuh nya di lansung menangis memangil riri


" Eonni..... Zi juga ingin dipeluk "


Ucap Zi sambil memperlihat kan wajah sedih nya


" 4Hahahahaha..."

__ADS_1


Semua orang tertawa melihat tingkah culu Zi mencari perhatian riri, Karena Zi berfikir riri sudah tidak menyayangi nya lag.


Dan lebih menyayangai baby boy ryung yang selalu mengambil perhatian semua orang dirumah


" Kemarilah yeodongseng / adik perempuan ku, "


ucap riri


" Eonni... Zi merindukan mu dan menyayangi mu ?"


Ucap Zi sambil memeluk erat riri


" Ya... Eonni juga mencintai mu Zi, sama persis seperti eonni mencintai baby boy ryung "


Ucap riri sambil mengelus punggung Zi.


" Baiklah... Bila demikian..., berati semua anak-anak ku tidak ada yang menyayangi ku, "


ucap Dee hyun dengan wajah sedih


" mommy apa kita harus memberi mereka adik supaya bisa mencintai daddy nya ?"


‎ucap Dee hyun kepada zahra yang saat ini ada dipelukan nya memperhatikan kedekatan anak-anak nya.


" No... "


Ucap Zi lansung mengelegar membuat Dee hyun dan zahra lansung tertawa bahagia melihat putri kecil mereka sudah pandai protes.


"Hahahahaha... Baiklah daddy tidak akan memberi kalian adik dengan satu sarat peluk daddy"


ucap Dee hyun melihat semua anak-anak nya.


" Oke ....."


Ucap riri, Zi dan disusul dengan baby ryung yang ada di pelukan zahra sambil memberi tepuk tanggan.


" Riri... Setelah makan lansung ruang kerja Daddy "


Ucap Dee hyun setelah dia menyelesai sarapan pagi


" Iya... Daddy "


Ucap riri Mengeri akan ucapan sang daddy.


.


.


.


.


.

__ADS_1



__ADS_2